Timbulkan Sensasi dan Adrenalin, Gaya Bercinta Ala Jepang Ini Bisa Dicoba

Timbulkan Sensasi dan Adrenalin, Gaya Bercinta Ala Jepang Ini Bisa Dicoba

Ingin mencoba aktivitas seksual yang lebih menantang dan mampu menimbulkan adrenalin?

Pernah mendengar istilah shibari sex? Konon, saat pasangan suami istri mempraktikannya di atas ranjang, bisa memberikan kepuasan tersendiri lantaran mampu menimbulkan sensasi tersendiri.

Bagi pasangan yang telah lama menikah dan memasuki usia pernikahan yang matang, aktivitas seks bisa menjadi kegiatan yang membosankan karena telah menjadi sebuah rutinas.

Artikel Terkait : 5 Posisi bercinta untuk pasangan yang sudah lama menikah, berani coba?

Maka tak mengherankan jika para pakar seks selalu mengingatkan, pentingnya untuk mencari beragam variasi agar kehidupan seks bisa terus di-refresh.

Biar bagaimanapun, kunci agar aktivitas bisa tetap ‘panas’, bisa menimbulkan adrenalin, pasangan perlu mencari beragam variasi. Mulai dari mengunakan alat bantu seperti seks toys, serta memanfaatkan alat bantu ketika sedang melakukan hubungan seksual.

Nah, shibari sex ini salah satu yang bisa dicoba. Terlebih jika Anda dan pasangan memang ingin mencari sesuatu yang baru dan menantang!

Mengenal Shibari Sex

shibari sex

Shibari sex ini merupakan aktivitas seks yang menggunakan ikatan tali ala Jepang yang dipercaya bisa membantu pasangan suami istri mecapai kepuasan seksual, alias orgasme!

Melakukan aktivitas seksual menggunakan tali menali ini memang belum familiar bagi masyarakat Indonesia. Shibari sendiri sebenarnya merupakan bentuk perbudakan tali kontemporer yang berasal dari Jepang.

Dalam situs Menshealth, Midori selaku seksolog, pendidik, dan penulis Seductive Art of Japanese Bondage mengatakan kalau shibari juga disebut dengan istilah ‘Kinbaku’ atau perbudakan Jepang.

Akan tetapi, secara harfiah bisa diterjemahkan menjadi “untuk mengikat”. Istilah ini sebenarnya akan mengacu pada simpul dan pola yang rumit serta indah yang digunakan untuk menahan dan memberikan sensasi pada tubuh.

“Gaya seks erotis dan gelap ini menjadi konsep seks kinky di Jepang, pada umumnya sama seperti negara barat yang melakukam BDSM (Bondage/Discipline, Dominance/Submission),” jelas Midori.

Dengan konsep yang sama dengan BDSM, maka Shibari juga memiliki peran ‘dominan’ dan ‘submisiv’.

Sementara, instruktur Shibari, Kitty Killin, menjelaskan kalau Shibari dibagi atas lima, yaitu seseorang yang mengikat, orang yang diikat, ikatan tali di lantai, mengikat tali sambil mengangkat tubuh dari lantai, dan saat seseorang mengikat dirinya sendiri.

“Shibari membentuk perasaan diinginkan, sekaligus merasa indah, juga malu, dan seksi, hingga sakit, dan seterusnya,” kata Kitty.

Apa yang Membuat Gaya Bercinta Ini Memiliki Daya Tarik?

Midori menuturkan, ada berbagai alasan yang membuat seseorang atau pasangan suami istri bisa menikmati Shibari. Katanya, “Ini mungkin ada hubungannya dengan perasaan melepaskan kendali — atau perasaan menyerah saat berhubungan seks.”

Ia pun menambahkan, bahwa tidak sedikit pasangan suami istri yang menyukai sensasi sentuhan tali lembut (atau kasar) di atas permukaan kulit mereka. Bahkan ikatan tali ini ternyata bisa dianggap atau dirasakan seperti pelukan yang nyaman dan kencang.

Shibari sex juga bisa menjadi pilihan atau alternatif bagus bagi mereka yang memiliki fantasi seks yang liar dan ingin mencoba untuk melakukan dominasi.

Artikel Terkait : Tak Hanya Seks Semata, 8 Resep Ini Bikin Pernikahan Selalu Bahagia

shibari sex

Bagi sebagian orang, “Ini dapat meningkatkan sensasi seksual dan orgasme karena perubahan posisi tubuh dan kontraksi otot,” tambah Midori.

Selain itu, Kitty juga menambahkan ada sesuatu yang membuat shibari sex menjadi sangat menarik. Pasalnya, seni tali menali saat berhubungan seks ini bisa memunculkan keintiman.

“Sebagai rigger (orang yang menjadi subjek) saya dapat menciptakan berbagai macam pengalaman. Sering kali ada juga seseorang yang memiliki perasaan yang diinginkan hanya untuk dikendalikan, tetapi kadang-kadang itu terasa indah, merasa malu, merasa seksi, merasa sakit, dan sebagainya. Seorang rigger dapat menciptakan perasaan itu untuk seseorang hanya dengan tali mereka.”

Bagaimana Shibari Sex Bisa Memperkuat Hubungan?

Aktivitas seksual yang hangat dan berkualitas tanpa disadari bisa membantu pernikahan yang sehat. Meskipun begitu, tentu saja masih ada faktor lain yang juga tak kalah penting, yakni komunikasi.

Hal ini pula yang ditegaskan Midori. Ia mengingatkan dengan hanya melakukan shibari tentu saja tidak akan secara otomatis memperkuat hubungan Anda dengan pasangan.

Timbulkan Sensasi dan Adrenalin, Gaya Bercinta Ala Jepang Ini Bisa Dicoba

“Tetapi komunikasi yang diperlukan untuk merencanakan sebelumnya, menikmatinya bersama-sama. Hal inilah yang dapat memperkuat hubungan,” kata Midori, mencatat bahwa ini juga berlaku untuk permainan BDSM.

“Shibari merupakan alat untuk belajar tentang tubuh pasangan Anda, untuk membangun kepercayaan antara Anda dan pasangan Anda, serta untuk menemukan keintiman baru dan menarik,” imbuh Kitty.

Kitty menambahkan, tidak sedikit pasangan yang mempraktikkannya sebagai bentuk meditasi, sebagai alat untuk menciptakan hubungan dan keintiman dengan pasangan. “Atau hanya ingin menikmatinya karena itu indah,” katanya lagi.

Apapun alasannya, tampaknya shibari sex memang  bisa digunakan untuk memberikan ‘bumbu’ baru dalam kehidupan seksual Anda dan pasangan. Tertarik mencoba?

Baca Juga:

5 Posisi seks antimainstream super hot, siap-siap ketagihan!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner