TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Pembunuhan sadis sekeluarga di Bekasi, begini kronologinya

Bacaan 3 menit
Pembunuhan sadis sekeluarga di Bekasi, begini kronologinya

Ayah, ibu, dan dua orang anak ditemukan tewas di dalam rumah mereka.

Kabar mengejutkan datang dari Bekasi, terjadi pembunuhan satu keluarga yang menewaskan ayah, ibu, dan dua orang anak. Bagaimana kronologi peristiwa pembunuhan sadis di Bekasi ini?

Satu keluarga yang menjadi korban pembunuhan sadis di Bekasi ini adalah Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7). Mereka menempati sebuah rumah di Jl. Bojong Nangka, Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi.

Keluarga Nainggolan mengelola kontrakan yang berada tepat di belakang rumah mereka. Pemilik kontrakan tersebut adalah kakak dari Diperum, Douglas Nainggolan.

Selain bertugas menagih uang sewa kontrakan, Diperum dan istrinya juga menjaga warung sembako milik Douglas.

Kronologi pembunuhan sadis di Bekasi

pembunuhan sadis di bekasi

Sumber: Okezone

Tidak ada yang aneh pada malam sebelum kejadian, tetapi ada yang berbeda pada hari Selasa (13/11) pagi. Feby Lofa Rukiani, salah satu penghuni kontrakan, mengaku melihat gerbang kontrakan sudah terbuka dan TV di rumah korban menyala pada pukul 03.30 WIB.

Feby pun memanggil-manggil nama salah seorang korban dari luar rumah, namun tak ada jawaban. Ia pun berusaha menelepon korban, tetapi tidak diangkat.

Feby akhirnya memutuskan kembali ke kontrakannya.

Pukul 06.30 biasanya korban sudah bersiap berangkat kerja, namun Feby tidak melihat tanda-tanda korban keluar rumah. Karena penasaran, ia pun mencoba membuka jendela rumah korban dan ternyata korban sudah tergeletak bersimbah darah.

Menurut penuturan tetangga korban lainnya, Yapi, ia hendak membeli barang di warung sembako pada pukul 05.45 WIB tetapi warungnya masih tutup.

“Saya tunggu toko buka. Jam 6 lebih, ada orang kontrakan dalam teriak. Saya lihat sudah terbuka, jendelanya kebuka. Saya lihat sudah begitu (meninggal) dan berdarah,” ujar Yapi.

Pihak kepolisian sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dibalik pembunuhan sadis di Bekasi ini. Keempat korban sudah diautopsi dan jenazah kini dikembalikan ke pihak keluarga.

“Lukanya ada banyak. Serangannya banyak mulai dari bagian perut ke atas. Ada yang menggunakan senjata tajam, ada yang pakai benda tumpul,” ujar Edy Purnomo, Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Sementara menurut Indarto, Kapolres Kota Bekasi, suami istri Diperum dan Maya ditemukan dalam posisi tengkurap di ruang TV dengan tangan terikat. Sementara kedua anak mereka ditemukan tewas di tempat tidur.

Semoga penyelidikan terhadap kasus pembunuhan sadis di Bekasi ini segera menemukan titik terang dan pelaku berhasil ditangkap.

Bagaimana memastikan keamanan di rumah?

Kasus pembunuhan sadis di Bekasi yang menimpa satu keluarga ini membuat kita sebagai orangtua merasa khawatir. Berikut ini tips untuk memastikan keamanan di rumah Anda:

  • Pastikan semua pintu dan jendela terkunci setiap saat. Jendela dan pintu yang terbuka adalah ‘undangan’ bagi penjahat untuk masuk ke rumah dengan mudah. Perbaharui kunci pintu dan gembok rumah Anda jika sudah terlalu lama. 
  • Ganti kunci dan gembok saat Anda pindah ke tempat baru. Bila Anda menyewa sebuah rumah, minta pemilik untuk mengganti kunci dan gembok baru untuk memastikan agar tak ada lagi orang lain yang memiliki kunci cadangan.
  • Jangan memberi label pada kunci-kunci Anda maupun kunci cadangan yang Anda sembunyikan di luar rumah. Jika kunci Anda hilang atau jatuh, Anda bisa mendapat masalah besar, apalagi jika kunci Anda jatuh bersama dompet yang ada KTP Anda. Orang yang menemukan kunci dan dompet Anda akan dengan mudah mengetahui rumah Anda dan masuk ke dalam.
  • Pertimbangkan untuk membeli sistem pengamanan rumah. Ada banyak pilihan mulai dari CCTV, detektor gerakan di luar, sensor di pintu dan jendela, dan sebagainya. Meski harganya cukup mahal, namun alat-alat ini akan membantu menjaga keamanan keluarga Anda. 
Referensi: Kompas, Okezone, CNN Indonesia, Home Advisor

Baca juga:

"Aku sangat lelah. Maafkan aku…" ungkapan ayah yang membunuh keluarganya

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Pembunuhan sadis sekeluarga di Bekasi, begini kronologinya
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti