Pilih Bidan atau Dokter Kandungan untuk Cek Kehamilan? Ini Pertimbangannya!

Manakah yang lebih baik? Dokter kandungan ataukah bidan? Simak perbedaannya berikut ini!

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Saat hamil, Bunda memiliki pilihan untuk berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan. Meski keduanya sama-sama praktisi kesehatan yang membantu ibu hamil, tapi tentu saja memiliki perbedaan. Mengetahui perbedaan bidan dan dokter kandungan bisa membantu Bunda memilih layanan kesehatan yang paling cocok dengan kondisi Anda.

Artikel Terkait: 10 Rekomendasi Dokter Kandungan di Medan 2025, Cek Bunda!

Apa Perbedaan Bidan dan Dokter Kandungan?

Perbedaan bidan dan dokter kandungan terletak pada metode yang mereka peroleh selama pelatihan dan cara mereka menangani ibu hamil hingga persalinan.

Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K) mengatakan, bidan bertugas menolong ibu hamil untuk melahirkan. Selama kehamilan yang dijalani tidak berisiko, dan tidak ada komplikasi, maka proses persalinan normal bisa dilakukan oleh bidan.

Akan tetapi, dia juga menegaskan bahwa apabila ada komplikasi dalam persalinan atau kehamilan berisiko tinggi, maka penanganannya harus diserahkan pada dokter kandungan atau spesialis obstetri dan ginekolog.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Dr Frizar Irmansyah, SpOG.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Dokter kandungan di RS Pusat Pertamina ini mengatakan, “Bidan merupakan tenaga medis terlatih. Selama persalinannya normal dan tidak berisiko, bisa didampingi oleh bidan. Akan tetapi, bila terjadi komplikasi seperti perdarahan, bidan akan merujuk pasien ke rumah sakit.”

Selain metode yang digunakan, perbedaan bidan dan dokter kandungan terlihat pada kedekatan tenaga medis tersebut dengan masyarakat.

Bidan cenderung terjun langsung ke masyarakat, dan sering datang ke rumah untuk mendampingi proses persalinan, sehingga lebih dekat dengan pasien. Sementara itu, dokter kandungan biasanya hanya bisa ditemui di rumah sakit.

Apa Perbedaan Bidan dan Dokter Kandungan dalam Menangani Ibu Hamil?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

1. Metode Penanganan di Bidan

Bidan menganggap kehamilan dan persalinan adalah proses biologis yang alami, dia akan mendukung setiap tahapannya, tetapi tidak boleh diintervensi.

Metode yang diterapkan bidan biasanya terpaku pada penanganan non medis, untuk mengurangi risiko bedah caesar, dan intervensi medis lain kecuali ada komplikasi yang membutuhkan penanganan medis darurat.

Biasanya saat memeriksakan diri ke bidan, Bunda akan membutuhkan waktu lebih lama dibanding saat periksa ke dokter kandungan.

Karena selain memeriksa kehamilan, beberapa aspek lain seperti sosial, spiritual dan emosional selama kehamilan juga diperiksa olehnya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Artikel Terkait: Peranan Bidan Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

2. Metode Dokter Kandungan

Seorang dokter kandungan fokus utamanya adalah memeriksa dan menentukan diagnosis, merawat dan mencegah komplikasi selama kehamilan.

Pendekatan ini juga menegaskan adanya intervensi medis dalam proses persalinan.

Sebagai contoh, seorang obstetri akan menyarankan ibu hamil menggunakan obat untuk mempercepat proses persalinan, atau melakukan operasi caesar bila ada komplikasi.

Strategi pencegahan yang dilakukan dokter kandungan berasa dari gabungan hasil tes dan prosedur medis untuk meningkatkan peluang hasil yang positif.

Apa yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Memilih Bidan atau Dokter Kandungan?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Berikut ini beberapa pertimbangan saat Bunda memilih antara bidan atau dokter kandungan:

1. Bagaimana Bunda ingin menjalani persalinan nanti

Seorang bidan, akan mendukung Bunda menjalani proses persalinan secara vaginal, sedangkan dokter kandungan kemungkinan akan menyarankan caesar.

Bila Bunda ingin melahirkan secara vaginal, pastikan tenaga medis yang mendampingi Bunda juga mendukung hal tersebut.

2. Apakah Bunda membutuhkan pendampingan penuh selama persalinan atau tidak

Seorang bidan akan meluangkan banyak waktu untuk pasien selama menjalani proses persalinan, sedangkan dokter kandungan tidak bisa melakukan hal tersebut karena dia harus mengunjungi pasien lain.

3. Bagaimana menghadapi rasa sakit saat persalinan

Dokter kandungan hanya bisa menangani persalinan di rumah sakit, mereka bisa memberikan suntikan epidural untuk mengurangi rasa sakit melahirkan.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Akan tetapi, bidan kemungkinan akan mendorong Bunda untuk melahirkan tanpa bantuan obat bius, dan melakukan cara-cara alami untuk mengatasi sakit saat kontraksi.

Artikel terkait: [Video] Bidan joget zumba saat melahirkan, atasi sakit saat kontraksi

4. Apa yang diharapkan dari petugas medis saat melahirkan

Seorang dokter kandungan mungkin akan memberikan Bunda infus dan menyarankan monitor janin secara terus menerus.

Sedangkan bidan, akan membolehkan Bunda berjalan mondar-mandir, atau diam di satu posisi yang nyaman.

Lalu, melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memantau jalannya persalinan.

5. Kehamilan berisiko tinggi atau tidak

Dalam kasus kehamilan berisiko tinggi, seornag bidan membutuhkan bantuan dokter kandungan untuk bisa membantu kelahiran bayi dengan selamat.

Bila operasi caesar perlu dilakukan, hanya dokter kandungan yang mampu menanganinya, karena dia sudah dilatih untuk itu.

Bila ibu hamil punya masalah kesehatan serius, maka bidan dan dokter kandungan bisa bekerjasama untuk menanganinya selama kehamilan dan persalinan.

6. Bunda ingin melahirkan di rumah atau di rumah sakit

Apabila Bunda ingin melahirkan di rumah, dan kehamilannya tidak memiliki komplikasi apapun.

Sebaiknya, minta pendampingan ke bidan saja. Namun perlu diingat, bidan tidak akan mendorong penggunaan obat bius untuk mengatasi sakit kontraksi.

Akan tetapi, bila Bunda ingin melahirkan di rumah sakit, di bawah pengawasan dokter, maka dokter kandungan adalah pilihan terbaik.

Namun, Bunda juga perlu ingat, dokter hanya akan hadir di ruang bersalin jika terjadi kasus komplikasi atau kesulitan saat persalinan.

Semoga bermanfaat.

***

Baca Juga:

12 Makanan Penambah Berat Badan Janin yang Sehat dan Aman

Preeklamsia Saat Hamil, Kenali Penyebab hingga Cara Mencegahnya

Mengenal Doula, Pendamping Profesional Ibu Hamil dan Melahirkan

Penulis

Fitriyani