TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bocah 9 tahun diculik dan dipaksa jalan kaki dari Bandung ke Sumedang

Bacaan 4 menit
Bocah 9 tahun diculik dan dipaksa jalan kaki dari Bandung ke Sumedang

Kasus penculikan anak sekolah di Bandung ini mengingatkan kita untuk mengajari anak agar tidak mudah menerima ajakan orang asing.

Sebuah peristiwa penculikan anak sekolah di Bandung terjadi pada awal Oktober 2018 lalu. Korban bernama AL berumur 9 tahun, dinyatakan hilang sejak Selasa, 9 Oktober. Enok, sang ibu berusaha mencari anaknya, hingga mendapat kabar bahwa sang buah hati diduga diculik.

Kronologis penculikan anak sekolah di Bandung

Dugaan ini berasal dari informasi yang didapatkan Enok dari orangtua W yang merupakan teman main AL. Pada hari AL menghilang, dia dan W sedang bermain internet di sebuah warnet di Cicaheum. Lalu seseorang yang tak dikenal mengajak mereka ke suatu tempat dengan iming-iming benda. 

Tapi, W dan AL malah di bawa ke kompleks pemakaman di Cikadut. W yang mulai curiga dengan niat orang asing itu, menolak ikut lebih jauh bersama pelaku. Hingga akhirnya W dianiaya sampai pingsan. W ditinggalkan di kompleks pekuburan sedangkan AL dibawa pergi oleh pelaku.

penculikan anak sekolah

Begitu tahu bahwa AL menjadi korban penculikan anak sekolah, Enok langsung melaporkannya ke Mapolrestabes Bandung, sambil membawa foto AL. Saat sedang melakukan penyelidikan tentang hilangnay AL, pihak kepolisian mendapatkan laporan tentang seorang anak yang ditemukan di wilayah Desa Tomo, Sumedang. 

Polisi di Bandung berkoordinasi dengan Polres Sumedang untuk mencocokkan data AL dengan anak yang ditemukan, dan hasilnya ternyata itu memanglah AL yang berhasil kabur dari pelaku yang menculiknya. 

Begitu kembali ke pelukan ibunya, AL bercerita bagaimana dirinya dibawa jalan kaki melewati hutan dari Kota Bandung ke Sumedang. Selama 3 hari penuh AL sama sekali tidak diberi makan ataupun minum, bahkan sempat tidur di areal pekuburan. 

AL mengaku kabur saat pelaku sedang tidur. Hingga ditemukan warga dan dibawa ke Polres Sumedang. Berbekal keterangan dari AL, polisi langsung memburu pelaku penculikan anak sekolah itu.

Pelaku penculikan anak sekolah adalah tukang rongsok

penculikan anak sekolah lead

Ternyata, pelaku sudah kabur ke wilayah Cirebon begitu tahu polisi sedang mengejarnya. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada tanggal 12 Oktober di wilayah Cirebon. 

Kapolres Bandung Kombes Irman Sugema mengatakan, pelaku berinisial FZ ini berprofesi sebagai pengumpul barang rongsokan. Modusnya melakukan penculikan anak sekolah adalah untuk dijadikan pemulung seperti dirinya. 

Pelaku juga dikenai tuduhan penganiayaan, karena telah menganiaya W hingga korban pingsan. Sedangkan AL yang berhasil dibawa ke Sumedang ternyata belum sempat dipekerjakan. 

Kini, FZ harus mendekam di ruang tahanan Polrestabes Bandung. FZ dikenai Pasal 80 dan atau 83 Undang-Undang No 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang No 23 Tahun tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman paling ringan 3 tahun, dan paling berat 15 tahun.

Tips agar buah hati tidak jadi korban penculikan anak sekolah

penculikan anak sekolah lead

1. Jangan biarkan anak sendirian

Penting bahwa anak Anda selalu bersama seseorang yang dipercaya setiap saat. Jangan biarkan anak-anak Anda bertemu teman-teman mereka di taman atau di ujung jalan sendirian tanpa pengawasan Anda.

Terlepas dari kemungkinan modus penculikan anak, bahaya lainnya juga bisa saja mengintai atau melukainya tanpa ada yang tahu. Itulah pentingnya untuk tetap mempercayakan anak Anda selalu bersama seseorang yang dapat diandalkan ke mana pun mereka pergi.

2. Hati-hati dengan orang asing

Penting untuk mengajari anak untuk tidak berinteraksi dengan orang asing. Ajari anak-anak Anda bahwa jika mereka didekati oleh orang asing, dan mereka tidak nyaman, maka tidak ada yang salah jika mereka berteriak.

Ingatkan pada mereka untuk lari atau berteriak, jika mereka merasa dalam kondisi bahaya atau tidak nyaman.

3. Bawalah foto anak

Salah satu ide bagus adalah memotret anak Anda sebelum mereka meninggalkan rumah. Jika anak Anda hilang, Anda dapat dengan mudah membagikan foto anak, termasuk cara berpakaian mereka pada hari itu.

4. Selalu pegang tangan mereka

Balita dan anak-anak cenderung berkeliaran kemana-mana. Cobalah buat aturan di mana anak-anak harus selalu memegang tangan Anda kecuali Anda memberi tahu untuk melepaskannya. Terapkan aturan ini di area ramai, seperti bandara, mall, atau taman hiburan.

5. Pantau anak-anak Anda dalam pengawasan

Akan sangat membantu jika Anda memilih pakaian berwarna cerah untuk dikenakan anak-anak Anda sehingga mereka dapat dibedakan di daerah yang ramai.

 

 

Sumber: Kompas

Baca juga:

Anak ini nyaris jadi korban penculikan di ITC Kuningan, orangtua harus selalu waspada!

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bocah 9 tahun diculik dan dipaksa jalan kaki dari Bandung ke Sumedang
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti