TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Dirayakan Setiap 10 Maret, Ini Sejarah Hari Persatuan Artis Film Indonesia

Bacaan 3 menit
Dirayakan Setiap 10 Maret, Ini Sejarah Hari Persatuan Artis Film Indonesia

PARFI didirikan oleh Usmar Ismail, Suryo Sumanto, dan Djamaludin Malik.

Para sineas di Indonesia punya hari besar yang dirayakan setiap tanggal 10 Maret, yaitu Hari Persatuan Artis Film Indonesia atau lebih dikenal sebagai PARFI. Didirikan sejak era Presiden Soekarno, PARFI punya rekam sejarah yang panjang. Bertahan hingga hari ini, organisasi ini berhasil membuktikan bahwa kiprah mereka tak lekang oleh waktu. Seperti apa sejarah persatuan artis film Indonesia? Berikut rangkuman sejarah yang berhasil kami himpun dari berbagai sumber. 

Sejarah Persatuan Artis Film Indonesia, Berdiri di Era Soekarno

sejarah persatuan artis film indonesia

Djamaludin Malik (kiri) dan Usmar Ismail (kanan).

PARFI didirikan oleh tiga tokoh sineas Indonesia, yakni Usmar Ismail, Suryo Sumanto, dan Djamaludin Malik. Organisasi ini kemudian diresmikan pada tanggal 10 Maret 1956 oleh istri presiden Soekarno, Fatmawati yang saat itu menjabat sebagai ibu negara. 

Mulanya, PARFI didirikan sebagai wadah bagi para sineas khususnya artis film Indonesia. Di masanya, organisasi ini juga menjadi corong politik bagi Presiden Soekarno yang kala itu sangat tidak menyukai budaya asing. Karena ideologinya ini, PARFI sempat menentang film-film buatan luar negeri dan mendukung pemerintahan Soekarno yang tak mengizinkan film-film tersebut masuk ke Indonesia.

Usmar Ismail sendiri adalah seorang wartawan, sutradara, sastrawan, dan nasionalis berdarah Minangkabau. Tak jauh berbeda dengan Suryo Sumanto yang juga berprofesi sebagai wartawan dan seniman. Sementara, Djamaludin Malik adalah pengusaha, seorang produser film handal yang menggagas lahirnya Festival Film Indonesia. 

PARFI diresmikan di Gedung SBKA Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Suryo Sumanto terpilih sebagai Ketua Umum dengan anggota awal, yaitu Rendra Karno, Kotot Sukardi, Basuki Effendi, Wildan Dja’far, Sofia Waldy, Deliana Surawidjaja, Idrus Nawawi (Palembang), Eddy Saputra (Medan), Basuki Zailani (Bandung), Ismail Saleh (Semarang), Abdul Gafur (Surabaya), dan Subekto (Yogyakarta). 

Baca juga: Aktingnya Ciamik, 9 Artis Ini Perankan Tokoh Besar Bangsa Indonesia di Film

PARFI Lahir karena Vakumnya Sarikat Artist Indonesia 

sejarah persatuan artis film indonesia

Usmar Ismail (tengah).

Jauh sebelum PARFI didirikan, sebetulnya sudah ada organisasi yang menjadi wadah bukan hanya bagi sineas Indonesia, tetapi juga seniman dan pemain teater. Adalah Sarikat Artist Indonesia (SARI) yang sudah lebih dulu berdiri bahkan sebelum kemerdekaan, yakni pada tahun 1940. 

Namun, karena invasi Jepang ke Indonesia, SARI lantas vakum selama beberapa lama hingga kemudian lahir organisasi baru bernama Persatuan Artis Film dan Sandiwara Indonesia (PERSAFI) pada tahun 1951. Sayangnya, organisasi ini juga kembali mengalami kemandulan. PARFI lahir untuk meneruskan aspirasi dua organisasi pendahulunya yang gagal bertahan. 

Diresmikan langsung oleh Ibu Negara Fatmawati, PARFI saat itu memiliki cita-cita untuk mewujudkan revolusi Indonesia. Sebuah cita-cita yang pada dasarnya sejalan dengan arus politik di tahun-tahun tersebut. 

Sebagai informasi, PARFI bukan hanya beranggotakan para artis, tetapi juga orang-orang yang bergerak di bagian produksi seperti sutradara, produser, penata fotografi, editor dan kru film. 

Kini, di usianya yang ke-56 tahun, PARFI sudah mengalami banyak perubahan. PARFI saat ini diketuai oleh Alicia Djohar yang menjabat sejak tahun 2020 hingga 2025 mendatang. Itulah sejarah Persatuan Artis Film Indonesia yang semoga bisa terus memberikan sumbangsih bagi insan perfilman di tanah air. 

***

Baca juga:

10 Film Indonesia Terbaik yang Bisa Anda Tonton di Netflix

5 Film Animasi Buatan Indonesia, Karya Anak Bangsa untuk Ditonton Bareng Keluarga

Jago Akting, 5 Artis Indonesia yang Berhasil Main Film Hollywood

 

Cerita mitra kami
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Hiburan
  • /
  • Dirayakan Setiap 10 Maret, Ini Sejarah Hari Persatuan Artis Film Indonesia
Bagikan:
  • 20 Rekomendasi Film Dewasa Netflix yang Banyak Adegan Ranjang

    20 Rekomendasi Film Dewasa Netflix yang Banyak Adegan Ranjang

  • 20 Rekomendasi Film Semi Dewasa Bagus untuk Ditonton Bareng Pasangan

    20 Rekomendasi Film Semi Dewasa Bagus untuk Ditonton Bareng Pasangan

  • 35 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!

    35 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!

  • 20 Rekomendasi Film Dewasa Netflix yang Banyak Adegan Ranjang

    20 Rekomendasi Film Dewasa Netflix yang Banyak Adegan Ranjang

  • 20 Rekomendasi Film Semi Dewasa Bagus untuk Ditonton Bareng Pasangan

    20 Rekomendasi Film Semi Dewasa Bagus untuk Ditonton Bareng Pasangan

  • 35 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!

    35 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti