Surat Teuku Wisnu atas perjuangan Shireen Sungkar melahirkan ini bikin meleleh

Surat Teuku Wisnu atas perjuangan Shireen Sungkar melahirkan ini bikin meleleh

Shireen Sungkar melahirkan anak ketiga pada hari Rabu, 18 April lalu. Ungkapan cinta Teuku Wisnu terhadap istrinya ini bikin baper deh.

Rabu (18/04) kemarin, pasangan artis pemain sinetron Cinta Fitri diselimuti kebahagiaan. Shireen Sungkar melahirkan anak ketiga yang berjenis kelamin perempuan. Bayi mungil itu diberi nama Cut Shaffiyah Mecca Al Fatih.

Melihat sang istri menjalani kehamilan dan persalinan, membuat Teuku Wisnu berdecak kagum akan kekuatan Shireen Sungkar, yang masih bisa mengurus keluarga walau sedang hamil besar.

Sebelumnya, Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar sudah memiliki dua orang anak yakni Teuku Adam Al Fatih dan Cut Hawwa Medina Al Fatih.

shireen sungkar melahirkan anak ketiga

Shireen Sungkar melahirkan anak ketiga yang diberinama Cut Shaffiyah Mecca Al Fatih. Sumber: Instagram

Artikel terkait: Dilarikan ke Rumah Sakit, Benarkah Shireen Sungkar Melahirkan?

Shireen Sungkar melahirkan anak ketiga ditemani suami

Saat Shireen Sungkar melahirkan anak ketiga mereka, Teuku Wisnu dengan setia menemani dari kontraksi hingga persalinan. Melihat semua perjuangan itu, Teuku Wisnu merasa takjub dan kagum melihat kekuatan sang istri, tidak hanya saat melahirkan, namun dalam menjalani kehamilan.

Teuku Wisnu mengungkapkan kekagumannya pada sang istri, dengan mengunggah sebuah foto yang menangkap momen Shireen Sungkar melahirkan anak ketiga ditemani sang suami.

shireen sungkar melahirkan anak ketiga.

Shireen Sungkar melahirkan anak ketiga, momen ini diabadikan oleh Fotografer Diera Bachir. Sumber: Instagram Teuku Wisnu

Di dalam caption-nya Teuku Wisnu menulis:

TERIMA KASIH ISTRIKU

Lagi-lagi saya sebagai seorang pria, suami sekaligus saksi dibuat takjub dengan perjuangan seorang ibu yang Masya Allah. Saya yang hanya menyaksikannya saja merasa berat bagaimana dengan istri saya yang melaluinya.

Pada awal kehamilan, dimana masa-masa rentan pertumbuhan buah hati kami, ia tetap berusaha memasak dan menghadirkan makanan yang terbaik untuk saya, Adam dan Hawwa. Padahal di situ dia harus menahan mual, hyperslavia dan muntah hebat yang membuatnya lemah. 

Saat kehamilan membesar dan pada malam hari, ia sulit mendapatkan kenyamanan tidur dengan posisinya yang serba salah. Semakin besar janin, semakin sulit ia bernafas, gerak terbatas dan terlihat menahan nyeri namun di depan saya ia tetap tersenyum dengan wajah berseri.

Perjuangan mengandung saja berat bagi saya yang hanya menyaksikan, belum lagi saat perjuangan melahirkan. Dari mulai kontraksi rahim sampai suara tangisan bayi lahir, Masya Allah.

Maka benar saja, saya pernah dengar suatu kisah tentang seorang penduduk Yaman yang menggendong ibunya di punggungnya untuk thawaf dan orang itu bertanya kepada Ibn Umar, “Wahai Ibnu Umar, apakah aku telah membalas budi kepadanya?” Ibnu Umar menjawab, “Engkau belum membalas budinya, walaupun setarik napas yang ia keluarkan ketika melahirkan.”

Terima Kasih Istriku, Love You… 

Sungguh indah ya Bunda, ungkapan kekaguman Teuku Wisnu terhadap istrinya. Bagaimana dengan suami Bunda?

 

Baca juga:

Cerita Parenting Shireen Sungkar: Adam Suka Cemburu dengan Hawwa

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner