Tangis istri Raditya Dika pecah saat bayinya dicukur, apa alasannya?

Tangis istri Raditya Dika pecah saat bayinya dicukur, apa alasannya?

Tradisi potong rambut bayi dianggap penting dilakukan bagi masyarakat tertentu. Hal ini pun dilakukan oleh Raditya Dika dan istrinya Anissa Aziza

Dalam kepercayaan Islam, jika sang orangtua mampu, sebaiknya bayi yang baru lahir melakukan aqiqah dan di waktu yang bersamaan juga dilakukan potong rambut bayi. Tradisi ini baru saja dijalani oleh pasangan selebriti Raditya Dika dan Anissa Aziza.

Alinea Ava Nasution atau yang akrab dipanggil Alea kini berusia 4 bulan, dia menjalani aqiqah dan pencukuran rambut hingga menjadi botak. Sebagai orangtua, Anissa mengaku tidak tega rambut buah hatinya itu dicukur sampai habis.

Melalui sebuah video yang diunggah di YouTube, Radit dan Anissa bercerita bagaimana perasaan mereka saat rambut Alea sedikit demi sedikit jatuh dari atas kepalanya. Bahkan, Anissa mengaku sempat stres saat melihat kepala Alea mulai botak.

“Aku gak kebayang, dari pertama lahir dia ada rambutnya, aku gak pernah selama ini lihat Alea botak. Anak bayi dari pertama kali ada rambutnya, sayang saja dibotakin,” ujar Anissa dalam video yang diunggah pada Jumat, 20 September 2019.

Anissa sempat menangis saat rambut Alea dibotak

potong rambut bayi

Di tengah-tengah momen potong rambut bayi Alea, Anissa tak kuasa meneteskan air matanya. Anissa juga sempat meminta petugas yang sedang memotong rambut Alea untuk berhenti sebentar.

“Pas dicukur langsung kelihatan kulit rambutnya, ya ampun kasihan banget, aku sedih. Setelah itu, yang tinggal sisa-sisa gitu, aku minta stop sama mba-mbanya, karena merasa ini sisa terakhir sebelum Alea benar-benar botak,” jelas Anissa.

“Saat itu aku membayangkan dulu, lihat-lihat Alea. Setelah itu, yuk lanjutin lagi,” imbuh Anissa sambil mengenang.

Artikel terkait : Manfaat Mencukur Rambut Bayi

Tangis istri Raditya Dika pecah saat bayinya dicukur, apa alasannya?

Kesedihan Anissa saat rambut Alea harus dicukur yaitu karena merasa selama ini dia selalu melihat Alea tampil dengan rambut yang tebal. Serta, Anissa khawatir jika nantinya orang-orang menganggap Alea adalah anak laki-laki.

“Alea ada rambutnya aja sering dibilang laki-laki, apalagi botak, kan? Karena aku agak sensitif gitu,” tegas Anissa.

Walau demikian, pada akhirnya Anissa bisa menerima keadaan Alea dengan tidak berambut. Bahkan, menurut Anissa, bidadari kecilnya itu terlihat semakin lucu.

“Perasaannya ya langsung terima, tapi ternyata lucu, itu bonusnya. Berasa punya bayi baru, karena benar-benar beda banget, berubah banget,” ungkap Anissa.

“Sebelumnya kalau foto itu ada rambutnya, terlihat dewasa, lucu, cantik. Ketika gak ada rambut, jadinya terlihat bayi banget,” lanjutnya.

Haruskah melakukan potong rambut bayi yang baru lahir?

Tangis istri Raditya Dika pecah saat bayinya dicukur, apa alasannya?

Dilansir dari situs You are mom, memotong rambut bayi baru lahir bukanlah bagian dari prosedur medis. Keputusan orangtua untuk memotong atau mencukur rambut bayi mereka biasanya datang dari keinginan sendiri atau tradisi setempat.

Saat Parents memutuskan untuk mencukur rambut bayi, maka harus diperhatikan juga bagaimana menjaga suhu bayi tetap hangat. Jangan sampai bayi merasa terlalu dingin akibat kulit kepala yang langsung terpapar udara.

Lalu, hal lain yang harus Parents perhatikan adalah usia yang tepat untuk mencukur rambut bayi. Beberapa spesialis merekomendasikan mencukur rambut bayi sebaiknya dilakukan saat usia bayi sudah di atas 2 bulan.

Hal itu karena bayi biasanya mulai belajar mengangkat kepalanya sendiri di usia 3 bulan dan ini membuat proses cukur rambut sedikit lebih muda. Terlebih lagi jika usia bayi sudah 5 sampai 6 bulan, ketika ia sudah bisa duduk sendiri.

Benarkah mencukur bayi hingga botak bisa membuat rambutnya lebih tebal dan kuat?

potong rambut bayi

Hal ini sering dipercayai oleh para orangtua jaman dulu.

Faktanya, mencukur rambut tidak berpengaruh membuat rambut akan lebih tebal saat kembali tumbuh. Rambut tumbuh dari folikel di bawah kulit kepala dan apa yang dilakukan pada rambut di permukaan tidak memengaruhi rambut yang tumbuh di folikel.

Ketika rambut yang dicukur kemudian tumbuh kembali secara sekaligus memang akan terasa lebih tebal, karena memiliki ujung tumpul yang sama panjang. Namun, seiring berjalannya waktu, setiap helaian rambut mengalami siklus istirahat dan pertumbuhan.

Itulah sebabnya rambut yang dibiarkan tumbuh secara alami akan memiliki panjang yang berbeda. Lagi pula, pertumbuhan rambut atau tebal tidaknya rambut lebih dipengaruhi oleh faktor genetika.

Maka dari itu, biarkan saja rambut si kecil tumbuh secara alami. Namun, jika Parents masih ragu dan khawatir tentang pertumbuhan rambut bayi, lebih baik konsultasi langsung dengan pakarnya.

Semoga informasi ini bermanfaat.

***

Tangis istri Raditya Dika pecah saat bayinya dicukur, apa alasannya?

Referensi : YouTube Raditya Dika, babycenter, Mayo Clinic

Baca juga :

Cukur rambut bayi sampai botak, haruskah dilakukan? Ini jawaban pakar

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner