TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Penelitian: Pola Asuh Religius Bikin Anak Lebih Sehat dan Bahagia

Bacaan 4 menit
Penelitian: Pola Asuh Religius Bikin Anak Lebih Sehat dan Bahagia

Parents, tahukah Anda, ternyata pola asuh religius yang diterapkan selama masa kanak-kanak dan remaja dapat membantu anak untuk hidup sehat secara mental dan fisik.

Apakah Parents termasuk orangtua yang menanamkan nilai-nilai agama dalam pengasuhan si kecil? Kabar baik untuk Ayah dan Bunda,  ternyata pola asuh religius memberikan dampak positif pada kesehatan anak.

Dalam budaya masyarakat Timur terutama, pola pengasuhan anak yang melibatkan nilai-nilai keagamaan terasa jamak di lingkungan keluarga. Paling tidak, anak-anak sejak kecil diajarkan konsep ketuhanan dan bagaimana berdoa.

Memulai aktivitas makan dengan doa terlebih dahulu, misalnya. Atau, mengajak si kecil rutin ke tempat ibadah. Meski terlihat sederhana dan sepele, ternyata kebiasaan dan pola asuh religius dalam keluarga membawa dampak positif ketika anak beranjak dewasa, lho, Parents.

Artikel Terkait: Bagaimana menjauhkan anak dari seks bebas?

Studi Membuktikan Pola Asuh Religius Bikin Anak Lebih Sehat secara Fisik dan Mental

Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology pada tahun 2018 silam. Para peneliti Harvard TH Chan School of Public Health menemukan bahwa anak-anak yang diasuh secara religius lebih sehat. Hal tersebut berlaku secara fisik dan mental ketika mereka memasuki usia dewasa.

pola asuh religius

Peneliti menyimpulkan, pola asuh religius yang diterapkan selama masa kanak-kanak dan remaja dapat membantu anak untuk hidup lebih sehat dan sejahtera ketika mulai memasuki usia dewasa. Mereka lebih kecil kemungkinannya untuk kemudian mengalami gejala depresi, merokok, menggunakan obat-obatan terlarang, atau mengalami infeksi menular seksual.

Kesimpulan ini diperoleh setelah para peneliti mengikuti 5.000 anak muda selama 8-14 tahun dengan mengontrol berbagai variabel, seperti kesehatan ibu, status sosioekonomi dan sejarah penggunaan narkoba atau gejala depresi.

pola asuh religius

Anak-anak yang rutin ke tempat ibadah setidaknya seminggu sekali, dilaporkan 18 persen  memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi ketika mencapai usia 23-30 tahun, dibanding mereka yang jarang ke tempat ibadah saat masih kecil. Mereka juga 29 persen lebih mungkin untuk menjadi sukarelawan dan 33 persen dari mereka lebih jarang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, anak-anak yang berdoa atau bermeditasi setidaknya sekali setiap hari juga dilaporkan 16 persen lebih mungkin memiliki tingkat kebahagian yang lebih tinggi ketika dewasa. Kebiasaan berdoa saat masih kecil juga menjauhkan mereka dari aktivitas seksual di bawah umur sehingga risiko untuk terinfeksi penyakit seksual menular berkurang hingga 40 persen.

Artikel Terkait: Parenting Islami : Mengajak Anak Mengenal Allah

Mengapa Perlu Menenamkan Nilai Religius?

Orangtua zaman dulu pada umumnya meyakini, pendidikan agama merupakan fondasi penting yang menjadi bekal bagi anak-anak. Meski demikian, pendidikan yang baik tentu bukan sekadar mengajarkan ritual keagamaan semata. Namun lebih jauh, mengenalkan nilai dan prinsip hidup sebagai seorang yang beragama.

Ada banyak alasaan di balik mengapa penelitian membuktikan adanya hubungan antara pola asuh religius dengan tingkat kebahagiaan dan kesehatan. Pada dasarnya, di dalam agama manapun juga memiliki prinsip tentang konsep ketuhanan dan melakukan perbuatan-perbuatan baik.

Penelitian: Pola Asuh Religius Bikin Anak Lebih Sehat dan Bahagia

Kesadaran akan keberadaan Tuhan misalnya, membuat seseorang menyadari dan mengakui keterbatasan dirinya sebagai manusia. Pada akhirnya, pola pikir semacam ini mengantarkan pada rasa berserah dan meminimalkan timbulnya depresi.

Rutin mendatangi rumah ibadah pun nyatanya tak cuma untuk membangun hubungan vertikal seorang hamba dengan Tuhan. Lebih jauh, di rumah ibadah biasanya kita bertemu dengan komunitas yang bisa memberikan energi baik serta mengajak dalam berbagai kegiatan positif.

Terlebih lagi, nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dalam suatu agama juga membuat seseorang punya tujuan hidup yang lebih besar, daripada sekadar memuaskan ego dan nafsu semata.

Pola Asuh dalam Keluarga, Bekal Anak Hadapi Kerasnya Kehidupan

Pada akhirnya, agama bisa menjadi oase. Di tengah semakin tergerusnya nilai-nilai agama dalam pusaran modernitas, Parents tetap punya pilihan untuk menanamkan nilai religius dalam pola asuh dan pendidikan anak.

Namun satu hal yang perlu disadari bersama adalah agama tidak selalu tentang simbol-simbol yang terlihat. Religiusitas tidak selamanya diukur dari apa yang nampak dari luar.

pola asuh religius

Agama adalah kedalaman, jalan mengenal diri dan Sang Pencipta. Mengajarkan nilai religius berarti mendidik anak tentang Tuhan yang Maha Baik, sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang baik pula.

Terlebih lagi, orangtua sekarang dihadapkan dengan makin merebaknya issue kesehatan mental pada anak dan remaja. Meskipun gangguan kesehatan mental dipengaruhi oleh banyak faktor, tak ada salahnya menerapkan pola asuh religius yang baik dan benar sebagai salah satu upaya pencegahan. Di samping menerapkan pola hidup yang sehat dan seimbang tentunya.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Baca juga:

6 Artis Ini Sekolahkan Anaknya di Pesantren untuk Bekal Agama

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Penelitian: Pola Asuh Religius Bikin Anak Lebih Sehat dan Bahagia
Bagikan:
  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Lengkap dengan Artinya

    Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Lengkap dengan Artinya

  • Cara Menghitung Weton Kelahiran Jawa untuk Jodoh dan Pernikahan

    Cara Menghitung Weton Kelahiran Jawa untuk Jodoh dan Pernikahan

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Lengkap dengan Artinya

    Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Lengkap dengan Artinya

  • Cara Menghitung Weton Kelahiran Jawa untuk Jodoh dan Pernikahan

    Cara Menghitung Weton Kelahiran Jawa untuk Jodoh dan Pernikahan

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti