TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Bikin terharu! Bocah ini melantunkan Azan di depan ayahnya yang lumpuh

Bacaan 3 menit
Bikin terharu! Bocah ini melantunkan Azan di depan ayahnya yang lumpuh

“Apa yang saya harapkan kini adalah Ayah sembuh dan menjalani kehidupan normal"

Bila ada orangtua sakit parah, semua anggota keluarga akan ikut merasakan kesedihan yang mendalam. Hal ini pula yang dirasakan dilakukan Nabil bin Zakariya, 11 tahun, setiap kali melihat ayahnya terbaring tidak berdaya.

Berharap agar ayahnya bisa sembuh, anak laki-laki asal Malaysia ini melantunkan Azan di dekat ayahnya yang lumpuh, setiap hari, seperti dikutip dari Tribun News.

Kesedihan ini dimulai ketika ayahnya mengalami kecelakaan. Sang ayah, R Abdul Hamid (51 tahun) mengalami kecelakaan tiga tahun yang lalu sesaat pulang kerja di wilayah Petaling Jaya.

“Apa yang saya harapkan kini adalah Ayah sembuh dan menjalani kehidupan normal.” “Saya tidak akan berhenti melantunkan Azan dan membaca kalimat suci Al-Quran untuk menyembuhkan Ayah,” “Saya mau Ayah cepat sembuh dan menemani saya sholat di masjid setiap hari seperti sebelum ini.” “Saya rindu untuk sholat berjemaah dengan ayah,” ucap Nabil tak kuasa menahan tangis.

Video yang memperlihatkan Nabil yang selalu melantunkan Azan di samping ayahnya juga bisa dilihat lewat video ini:

Bukti kedekatan anak dengan ayahnya

Harapan dan doa yang terus Nabil lakukan merupakan salah satu bukti rasa sayang dan kedekatannya dengan Ayah.

Seperti yang diungkapkan Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S. Psi., Psi bahwa apa yang dilakukan oleh Nabil yang akhirnya menjadi pemberitaan yang cukup viral, menunjukkan Nabil punya kelekatan sangat kuat dengan ayahnya.

“Sehingga wajar jika dia melakukan apa yang dia bisa untuk menunjang kesembuhan ayahnya. Setiap orang, baik dewasa maupun anak-anak, pasti punya harapan agar orang yang sedang sakit dapat sembuh seperti sediakala.”

Psikolog anak dan remaja ini menambahkan, namun bedanya jika orang dewasa dapat melakukan pertimbangan realistis terhadap kondisi orang yang sedang sakit, sehingga bisa siap dengan kemungkinan terburuk, namun tidak dengan anak-anak.

“Anak-anak cenderung memiliki wishful thinking, pemikiran yang dipengaruhi angan-angan atau  keinginan  mereka sehingga masih sulit untuk realistis. Akibatnya dikhawatirkan tidak siap dengan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi,” paparnya.

Oleh karena itulah, psikolog jebolan Universitas Indonesia ini mengingatkan, cara berbicara dengan anak saat ada orangtua sakit parah adalah diberikannya pemahaman dengan bahasa sederhana. Beri pengertian padanya bahwa ayahnya memang sedang sakit keras dan semuanya sedang berusaha untuk kesembuhannya, termasuk para dokter, keluarga, serta semua pihak yang terlibat.

Baca juga : Berbagai Jenis Gangguang Emosi Anak

Namun demikian, cara berbicara dengan anak saat ada orangtua sakit parah yang perlu Parents pahami adalah anak tidak perlu mengetahui secara detail kondisi medisnya. Cukup dengan bahasa yang dipahami anak.

Di samping itu, untuk anak yang usianya memasuki pra-remaja seperti Nabil, perlu diajak bicara tentang bagaimana nanti jika ayah tak kunjung sadar atau adanya kemungkinan terburuk, meninggal dunia.

“Sebenarnya, dengan pemahaman nilai agama yang baik, anak ini diharapkan dapat lebih mudah diajak bicara tentang  hal tersebut.

orangtua sakit parah

Cara berbicara dengan anak saat orangtua sakit parah

Dalam hal ini, Vera Itabiliana Hadiwidjojo nemambahkan, hal lain yg perlu diperhatikan adalah jangan sampai membuat anak cemas berlebihan akan kondisi ayah atau ibunya yang sedang sakit.

“Jangan lupa tenangkan anak dengan menjelaskan bahwa usaha pengobatan sedang dilakukan. Lalu usahakan anak tetap melakukan rutinitasnya sebagai anak, yaitu tetap sekolah, tetap bermain dengan teman dan aktivitas lainnya.”

Dengan melakukan aktivitas tersebut justru akan membantu anak untuk melewati situasi sulit yang tengah ia hadapi, Vera menambahkan.

 

Baca juga:

Kisah kakek menangisi cucunya yang sekarat karena kanker ini akan membuat Anda patah hati

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bikin terharu! Bocah ini melantunkan Azan di depan ayahnya yang lumpuh
Bagikan:
  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti