TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

8 Produk bayi ini mengandung zat berbahaya bagi si kecil, Parents perlu waspada!

Bacaan 4 menit
8 Produk bayi ini mengandung zat berbahaya bagi si kecil, Parents perlu waspada!

Produk berbahaya bagi bayi seringkali kita gunakan tanpa disadari. Selektif dalam memilih produk perawatan bayi adalah kunci untuk benar-benar melindungi buah hati.

Ada banyak produk berbahaya bagi bayi, karena mengandung bahan kimia yang tidak bisa diremehkan. Teliti sebelum membeli, perhatikan komposisi produknya sebelum menggunakan produk tersebut pada bayi kita.

Berikut adalah beberapa bahan kimia berbahaya yang sering ada dalam produk bayi, dan harus dihindari.

1. Talc

produk berbahaya bagi bayi

Talc adalah mineral bubuk yang biasa ditambahkan ke dalam bedak bayi. Meski digunakan sebagai zat pengering, namun mineral ini dikenal bisa membuat iritasi paru-paru dan bersifat karsinogenik.

The American Academy of Pediatrics menyarankan untuk tidak menggunakan bedak bayi pada bayi Anda, karena menghirup partikel kecil dari bedak dapat mengiritasi paru-paru bayi.

2. Pewangi

produk berbahaya bagi bayi

Produk berbahaya bagi bayi mengandung pewangi.

Pewangi yang ada dalam produk bayi memang menyenangkan untuk dicium. Namun, pewangi ini juga bisa menyebabkan bayi mengalami alergi, iritasi kulit hingga eksim.

Hal ini dikarenakan istilah parfum yang digunakan untuk campuran berbagai bahan kimia berbahaya seperti  1,4-Dioxane, titanium dioxide, paraben, hingga methanol dan formalin.

Periksa label produk perawatan bayi dengan hati-hati sebelum Anda membeli. Hindari produk yang melampirkan pewangi atau parfum dalam label komposisinya.

3. Phthalate dan paraben

produk berbahaya bagi bayi

Produk berbahaya bagi bayi mengandung paraben.

Phthalates dan paraben termasuk bahan kimia yang sering digunakan sebagai pengawet dalam produk bayi, seperti sampo dan losion.  Phthalates dikaitkan dengan gangguan endokrin, yang dapat menyebabkan masalah alergi, asma, dan kanker. Kandungan parfum dalam produk perawatan bayi juga dapat mengandung phthalate.

Parabens adalah neurotoksin yang bisa mengakibatkan gangguan hormon, imunotoksisitas, dan iritasi kulit. Food and Drug Administration (FDA) menyatakan penggunaan paraben aman hingga batas tertentu.

Namun, European Union’s Scientific Committee on Consumer Products masih menguji keamanan senyawa turunan dari paraben. Karena dampaknya yang bisa berakibat negatif pada perkembangan anak. Hindari produk berbahaya bagi bayi yang mencantumkan paraben dalam komposisi bahannya.

4. Formalin (dan pengawet turunan formalin lainnya)

produk berbahaya bagi bayi

Formalin adalah pengawet yang ditambahkan ke produk berbasis air untuk mencegah pembentukan jamur. Beberapa merek tisu basah bayi menggunakannnya.

Untuk menghindari bahan pengawet berbahaya pada produk perawatan bayi, hindari produk yang mengandung formalin, quaternium-15, DMDM hydantoin, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea, polioksimetilen urea, natrium hydroxymethylglycinate, 2-bromo-2-Nitropropane-1,3-diol (bromopol), dan glyoxal.

5. Minyak mineral

produk berbahaya bagi bayi

Minyak mineral dapat menyebabkan kekurangan vitamin pada bayi karena mineral terserap ke dalam kulit, diproses oleh hati dan kemudian mengikat nutrisi sehingga penyerapannya akan tersumbat.

Minyak mineral sudah lama digunakan sebagai bahan umum dalam lotion bayi, krim, salep, hingga baby oil. Baby oil bahan dasarnya terbuat dari minyak mineral yang dicampur parfum.

Paparan minyak mineral pada bayi bisa menghambat kemampuan kulit untuk melepaskan racun, juga mengurangi kelembaban kulit bayi.

6. SLS (Sodium lauryl sulfate)

produk berbahaya bagi bayi

Memilih sabun yang memiliki formula food grade, mencegah produk berbahaya bagi bayi ada di rumah kita.

SLS adalah bahan kimia yang sering digunakan dalam produk sabun, sampo hingga deterjen. Bila terkena kulit bayi yang masih sensitif, bisa mengakibatkan kulit kering. Bahkan memicu reaksi kanker bila digunakan secara terus menerus dalam jumlah tinggi.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

dr. Rini Sekartini, SPA(K), seorang pakar Tumbuh Kembang Anak di RSCM mengatakan, “SLS tidak aman untuk kulit. Saat memandikan bayi, gunakan sabun yang tidak mengandung SLS agar mereka terhindar dari penyakit kulit.”

Tak hanya produk perawatan tubuh, SLS juga masih sering ditemukan dalam produk pembersih peralatan bayi, seperti botol susu dan alat makan. Oleh sebab itu, Bunda harus benar-benar jeli dalam melihat komposisi sabun yang digunakan. Pastikan formulanya food grade dan telah tersertifikasi.

“Penggunaan produk tanpa detergen dan yang food grade formula harus diperhatikan oleh orang tua,” tegas dr. Rini seperti dikutip dari Fimela.

7. Triclosan

produk berbahaya bagi bayi

Produk yang menganduk triclosan termasuk produk berbahaya bagi bayi.

Zat kimia yang satu ini biasanya ada dalam produk mengandung antibakteri. Meski tujuan Anda memberinya produk dengan kandungan triclosan sebenarnya baik, namun lingkungan yang terlalu steril bagi bayi juga kurang baik. Karena tubuh bayi tidak bisa berkembang menciptakan sistem imun yang kuat, akibat paparan bakteri yang dibatasi.

Selain itu, hal ini meningkatkan risiko alergi, hingga bayi mudah mengalami alergi pada debu sekalipun. Karena sistem imunnya tidak terlatih melawan bakteri. Hindari penggunaan sabun yang mengandung triclosan secara berlebihan, agar sistem imun bayi tetap bisa berkembang dengan baik.

8. Benzophenon

Bahan kimia ini sering ada dalam produk tabir surya, dengan singjatan BP3 untuk benzophenon-3 dan BP2 untuk benzophenon-2. Merupakan senyawa kimia beracun dan bersifat persisten. Zat ini bisa mengakibatkan kanker, iritasi kulit, bahkan tumor kulit.

Hindari produk berbahaya bagi bayi, bijak memilih sebelum membeli

produk berbahaya bagi bayi

Sebagai orangtua, kita semua tentunya ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati. Karena itu, selalu selektif dalam memilih produk perawatan bayi adalah kunci untuk mewujudkan hal ini.

1000 hari pertama kehidupan bayi, yakni sejak ia baru lahir hingga usia 2 tahun. Merupakan masa-masa penting, dia tumbuh, berkembang dan belajar dengan cepat. Tumbuh kembang anak selama 1000 hari pertamanya,  akan memberi dampak jangka panjang bagi kehidupan buah hati Anda di masa depan.

Selalu berikan yang terbaik bagi buah hati kita agar tumbuh kembangnya berjalan maksimal. Semoga bermanfaat, Parents!

 

Referensi: Hello Sehat,

Baca juga:

4 Ancaman Bahaya Bagi Bayi di dalam Rumah dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • 8 Produk bayi ini mengandung zat berbahaya bagi si kecil, Parents perlu waspada!
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti