TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Alasan mengapa payudara wanita lebih besar dari lelaki, Bunda perlu tahu!

Bacaan 4 menit
Alasan mengapa payudara wanita lebih besar dari lelaki, Bunda perlu tahu!

Mengapa dada perempuan membesar setelah pubertas, dan masih tetap ada meski sudah melewati masa menopause.

Meski tidak sedang hamil atau menyusui, payudara wanita lebih besar dari laki-laki. Di bangku sekolah kita diajari bahwa Lebih dari 5.000 spesies mamalia di muka bumi memiliki payudara. Namun yang membuat manusia lebih unik adalah payudaranya memiliki berbagai bentuk dan ukuran.

Payudara mamalia lain umumnya akan tumbuh hanya saat hamil atau menyusui karena sedang memproduksi air susu. Saat air susu habis, payudara mereka akan menyusut. Berbeda dengan payudara manusia yang mulai tumbuh sejak masa pubertas atau remaja, dan akan tetap berukuran besar hingga akhir hidupnya.

Mengapa payudara wanita lebih besar setelah pubertas

payudara wanita lebih besar

Salah satu teori paling populer yang menjelaskan hal ini adalah gagasan Charles Darwin dan kemudian dieksplorasi oleh ahli zoologi Desmond Morris. Dalam bukunya “The Naked Ape” yang terbit pada 1967, Morris menunjukkan bahwa payudara manusia berevolusi sebagai simbol seks untuk menggantikan bagian pantat yang besar dari primata betina.

Saat nenek moyang kita mulai berjalan tegak, organ seksual tidak lagi jelas terlihat. Hal ini membuat para pria kesulitan mengetahui apakah lawan jenisnya sudah matang secara seksual. Dalam perkembangannya, payudara mungkin terbentuk sebagai jawaban atas masalah tersebut.

Teori ini setidaknya akan menjelaskan mengapa dada perempuan membesar setelah pubertas, namun masih belum bisa menjelaskan mengapa payudara masih tetap ada meski sudah melewati masa menopause.

Dilansir IFL Science, Minggu (18/11/2018) payudara perempuan berbeda dengan payudara mamalia betina lain. Di dalam payudara perempuan, terdapat lemak yang mengisi jaringan payudara dan berfungsi memberi bentuk dan bersifat lebih permanen.

Selain dianggap seksi dan menunjang penampilan, payudara juga bisa berbahaya dan mematikan.

payudara wanita lebih besar

Kanker payudara menjadi penyebab nomor satu kematian yang terjadi pada wanita di seluruh dunia. Sejauh ini para ahli mengatakan bahwa kanker payudara tidak umum di kalangan primata. Hal ini mungkin karena risiko kanker yang meningkat seiring bertambahnya usia, sementara primata biasanya tidak berumur panjang untuk mengembangkan kanker payudara.

Kemungkinan lain, ada hubungannya dengan jaringan payudara permanen tadi. Kanker lebih sering terjadi pada jaringan yang cepat membelah. Setiap kali sel-sel dilahirkan dan mati, ada kesempatan dalam siklus sel untuk membuat kesalahan dalam memperbaiki DNA.

Pada dasarnya sel dengan kesalahan bisa menjadi sel kanker. Jaringan payudara membelah dengan sangat cepat sehingga ada kesempatan lebih besar untuk melakukan kesalahan. Itu mungkin menjelaskan mengapa menghilangkan kedua payudara mengurangi risiko wanita terkena kanker payudara paling sedikit 95 persen.

kanker payudara itu Penggunaan Pil Kontrasepsi

Mencegah Kanker Payudara

Pencegahan kanker payudara dimulai dengan kebiasaan sehat, seperti mengurangi minum alkohol dan tetap berolahraga. Beberapa faktor, seperti riwayat keluarga, tidak dapat diubah. Namun, ada perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko kanker payudara.

Penelitian yang dikutip Mayo Clinic menunjukkan, perubahan gaya hidup dapat menurunkan risiko kanker payudara, bahkan pada wanita berisiko tinggi. Untuk menurunkan risiko Anda lakukan hal berikut ini:

1. Batasi alkohol. Semakin banyak alkohol yang Anda minum, semakin besar risiko Anda terkena kanker payudara. Batasi diri untuk minum kurang dari satu gelas sehari, karena bahkan jumlah kecil pun meningkatkan risiko.

2. Jangan merokok. Bukti menunjukkan adanya hubungan antara merokok dan risiko kanker payudara, terutama pada wanita premenopause.

3. Kontrol berat badan Anda. Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko kanker payudara, terutama jika obesitas terjadi setelah menopause.

4. Aktivitas fisik. Aktivitas fisik dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat, yang membantu mencegah kanker payudara.

5. Menyusui. Menyusui mungkin berperan dalam pencegahan kanker payudara. Semakin lama Anda menyusui, semakin besar menurunkan risiko kanker payudara.

6. Batasi dosis dan durasi terapi hormon. Terapi hormon kombinasi selama lebih dari tiga hingga lima tahun meningkatkan risiko kanker payudara. Jika Anda menggunakan terapi hormon untuk gejala menopause, tanyakan kepada dokter Anda tentang pilihan lain.

7. Hindari paparan radiasi. Metode pencitraan medis, seperti tomografi terkomputerisasi, menggunakan radiasi dosis tinggi. Meskipun diperlukan lebih banyak studi, beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kanker payudara dan paparan kumulatif terhadap radiasi selama hidup Anda. Kurangi eksposur Anda dengan melakukan tes seperti itu hanya jika benar-benar diperlukan.

Makan makanan yang sehat dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Sebagai contoh, wanita yang makan makanan Mediterania ditambah dengan minyak zaitun extra-virgin dan kacang-kacangan bisa mengurangi risiko kanker.

Makanan Mediterania kebanyakan mengandung makanan nabati, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Orang yang mengikuti diet Mediterania mendapatkan lemak sehat, seperti minyak zaitun, lebih dari mentega dan ikan.

Mempertahankan berat badan yang ideal juga merupakan faktor kunci dalam pencegahan kanker payudara.

sumber kompas.com 

Baca juga:

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Posisi payudara saat bercinta, begini yang paling tepat

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Kiki Pea

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Alasan mengapa payudara wanita lebih besar dari lelaki, Bunda perlu tahu!
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti