TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya

Bacaan 6 menit
Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya

Berqurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Sejarah qurban dalam Islam berawal dari kisah Nabi Ibrahim bersama putranya, Ismail.

Parents, salah satu cara meningkatkan pemahaman beragama pada anak adalah melalui cerita. Misalnya, dengan meceritakan kisah Nabi Ibrahim. Sejarah qurban berawal dari kisah Nabi Ibrahim dan anaknya, Nabi Ismail. 

Hari Raya Qurban termasuk dari 2 perayaan besar dalam agama Islam. Setiap tanggal 10 Zulhijjah berdasarkan penanggalan Hijriyah, umat muslim diseluruh dunia memperingatinya sebagai hari raya Iduladha atau sebagai hari berqurban.

Setiap tahun pada hari hari kesepuluh bulan Zulhijjah itu, kaum muslim diperintahkan untuk menyembelih hewan qurban. Kambing atau domba, sapi, dan unta umumnya dijadikan hewan qurban.

Artikel terkait: 4 Resep Masakan Daging Kambing dikala Idul Adha

Sejarah Qurban dalam Islam: Kisah Nabi Ibrahim Menyembelih Nabi Ismail

Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya

Sejarah qurban berhubungan dengan perintah Allah yang mulanya diturunkan kepada Ibrahim alaihissalam. Ibrahim termasuk nabi terbaik yang mendapat julukan ulul azmi.

1. Ibrahim mendambakan buah hati

Diceritakan, Nabi Ibrahim telah lama mendambakan kehadiran seorang anak. Sampai Ibrahim mulai menua, ia tak kunjung memiliki keturunan. Maka ia pun berdoa kepada Allah SWT agar kiranya dianugerahi anak keturunan yang saleh.

Doa Nabi Ibrahim ini diabadikan dalam Al Qur’an:

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.” (QS. As-Saffat: Ayat 100)

2. Kelahiran Ismail

sejarah qurban

Karena kesungguhannya dalam berdoa, Allah mengabulkan doa Nabi Ibrahim. Istri keduanya yang bernama Siti Hajar akhirnya mengandung. Kemudian lahirlah putra pertama Nabi Ibrahim yang diberi nama Ismail.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

“Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail).” (QS. As-Saffat: Ayat 101)

Nabi Ibrahim tentu senang dengan kelahiran Ismail. Ia amat menyayangi putra pertamanya itu.

3. Ismail dan ibunya dipindahkan ke Mekkah atas perintah Allah

Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya

Namun tak berselang lama setelah kelahiran Ismail, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk memindahkan Siti Hajar dan Ismail ke Kota Mekkah. Keduanya bermukim di suatu tempat yang kelak di sana akan di bangun Ka’bah.

Kota Mekkah adalah negeri padang pasir yang tandus, dengan matahari terik menyengat. Tak ada pepohonan dan sumber air, hanya batu dan pasir sejauh mata memandang. 

Karena keadaan Mekkah yang demikian itu, Siti Hajar menjadi risau. Bagaimana mungkin ia akan hidup berdua di tempat seperti itu bersama Ismail yang masih bayi?

Siti Hajar pun menangis sedih. Ia tak sanggup jika harus ditinggalkan oleh Ibrahim di sana. Namun Ibrahim tak bisa berbuat apa-apa sebab hal itu sudah menjadi perintah Allah.

Dengan berat hati Ibrahim terpaksa meninggalkan istri dan anaknya di padang pasir yang gersang. Ia lalu melanjutkan perjalanan. Tatkala kedua orang kesayangannya itu telah hilang dari pandangannya, Nabi Ibrahim berdoa agar Allah memberikan keselamatan dan perlindungan kepada mereka.

4. Hajar tak bisa menyusui Ismail

Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya

Maka tinggallah Hajar dan putranya di Kota Mekkah yang tandus. Hingga suatu ketika persediaan bekal yang dimilikinya habis, Hajar lapar dan kehausan yang menyebabkan air susunya menjadi kering.

Ismail yang masih bayi pun menangis karena tak bisa menyusu. Hajar bingung dan kalut. Ia berlarian ke sana kemari berusaha mencari sumber air di sekitar mereka.

Hajar berlari antara Bukit Shafa dan Marwah. Dari bukit Shafa, ia melihat sumber air nampak ada di Bukit Marwah. 

Kemudian berlarilah Hajar ke Bukit Marwah. Setibanya di sana, yang disangka air ternyata cuma bayangan. Ia terus berlari bolak-balik Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.

5. Munculnya mata air zam-zam

Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya

Hajar pun kelelahan. Lalu ia mendengar suara yang mengarah pada tempat di mana Ismail dibaringkan dalam keadaan menangis dan meronta menghentak-hentakkan kaki.

Tiba-tiba, di dekat kaki Ismail muncullah sumber air yang memancar. Hajar senang bukan kepalang. Ia pun berseru, “Zamzam! (berkumpullah).”

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Dengan tergesa, Hajar segera menampung air itu. Ia sangat bersyukur, di saat-saat gentingnya ternyata Allah menurunkan pertolongan.

6. Ismail tumbuh besar

Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya

Seiring berjalannya waktu, Ismail tumbuh menjadi anak cerdas, saleh, dan berbudi baik. Sesuai doa yang dipanjatkan ayahnya.

Ketika Ismail beranjak besar, datanglah sebuah perintah dari Allah kepada Ibrahim. Perintah yang hendak menguji seberapa besar keimanan dan ketakwaan Ibrahim serta kesabaran Ismail.

7. Sejarah qurban: Mimpi Nabi Ibrahim

Pada suatu malam, Nabi Ismail bermimpi. Melalui mimpinya tersebut, ia diperintahkan untuk menyembelih putra kesayangannya. Ibrahim pun menjadi teramat sedih.

Bayangkan saja, anak yang sudah dinanti-nantikan kehadirannya sekian lama, harus disembelih oleh tangannya sendiri. Sungguh berat ujian yang diterima Ibrahim.

sejarah qurban fitur

8. Nabi Ibrahim menyampaikan mimpinya

Namun bagaimana pun, perihal mimpi itu tetap diceritakan Nabi Ibrahim kepada sang anak. Lalu Ibrahim menanyakan bagaimana pendapat Ismail.

Hebat ya Parents, Nabi Ibrahim sebagai seorang ayah. Untuk membuat keputusan yang berkenaan dengan anak, beliau tidak serta merta ‘main’ perintah. Ia bahkan meminta pendapat si anak lebih dulu.

“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” (QS. As-Saffat: Ayat 102)

Hal ini mencerminkan demokrasi dalam keluarga, yang sayangnya tidak banyak diterapkan dalam keluarga masa kini. Kebanyakan orangtua dengan egois memutuskan sendiri hal besar yang berpengaruh pada masa depan anaknya.

9. Sejarah qurban: Ismail bersedia disembelih

sejarah qurban fitur

Respon yang diberikan Ismail pun sungguh di luar dugaan. Ia menerima perintah tersebut dengan rela hati.

Tentang kesabaran Ismail ini, Allah memujinya dalam Al Quran.

“Dia (Ismail) menjawab, Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS. As-Saffat: Ayat 102)

Maka tibalah saat yang ditentukan untuk melaksanakan penyembelihan. Ismail pun dibaringkan. Dengan mata basah berlinang air mata, Ibrahim memegang pedang yang sudah disiapkan.

10. Sejarah qurban: Ismail digantikan domba

Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya

Ketika Ibrahim telah meletakkan pedang di leher Ismail, datanglah Malaikat Jibril. Ia mengganti Ismail dengan seekor domba yang gemuk.

Allah SWT berfirman:

“Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Lalu Kami panggil dia, Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu. Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. As Saffat: Ayat 103-105)

Nabi Ibrahim memberikan kita teladan yang berharga. Ia ikhlas dan sabar menerima perintah untuk menyembelih putranya sendiri, sehingga Allah menggantinya dengan seekor domba.

Ibadah qurban adalah simbol bagi setiap muslim untuk ‘menyembelih’ dan mengorbankan kecintaan terhadap hal duniawi agar mendapat keridaan Allah SWT.

Demikianlah sejarah qurban dalam Islam yang bermula dari kisah Nabi Ibrahim dan putranya Ismail. Semoga cerita tentang sejarah qurban ini bisa menjadi inspirasi bagi Parents dan si kecil ya!

Video edukasi anak sejarah qurban Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

Baca juga:

Ajarkan tentang kesabaran kepada anak dari kisah Nabi Ibrahim AS

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Cerita Anak Islami: Sejarah Qurban Iduladha, Nabi Ismail Disembelih Ayahnya
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti