Tes untuk Bayi Baru Lahir

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Usai melahirkan, seorang ibu pasti bertanya-tanya, apakah anakku sehat? Lengkapkah ia? Sesuaikah dengan standar kelahiran? Dan masih banyak lagi. Pada dasarnya, bayi baru lahir memang memiliki beberapa kriteria yang seharusnya ia penuhi. Berikut beberapa tes di antaranya.

Tes Apgar penting bagi bayi baru lahir untuk mendeteksi adanya gangguan kesehatan sedini mungkin

Tes Apgar penting bagi bayi baru lahir untuk mendeteksi adanya gangguan kesehatan sedini mungkin

Begitu seorang bayi lahir, dokter akan memeriksa apakah ia memiliki kemampuan bernapas dengan baik atau tidak. Setelah itu dokter akan mulai memeriksa refleks si bayi untuk mengetahui kemampuan bayi beradaptasi dengan dunia di luar kandungan ibunya. Dan kemudian barulah lingkar kepala, berat badan, dan panjang badan

1. Tes APGAR

Tes refleks tersebut disebut dengan Tes APGAR atau Apperance, Pulse, Grimace, Activity dan Respiration. Tes Apgar merupakan sebuah metode yang ditemukan oleh seorang dokter dari Universitas College of Physician and Surgeon pada tahun 1952. Nama Apgar sendiri sebetulnya merupakan nama dirinya yaitu Dr. Virgian Apgar.

Apa saja yang diukur ketika bayi baru lahir?

Tes Apgar biasanya ditampilkan dalam bentuk skor 1-10 dengan masing-masing nilai memiliki arti masing-masing. Seperti pada akronimnya, maka tes Apgar menilai:

  1. Appearance mengukur tampilan warna kulit bayi baru lahir
  2. Pulse mengukur denyut jantung bayi
  3. Grimace mengukur respon refleks
  4. Activity mengukur ada tidaknya pergerakan tonus otot saat distimulasi
  5. Respirasi mengukur kekuatan bernapas; yang salah satunya bisa dilihat dari kuat lemahnya ia sangat menangis.

Selanjutnya tabel Apgar di halaman berikut ini:





Bayi baru lahir