TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Payudara terasa nyeri apakah berbahaya? Kenali penyebabnya berikut ini

Bacaan 3 menit
Payudara terasa nyeri apakah berbahaya? Kenali penyebabnya berikut ini

Payudara terasa nyeri mungkin akan sangat membuat Bunda khawatir. Namun, benarkah hal tersebut tanda penyakit berbahaya? Berikut penjelasannya!

Payudara terasa nyeri mungkin akan sangat membuat Bunda khawatir. Pasalnya, payudara memang organ vital yang perlu diperhatikan kesehatannya.

Nyeri, bengkak, berat, nyeri terbakar dan sesak merupakan rasa sakit payudara yang kerap dikeluhkan banyak wanita. Lalu, apakah hal yang kita rasakan mungkin merupakan tanda kanker payudara?

Dilansir dari Web MD, nyeri payudara sesaat dalam dunia kedokteran biasa disebut mastalgia. Mastalgia merupakan  nyeri payudara yang berupa perasaan nyeri terbakar yang tajam atau sesak di jaringan payudara. Rasa sakit mastalgia ini  mungkin konstan atau hanya terjadi sesekali.

Artikel terkait: Perbedaan Mastitis dan Kanker Payudara

Penyebab payudara terasa nyeri yang perlu Anda ketahui

Lebih lanjut, berikut adalah beberapa penyebab payudara terasa nyeri:

payudara terasa nyeri

1: Nyeri akibat siklus bulanan

Payudara terasa nyeri kemungkinan bersifat siklis, artinya terkait dengan siklus reproduksi. Tanda nyeri payudara akibat siklus bulanan yaitu:

  • Rasa sakit pada payudara terasa pegal dan berat
  • Payudara Anda membengkak
  • Terkadang, rasa sakit bisa menjalar ke ketiak Anda
  • Gejalanya memburuk selama 2 minggu sebelum menstruasi, kemudian membaik sesudahnya
  • Anda berada di usia subur (sekitar usia 20-an dan 30-an), atau Anda mendekati menopause.

Untuk mengatasi nyeri payudara karena siklus bulanan, dokter mungkin akan mengubah dosis kontrasepsi oral yang Anda pakai. Dia mungkin juga menyarankan Anda mengurangi kafein, atau mencoba obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas seperti acetaminophen, ibuprofen, atau naproxen sodium.

2: Tingkat Hormon

Sebagian besar nyeri payudara tampaknya berkaitan dengan kadar hormon estrogen dan progesteron di tubuh Anda. Namun, dokter belum yakin bagaimana hormon hormon ini memicu nyeri payudara.

Artikel terkait: Payudara Sakit Saat Hamil, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

3: Perubahan payudara fibrokistik

payudara terasa nyeri

Masalah payudara terasa nyeri yang satu ini, juga berkaitan dengan hormon. Jaringan berserat (jaringan seperti bekas luka) dan kista (kantung berisi cairan) terbentuk di payudara Anda. Jariangan ini bisa menyakitkan, tetapi pembentukan jaringan ini normal dan biasanya tidak berbahaya.

Sekitar setengah dari wanita berusia 20-an sampai 50-an dapat mengalaminya. Anda tidak memerulukan perawatan, kecuali sakit payudara tersebut sudah sangat terganggu.

4: Ketidakseimbangan asam lemak

Asam ini ditemukan dalam minyak nabati dan hewani. Jika ada ketidakseimbangan dalam sel-sel Anda, payudara Anda bisa lebih sensitif terhadap hormon.

Untuk mengurangi gejala, cobalah mengurangi konsumsi makanan yang tinggi asam lemak. Dokter Anda juga  mungkin juga merekomendasikan diet tinggi karbohidrat kompleks.

5: Infeksi

payudara terasa nyeri

Meskipun mastitis (infeksi payudara) biasanya terjadi pada wanita yang sedang menyusui, namun infeksi ini juga bisa terjadi pada wanita usia berapa pun. Jika pakaian dalam Anda jarang diganti, bakteri yang dapat menyebabkan infeksi dapat berkembang disana.

 6: Cedera menyebabkan payudara terasa nyeri

Trauma karena operasi atau implan payudara dapat menyebabkan nyeri payudara. Kadang-kadang cedera dapat menyebabkan pembuluh darah membengkak dan meyebabkan rasa sakit.

 7: Obat-obatan

Obat yang mengandung hormon, dapat menyebabkan nyeri payudara. obat yang mengandung hormon juga termasuk beberapa obat jantung dan obat-obatan kejiwaan.

Nyeri payudara sesaat jarang menjadi tanda penyakit serius seperti kanker payudara. Namun, nyeri payudara yang  tidak hilang setelah 1-2 siklus menstruasi, dan nyeri masih terus berlanjut setelah menopause, maka hal tersebut mungkin bisa menjadi tanda penyakit berbahaya dan Bunda harus periksa ke dokter.

Semoga bermanfaat. 

 

Baca juga:

10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya, Wajib Tahu!

 

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Payudara terasa nyeri apakah berbahaya? Kenali penyebabnya berikut ini
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti