TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kerap Dikira Sama, Inilah 3 Perbedaan Selulit dan Stretch Mark

Bacaan 4 menit
Kerap Dikira Sama, Inilah 3 Perbedaan Selulit dan Stretch Mark

Meskipun mirip, sebenarnya selulit dengan stretch mark memiliki beberapa perbedaan. Apa sajakah itu? Simak informasinya di sini.

Tahukah Parents tentang perbedaan selulit dan stretch mark? Ya, kedua hal menyebalkan yang sering menimpa perempuan ini nyatanya memang berbeda.

Menurut penelitian, sekitar 8 dari 10 perempuan yang mengalami stretch mark di tubuhnya, dan 9 dari 10 perempuan memiliki selulit. Jadi, makin penasarankah Parents untuk bisa membedakan bentuk di antara stretch mark dan selulit?

Yuk, simak informasinya di sini.

Artikel Terkait: Pengalamanku Mencegah dan Mengatasi Selulit Saat Hamil

Fakta tentang Perbedaan Selulit dan Stretch Mark

Kerap Dikira Sama, Inilah 3 Perbedaan Selulit dan Stretch Mark

1. Perbedaan Bentuk Stretch Mark dan Selulit

Stretch mark adalah garis berwarna merah atau keunguan yang muncul di kulit. Saat pertama kali muncul, stretch mark mungkin akan sedikit berlekuk dan menimbulkan perasaan gatal.  Namun, seiring waktu berlalu, garis stretch mark akan memudar menjadi garis putih seperti bekas luka.

Sedangkan selulit tampak seperti timbunan lemak. Kulit yang memiliki selulit cenderung akan terlihat lebih kendur, memiliki lesung, dan bergelombang seperti kulit jeruk. Mengutip dari situs HelloSehat, setidaknya ada tiga tingkat keparahan selulit berdasarkan bentuknya.

  1. Kelas 1, yakni selulit hanya terlihat ketika area kulit tersebut dicubit.
  2. Kelas 2, yakni ketika berbaring kulit terlihat mulus, tetapi ketika berdiri sebagian lekukan dan gelombang akan terlihat di permukaan kulit.
  3. Terakhir kelas 3, yakni ketika selulit terlihat dalam berbagai posisi.

Fakta penting selulit lainnya adalah hal ini bukan hanya dialami oleh orang obesitas, perempuan bertubuh langsing juga memungkinkan untuk memiliki selulit. 

2. Perbedaan Penyebab Timbulnya Stretch Mark dan Selulit

Stretch mark terbentuk karena penambahan berat badan secara tiba-tiba, misalnya karena hamil. Selain kehamilan, penambahan massa otot yang cepat dalam kurun waktu yang singkat juga bisa membuat beberapa stretch mark pada kulit. 

Sedangkan selulit muncul ketika ada tumpukan lemak yang terdorong melalui serat kolagen dan jaringan ikat yang lemah kemudian berdiam di bawah kulit.

Munculnya selulit sebenarnya sangat dipengaruhi oleh faktor genetik. Banyak yang mengira bahwa selulit disebabkan oleh kelebihan berat badan, tetapi pendapat ini tidak sepenuhnya benar.

Kerap Dikira Sama, Inilah 3 Perbedaan Selulit dan Stretch Mark

Walaupun kelebihan berat badan memang menyebabkan selulit, tetapi ada banyak kejadian di mana orang yang langsing juga memiliki selulit di tubuh mereka.

Menurut laman Strech Mark Online, selain genetik, ada faktor hormonal, pola makan, dan gaya hidup yang tidak sehat, yang turut memengaruhi munculnya selulit, antara lain:

  • Hormon yang turut memengaruhi munculnya selulit adalah insulin, estrogen, tiroid, dan prolaktin. 
  • Pola makan yang tinggi karbohidrat, garam, dan lemak juga bisa menjadi faktor penyebab munculnya selulit.
  • Gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan jarang berolahraga menjadi faktor penyebab munculnya selulit. 

Meskipun selulit bisa menimpa laki-laki juga, tetapi perempuan lebih berisiko untuk mengalami selulit.

3. Perbedaan Lokasi Kemunculan Stretch Mark dengan Selulit

Biasanya, stertch mark muncul di bagian tubuh seperti dada, paha dalam, perut, punggung, ketiak, dan bokong. Sedangkan selulit biasanya muncul di bagian tubuh, seperti perut, paha atas, pinggul, dan bokong. 

Artikel Terkait: 7 Khasiat minyak kelapa untuk kecantikan, coba dan buktikan sendiri

Cara Mengatasi Stretch Mark dan Selulit

perbedaan selulit dan stretch mark

Perawatan untuk stretch mark dan selulit memiliki banyak kemiripan, misalnya melakukan pengobatan sederhana di rumah dan menerapkan gaya hidup sehat. Berikut ini adalah beberapa tips untuk melakukan perawatan yang tepat untuk stretch mark dan selulit.

1. Merawat Stretch Mark dan Selulit Tepat ketika Baru Muncul

Stretch mark dan selulit yang baru muncul cenderung mudah untuk diatasi dibandingkan dengan yang lama. Parents bisa mencari produk pelembap di pasaran yang mengandung vitamin E khusus untuk mengurangi stretch mark dan selulit yang muncul.

2. Menggunakan Minyak Alami

perbedaan selulit dan stretch mark

Selain produk pelembap untuk mengurangi stretch mark dan selulit, Parents juga bisa mengatasinya dengan minyak alami.

Produk minyak alami seperti minyak almond dan minyak kelapa bisa mengatasi dan menekan keberadaan stretch mark yang muncul. Produk minyak seperti ini memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan meningkatkan elastisitas kulit. Selain itu, retinol dan jus kentang juga mampu menekan kemunculan stretch mark dan selulit.

3. Menjaga Berat Badan

Berat badan memiliki keterkaitan yang erat dengan kemunculan stretch mark dan selulit. Oleh karena itu, menjaga berat badan menjadi salah satu cara untuk mengatasi masalah ini.

Artikel Terkait: Penyebab berat badan naik saat hamil, Bumil perlu tahu nih!

4. Menerapkan Pola Makan yang Sehat dan Seimbang

Stretch mark dan selulit disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang. Pastikan untuk mengonsumsi protein, seng, dan multivitamin. Kaldu tulang dan makanan yang mengandung gelatin juga bagus untuk meningkatkan kadar kolagen dalam kulit sehingga mampu meningkatkan elastisitas kulit.

5. Minum Air Putih 

Mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh mampu meningkatkan kelembapan kulit sehingga mengurangi kemunculan stretch mark dan selulit. Hindari minuman seperti soda atau kopi yang mampu memperparah kemunculan stretch mark dan selulit.

Meskipun ada perbedaan stretch mark dan selulit, tapi keduanya tidak memiliki potensi bahaya di dalam lingkup kesehatan. Namun, secara kosmetik, kedua gangguan ini memang membuat kulit menjadi tidak indah. 

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah

Baca Juga:

id.theasianparent.com/krim-penghilang-stretch-mark

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Rian Andini

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Kerap Dikira Sama, Inilah 3 Perbedaan Selulit dan Stretch Mark
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti