TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Pementasan The Lonely Clown, mengajarkan anak mengenali kelebihan dirinya

Bacaan 3 menit
Pementasan The Lonely Clown, mengajarkan anak mengenali kelebihan dirinya

The Lonely Clown adalah pementasan yang ditampilkan oleh Bandung Philharmonic Children Concert Series (BPCCS), kelompok orkestra yang berbasis di Bandung.

Alkisah, di Kota Sirkus, setiap badut yang lahir mendapat hadiah dari Peri Sirkus. Ada yang mendapat bola, club, dan gelang-gelang. Peri Sirkus selalu berpesan, kelak, hadiah yang mereka terima harus digunakan untuk kebaikan. Karena badut-badut di kota itu terkenal dengan keterampilan juggling-nya, mereka menggunakan hadiah yang mereka terima untuk juggling.

Red Notes Clown adalah badut yang berbeda. Ia tidak memiliki ‘red nose’ seperti badut-badut lainnya, tetapi lahir dengan notasi berwarna merah di dadanya. Hadiahnya juga tidak biasa.

Sebuah tongkat warna-warni. Tongkat tersebut membuat Red Notes Clown sulit bergabung di antara teman-teman jugglers-nya. Maka, Red Notes Clown memutuskan untuk meninggalkan tongkatnya dan mencari bola, club, atau gelang-gelang agar menjadi sama dengan teman-temannya.

Di akhir cerita, Red Notes Clown menyerah menyeragamkan diri. Ia kembali kepada hadiah peri yang diberikan kepadanya kemudian mencoba mengeksplorasinya. Ketika meluangkan waktu untuk mencari tahu fungsi hadiahnya, ia mendapati bahwa tongkatnya adalah seruling. Bukan untuk juggling tetapi untuk mengiringi teman-temannya.

The Lonely Clown adalah pementasan yang ditampilkan oleh Bandung Philharmonic Children Concert Series (BPCCS), kelompok orkestra yang berbasis di Bandung. Pementasan yang digelar di Bandung Independent School 13 Januari 2019 ini bercerita tentang badut kecil yang ‘berbeda’.

“Pertunjukkan ini bukan hanya menarik dari segi musik, namun juga isi cerita yang memberikan nilai moral yang ‘membumi’, khususnya bagi anak-anak,” ungkap Astrini, psikolog dari Bianglala Nanda Managed by Pelita Potensi, sebuah biro psikologi tumbuh-kembang anak di Bandung.

“Anak-anak melihat bahwa setiap kita punya kelebihan masing-masing. Hal ini bisa membantu anak melewati proses tumbuh kembangnya dengan cara yang positif sehingga memiliki mental set yang juga positif untuk menghadapi masa depannya,” lanjut Astrini.

Keistimewaan lain dari pementasan The Lonely Clown adalah kolaborasi Bandung Philharmonic dengan Red Nose Foundation. Red Nose Foundation bergerak di bidang pendidikan. Mereka menyediakan sarana belajar untuk anak-anak kurang beruntung di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Pelatihan sirkus adalah salah satu bentuk rekreasinya.

the lonely clown

“Lingkungan tempat mereka tinggal kurang baik. Banyak di antara mereka yang orangtuanya bekerja sebagai pengupas kerang dan kurang mampu secara ekonomi,” cerita Nurul Adhim, Arts Supervisor dari Red Nose Foundation.

Meskipun sirkus adalah trade mark Red Nose Foundation, tujuan utama yayasan ini bukan menciptakan pesirkus profesional. Sirkus adalah upaya membentuk kepribadian dan membangun keyakinan diri anak-anak.

Red Nose Foundation juga terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa saja, antara lain Bandung Philharmonic. Dengan kolaborasi ini, anak-anak Red Nose Foundation mendapatkan pengalaman dan ilmu-ilmu baru.

Melalui The Lonely Clown, teman-teman kecil kita dari Red Nose Foundation belajar berakting dan berinteraksi dengan musik sambil bersirkus.

Mereka juga bersinggungan langsung dengan profesional dari berbagai bidang. Mulai dari musisi, komposer, sutradara, dan lain sebagainya. Mereka juga bertemu teman-teman sebaya dari kota yang berbeda.

Dengan program BPCCS, Bandung Philharmonic berharap akan banyak tujuan baik yang dapat dicapai. Mulai dari memperkenalkan musik orkestra dengan cara yang menyenangkan untuk anak-anak, membangun bonding antara orangtua dan anak yang dikondisikan menonton bersama, menjalin kerja sama yang positif dengan berbagai pihak seperti Red Nose Foundation ini, serta menanamkan pesan-pesan baik melalui cerita-cerita yang dipersembahkan.

Adakah ada di antara Parents yang tertarik untuk bergabung pada program selanjutnya? Ikuti informasinya di https://www.bandungphilharmonic.web.id/.

Cerita mitra kami
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Hiburan
  • /
  • Pementasan The Lonely Clown, mengajarkan anak mengenali kelebihan dirinya
Bagikan:
  • 20 Permainan Anak Tradisional Zaman Dulu yang Seru

    20 Permainan Anak Tradisional Zaman Dulu yang Seru

  • Biodata Umay Shahab dan Transformasinya, Aktor Cilik Kini Jadi Sutradara

    Biodata Umay Shahab dan Transformasinya, Aktor Cilik Kini Jadi Sutradara

  • 16 Film Animasi Indonesia Terpopuler, Ada 'Jumbo' hingga 'Nussa'!

    16 Film Animasi Indonesia Terpopuler, Ada 'Jumbo' hingga 'Nussa'!

  • 20 Permainan Anak Tradisional Zaman Dulu yang Seru

    20 Permainan Anak Tradisional Zaman Dulu yang Seru

  • Biodata Umay Shahab dan Transformasinya, Aktor Cilik Kini Jadi Sutradara

    Biodata Umay Shahab dan Transformasinya, Aktor Cilik Kini Jadi Sutradara

  • 16 Film Animasi Indonesia Terpopuler, Ada 'Jumbo' hingga 'Nussa'!

    16 Film Animasi Indonesia Terpopuler, Ada 'Jumbo' hingga 'Nussa'!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti