TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ini 10 Obat Herbal Berbahaya Penyebab Sakit Ginjal dan Jantung Menurut BPOM

Bacaan 3 menit
Ini 10 Obat Herbal Berbahaya Penyebab Sakit Ginjal dan Jantung Menurut BPOM

BPOM merilis merilis daftar 10 obat herbal berbahaya penyebab sakit ginjal dan jantung. Ini daftarnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru saja merilis daftar 10 obat herbal berbahaya penyebab sakit ginjal dan jantung. 

Apa saja obat-obat yang termasuk dalam daftar ini? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Artikel terkait: Bolehkah Mengonsumsi Obat Herbal Saat Hamil? Simak Penjelasannya, Bun!

10 Obat Herbal Berbahaya Penyebab Sakit Ginjal dan Jantung

Melansir laman Detik, berikut daftar obat herbal yang berbahaya karena bisa menyebabkan sakit ginjal dan jantung.

  • Cobra India
  • Africa Black Ant
  • Spider
  • Cobra X
  • Tawon Liar
  • Wan Tong
  • Kapsul Asam Urat TCU
  • Antanan
  • Tongkat arab
  • Xian Ling.

Mengapa obat-obat tersebut berbahaya? BPOM menyampaikan bahwa obat tradisional tersebut tidak memiliki izin edar BPOM dan tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan khasiat, dan diduga mengandung bahan kimia obat (BKO).

“Konsumsi obat bahan alam tanpa izin edar dan/atau mengandung BKO sangat berisiko bagi kesehatan, bisa mengakibatkan kerusakan organ tubuh, seperti gagal ginjal, kerusakan hati, dan gangguan kesehatan lainnya bahkan kematian,” jelas Kepala BPOM RI Taruna Ikrar, dalam konferensi pers, Senin (7/10/2024), seperti yang dikutip dari laman Detik.

Melansir dari laman Kompas, BKO yang terdapat pada sepuluh obat tradisional itu, antara lain:

  • sildenafil sitrat
  • fenilbutazon
  • metampiron
  • piroksikam
  • parasetamol
  • deksametason.

Artikel terkait: Amankah Minum Paresetamol Saat Hamil? Bunda Wajib Tahu

Apa itu BKO (Bahan Kimia Obat)?

Ini 10 Obat Herbal Berbahaya Penyebab Sakit Ginjal dan Jantung Menurut BPOM

Melansir laman BPOM, BKO atau bahan kimia obat adalah senyawa sintetis atau bisa juga produk kimiawi yang berasal dari bahan alam yang umumnya digunakan pada pengobatan modern.

Lebih lanjut, laman BPOM menjelaskan bahwa penggunaan BKO pada pengobatan modern selalu disertai takaran/dosis, aturan pakai yang jelas dan peringatan-peringatan akan bahaya dalam penggunaannya demi menjaga keamanan penggunanya.

Meski demikian, sebagai bahan kimia asing bagi tubuh, tetap saja harus waspada karena banyak kemungkinan terjadinya efek samping. 

Nah, di Indonesia, obat-obat tradisional (misalnya yang disebutkan di atas) tidak diperbolehkan mengandung BKO.

Mengapa obat tradisional tidak diperkenankan mengandung BKO?

“Karena obat tradisional di Indonesia diedarkan secara bebas (merupakan produk OTC) sehingga konsumen dapat menggunakan setiap saat bila dikehendaki. Bila pada obat tradisional terdapat BKO, maka penggunaan yang terus menerus atau berlebihan akan menimbulkan risiko yang membahayakan kesehatan tubuh,” seperti tercantum dalam laman BPOM.

Sebagai informasi, pemberitahuan ini disampaikan oleh BPOM setelah badan tersebut bersama Polda Jawa Barat mengamankan produk obat bahan alam ilegal atau tanpa izin edar di Bandung, Senin (7/10).

Obat-obat herbal ilegal tersebut diedarkan ke toko jamu seduh di wilayah Jawa Barat, antara lain Bandung, Cimahi, Purwakarta, Depok, dan Subang.

***

Demikian informasi seputar obat herbal berbahaya penyebab sakit ginjal dan jantung.

Saat Anda membeli obat-obatan bebas, selalu pastikan produk tersebut sudah mendapatkan sertifikasi BPOM ya, Parents.

BPOM Sebut 10 Obat Herbal Ini Bisa Rusak Jantung-Ginjal, Berikut Daftarnya
www.detik.com/jogja/berita/d-7579042/bpom-sebut-10-obat-herbal-ini-bisa-rusak-jantung-ginjal-berikut-daftarnya

BAHAYA BAHAN KIMIA OBAT (BKO) YANG DIBUBUHKAN KEDALAM OBAT TRADISIONAL (JAMU)
https://www.pom.go.id/berita/bahaya-bahan-kimia-obat-(bko)-yang-dibubuhkan-kedalam-obat-tradisional-(jamu)#:~:text=BKO%20atau%20bahan%20kimia%20obat,umumnya%20digunakan%20pada%20pengobatan%20modern.

10 Obat Herbal Bikin Ginjal Rusak dan Sakit Jantung Mengandung Bahan Kimia Obat, Apa Itu?
health.kompas.com/read/24J09140000568/10-obat-herbal-bikin-ginjal-rusak-dan-sakit-jantung-mengandung-bahan-kimia-obat-apa

 

Baca Juga:

Bolehkah Mengonsumsi Obat Herbal Saat Hamil? Simak Penjelasannya, Bun!

Pengaruhi Produksi ASI, Ini Bahan Herbal yang Perlu Dihindari Ibu Menyusui

7 Jamu Bersalin Pilihan di 2024, Paket Lengkap Supaya Bunda Kembali Bugar

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Ini 10 Obat Herbal Berbahaya Penyebab Sakit Ginjal dan Jantung Menurut BPOM
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti