TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Dua Remaja taruh Bayi di dalam Kulkas demi cari sensasi di Internet

Bacaan 4 menit
Dua Remaja taruh Bayi di dalam Kulkas demi cari sensasi di Internet

Dua orang remaja yang diamanahi untuk menjaga bayi telah melakukan kebodohan. Mereka kedapatan menaruh bayi di dalam kulkas demi postingan di Snapchat.

Seorang ibu menyesal menitipkan bayinya kepada adik sepupu dan seorang temannya saat ia sedang pergi. Ia tak menyangka bahwa mereka tega menaruh bayi di dalam kulkas.

Aksi dua orang remaja ini bahkan direkam dan disebarkan lewat aplikasi Snapchat. Saat bayi itu menangis, sambil bercanda mereka menaruh bayi tersebut ke dalam kulkas.

Mereka memang menganggap aksinya lucu. Namun ibu sang bayi menanggapinnya secara serius dan melaporkan ke polisi Danvers, Massachusetts.

Kejadian ini terjadi pada Senin (10/8/2017). Sejak saat itu, ibu sang bayi trauma meninggalkan bayinya bersama orang lain.

“Aku sangat trauma dengan kejadian ini. Karena inilah aku jadi sangat takut meninggalkan anakku bersama orang lain, apapun yang terjadi,” kata ibu yang tidak mau diungkapkan identitasnya ini pada WCVB.

“Hati-hati meninggalkan anak bersama orang lain. Bahkan jika bersama dengan keluarga sendiri,” ujarnya. Ia juga bercerita saat itu ia sedang menginap di hotel dan hanya sebentar meninggalkan anaknya.

Sepupunya yang berusia 15 tahun dan temannya yang berusia 14 tahun mengaku tak bermaksud menyakiti bayinya. Mereka melakukannya semata-mata hanya untuk bercanda dan melakukan kebodohan yang dilakukan remaja lainnya.

Pengadilan di Salem Juvenile ikut andil dalam kasus ini. Mereka mendakwa dua remaja itu dengan pasal penganiayaan pada anak di bawah umur.

Departemen keluarga dan anak juga turun tangan. Mereka memastikan bahwa bayi tersebut sekarang aman bersama keluarganya. Mereka juga terus melakukan kampanye agar para penjaga bayi tak melakukan aksi serupa.

Dua Remaja taruh Bayi di dalam Kulkas demi cari sensasi di Internet

Tips aman meninggalkan anak bersama orang lain agar kejadian menaruh bayi di dalam kulkas tidak terulang lagi:

1. Pastikan orang yang Anda titipi berpengalaman bersama anak kecil

Misalnya, baby sitter bersertifikat. Kalau pun bersama dengan saudara, Anda perlu memastikan apakah ia pernah melakukan tindakan ceroboh saat bersama anak lain.

Karena biasanya saudara yang saling kenal sama-sama mengetahui kepribadian masing-masing. Atau juga mendapatkan informasi dari yang lainnya tentang kepribadian orang yang akan menjaga anak kita sekalipun itu sebentar.

2. Usahakan meninggalkan anak di ruangan yang memiliki CCTV

CCTV dapat berguna untuk mengecek apakah orang yang menjaga bayi Anda dapat dipercaya. Selain itu, CCTV juga berfungsi untuk melihat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Percaya pada insting Anda

Bagaimanapun, insting seorang ibu jarang salah. Andalah yang paling mengerti adanya perubahan sekecil apapun pada anak.

Kadang, kita memang terpaksa meninggalkan anak kita pada orang lain sekalipun itu hanya sebentar. Jika memang Anda terpaksa melakukannya, pastikan hanya meninggalkan anak pada orang yang dapat dipercaya.

Semoga kejadian menaruh bayi di dalam kulkas dan kebodohan orang dewasa lain yang membahayakan bayi seperti ini tidak terulang lagi.

penyalur baby sitter surabaya

Tips memilih baby sitter atau pengasuh anak

Parents, setiap orang tua membutuhkan waktu istirahat. Tidak salah jika Parents menitipkan anak dengan baby sitter atau tempat penitipan anak sementara untuk beristirahat dan pergi berdua.

Hal penting yang harus dipastikan saat Parents memilih baby sitter adalah pastikan anak Anda terawat dengan baik. Memilih pengasuh anak berbeda dengan mempekerjakan pengasuh atau menitipkan anak di penitipan anak.

Pengasuh di tempat penitipan anak memiliki kualifikasi dan pelatihan, sehingga cenderung lebih terampil daripada baby sitter yang Parents pilih sendiri.

Seorang pengasuh anak bisa jadi adalah teman, tetangga, remaja setempat atau seseorang yang Parents temukan melalui agen pengasuh anak. Mereka cenderung kurang berpengalaman daripada profesional.

dilema ibu bekerja

Banyak orang mengandalkan teman dan anggota keluarga untuk mengasuh anak-anak mereka. Namun jika Parents berniat mempekerjakan baby sitter pribadi, ada beberapa cara untuk menemukan pengasuh bayi yang baik, sebagaimana diwartakan Pregnancy Birth & Baby:

1. Tanyakan orang tua lain atau perawat kesehatan masyarakat di daerah Parents.

2. Tanyakan kepada pekerja penitipan anak setempat apakah mereka bersedia menjadi pengasuh di luar jam kerja.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

3. Periksa papan pengumuman di pusat kesehatan masyarakat setempat, sekolah, perpustakaan, atau toko.

4. Cari baby sitter melalui agen pengasuh.

5. Parents bisa juga mencari pengasuh anak melalui situs web pengasuh anak online yang terpercaya.

6. Pastikan Parents selalu mencari tahu soal pengasuh anak yang baru pertama kali Parents temui.

 

Baca juga:

Demi Cari Popularitas di Facebook, Lelaki ini Bahayakan Nyawa Keponakan Sendiri

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dua Remaja taruh Bayi di dalam Kulkas demi cari sensasi di Internet
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti