TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Stres karena belajar, rambut siswi ini rontok parah hingga nyaris botak!

Bacaan 3 menit
Stres karena belajar, rambut siswi ini rontok parah hingga nyaris botak!

Belajar secara berlebihan, sangat tidak baik. Bahkan, seorang siswi asal Cina, megalami stres karena belajar. Berikut kisah lengkapnya!

Agar berprestasi secara akademik, para siswa memang harus rajin belajar. Sayangnya, belajar secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan lo. Bahkan seorang siswi asal Cina, mengalami stres karena belajar hingga rambutnya rontoh dan nyaris botak.

Simak kisah selengkapnya berikut ini

Stres karena belajar terlalu keras, rambut anak ini rontok parah

stres karena belajar

Seorang gadis berusia 13 tahun datang ke rumah sakit di Cina selatan karena kepala, alis serta bulu matanya hampir botak.

“Pasien datang dengan topi dan terlihat sangat tidak percaya diri,” ungkap Shi Ge, seorang dokter kulit di Rumah Sakit Afiliasi Universitas Sun Yat-sen di Guangzhou, China.

Gadis itu sangat berprestasi di sekolah dasar, tetapi nilainya turun saat di sekolah menengah pertama. Karena nilainya menurun, orangtuanya pun menuntut agar gadis itu untuk belajar lebih keras.

Sayangnya, karena belajar dengan sangat keras, gadis itu pun mengalami stres, dan rambutnya mengalami kerontokan yang parah.

Untungnya, seiring perawatan medis yang didapatkannya, rambut anak yang giat belajar itu tumbuh kembali.

Atas kejadian yang dialami siswi ini, diharapkan lebih banyak siswa di China yang akan konsultasi ke dokter untuk mengatasi rambut rontok yang disebabkan oleh stres.

Artikel terkait: Cukur rambut bayi sampai botak, haruskah dilakukan? Ini jawaban pakar

Komentar dokter tentang banyaknya anak muda yang alami kerontokan rambut

stres karena belajar

Jia Lijun, seorang dokter di Rumah Sakit Shenzhen Traditional Chinese Medicine, mengatakan bahwa selain dari faktor genetika, faktor-faktor seperti stres dalam pekerjaan, pendidikan dan kehidupan, akan menyebabkan ketidakseimbangan endokrin yang mempengaruhi siklus pertumbuhan rambut.

Dan pada bulan Januari, survei terhadap 1.900 orang di China menemukan bahwa, 64,1 persen orang berusia antara 18 dan 35 mengatakan mereka mengalami kerontokan rambut, susah tidur, dan tekanan mental, akibat jam kerja yang panjang dan tidak teratur

Shi mengatakan bahwa semakin banyak anak muda datang kepadanya untuk perawatan rambut rontok dalam beberapa tahun terakhir. Mereka yang mengalami kerontokan rambut biasanya bekerja di bidang teknologi informasi, dan white-collar jobs (pekerjaan yang membutuhkan keterampilan khusus).

“Pekerja yang mengalami rambut rontok biasanya tidak bisa tidur nyenyak di malam hari. Mereka juga biasanya melakukan diet yang tidak teratur karena sering melakukan perjalanan bisnis,” kata Shi.

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017 oleh AliHealth juga menemukan bahwa, 36,1 persen orang Cina yang lahir pada 1990-an mengalami kerontokan rambut, dibandingkan dengan 38,5 persen yang lahir pada 1980-an.

Artikel terkait: Ini Cara Mewarnai Rambut Secara Alami yang Aman untuk Ibu Hamil

Nah, Parents. Semoga kisah ini bisa menyadarkan kita sebagai orangtua agar tidak terlalu menuntut anak dalam hal belajar. Mereka juga butuh bermain dan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Jangan sampai dia stres dan mengalami masalah kesehatan seperti kisah anak di atas.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

***

Anda bisa bergabung dengan jutaan ibu lainnya di aplikasi theAsianparent untuk berinteraksi dan saling berbagi informasi terkait kehamilan, menyusui, dan perkembangan bayi dengan cara klik gambar di bawah ini.

TAP-Web-Banner_Ask other parents

Sumber: AsiaOne

Baca juga:

Rambut Rontok Parah saat Hamil? Ini 5 Bahan Alami untuk Mengatasinya!

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Stres karena belajar, rambut siswi ini rontok parah hingga nyaris botak!
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti