Susah orgasme? Hati-hati 5 gangguan ini jadi penyebabnya

Susah orgasme? Hati-hati 5 gangguan ini jadi penyebabnya

Kesulitan meraih kepuasan seksual bisa disebabkan karena masalah emosi dan pikiran.

Bagi beberapa perempuan, orgasme saat berhubungan intim terasa sangat sulit dilakukan. Bahkan mereka tidak mencapai klimaks sama sekali. Lantas apa yang memengaruhi orgasme pada perempuan?

Sebenarnya kondisi ini normal saja terjadi, tapi ada baiknya untuk mengetahui sesuatu yang menghalangi orgasme pada perempuan.

Menurut PsychologyToday, Lisa Thomas mengatakan sekitar 25% wanita mengalami kesulitan mencapai orgasme, dan bahkan yang mengalami orgasme frekuensinya hanya sekitar 50-70%.

Beberapa faktor yang dapat menjadi pengganggu orgasme dan kenikmatan saat bercinta, salah satunya kesehatan mental. 

Penyebab orgasme pada perempuan terganggu #1: Kecemasan

Banyak wanita merasakan kecemasan terhadap banyak hal. Meskipun pada setiap orang efek kecemasan akan berbeda, bagi sebagian perempuan kecemasan menjadi penyebab terhambatnya orgasme.

“Kecemasan menciptakan banyak pikiran sibuk yang mengalihkan perhatian dari perasaan terangsang,” kata Stephanie Buehler, seorang psikolog dan terapis seks.

“Terapis seks sering berbicara dengan orang-orang yang memiliki ‘kegelisahan kinerja’, di mana mereka begitu khawatir tentang seberapa baik mereka sebagai kekasih sehingga mereka tidak bisa dihidupkan.”

Sebagai contoh, seorang wanita mungkin terlalu fokus pada ‘performa terbaik’ untuk pasangannya, sehingga dia akhirnya kehilangan momen untuk orgasme sendiri.

Penyebab orgasme pada perempuan terganggu #2: Dysmorphia tubuh atau citra tubuh

Susah orgasme? Hati-hati 5 gangguan ini jadi penyebabnya

Body dysmorphia merupakan gangguan kejiwaan di mana orang menjadi terobsesi dengan sedikit ketidaksempurnaan tubuh atau saat melihat “cacat” dalam pikiran mereka.

Kondisi ini lebih parah dibanding saat seseorang tidak menyukai bagian tubuhnya.

Saat penderita body dysmorphic merasa tubuhnya banyak kekurangan (padahal sebenarnya tidak ada), orgasme saat bercinta jadi tidak maksimal.

“Distorsi nyata dari body dysmorphic dan sesuatu yang terkait dengan bentuk tubuh dapat membuat seseorang terpuruk sehingga mereka tidak semangat saat bercinta,” kata Buehler.

“Untuk mendapatkan orgasme Anda harus bisa melepaskan dan membiarkannya terjadi, yang merupakan masalah bagi banyak orang,” kata Siegel.

Penyebab orgasme pada perempuan terganggu #3: Ekspektasi yang tidak realistis

Banyak kesalahpahaman yang terjadi saat menganggap orgasme pada wanita harus terjadi seperti dalam ‘film biru’.

“(Media) bersalah memberi tahu wanita bagaimana seharusnya orgasme terjadi. Hal itu membuat mereka berpikir orgasme harus seperti yang terjadi dalam film,” kata Lawrence Siegel, psikolog klinis dan pendidik seks.

Jelas, setiap pasangan berbeda-beda mengekspresikan dirinya saat bercinta. Ketika ekspektasi seperti di film-film tidak terjadi, wanita jadi kesulitan mencapai orgasme.

“Dalam menunggu ekspektasi tersebut terjadi, mereka sering kehilangan orgasme mereka sendiri.”

Penyebab orgasme pada perempuan terganggu #4: PTSD

Susah orgasme? Hati-hati 5 gangguan ini jadi penyebabnya

Gangguan stres pasca-trauma (PTSD) adalah gangguan kecemasan parah yang memicu respons ‘fight-or-flight’ dalam diri seseorang yang mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis.

Kondisi ini dapat mencakup ancaman cedera atau kematian apa saja, baik itu dari peperangan, diserang, pelecehan seksual, pelecehan fisik, atau trauma lainnya.

“Semua jenis trauma dapat menyebabkan masalah dengan area seks apa pun, mulai dari hasrat dan gairah hingga orgasme,” kata Sandra Lindholm, seorang terapis seks dan praktisi perawat.

“Cara trauma memengaruhi otak juga memengaruhi seksualitas kita, terutama jika trauma itu tidak diolah.”

Penyebab orgasme pada perempuan terganggu #5: Depresi dan obat antidepresan

Depresi dapat berkontribusi pada masalah libido dan orgasme yang rendah, tetapi menurut Buehler ini kurang umum, kecuali, Anda memang menggunakan obat antidepresan.

“Hampir semua antidepresan, kecuali Wellbutrin, dapat mempersulit orgasme. Jika ini terjadi, orang tersebut harus melaporkan masalahnya kembali ke dokter yang meresepkan,” katanya.

Jika Anda perlu tetap menjalani pengobatan, Buehler merekomendasikan untuk menambahkan lebih banyak stimulasi, foreplay yang lebih lama, atau menggunakan vibrator.

 

Referensi: Healthline, PyschologyToday

Baca juga:

7 Posisi seks untuk mencapai orgasme tak terlupakan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner