Penelitian: Mood Ayah Pengaruhi Kesehatan Mental dan Perkembangan Anak

Tahukah Parents?, bukan hanya Bunda yang harus pintar-pintar menjaga suasana hati di depan anak-anak. Mood ayah pun ternyata sangat berpengaruh dalam perkembangan anak.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Para Ayah mungkin sering mengingatkan Bunda untuk selalu menjaga suasana hati di depan anak. Namun tahukah Parents, bahwa mood ayah ternyata juga berperan penting, lho, untuk tumbuh kembang si kecil.

Hal itu mungkin saja tidak disadari sepenuhnya oleh para ayah. Bahkan, bisa jadi ada pula yang menganggap jika tak ada kaitannya sama sekali antara mood ayah dengan perkembangan buah hatinya.

Padahal menurut pnelitian terbaru dari Michigan State University, menunjukkan ada kaitan yang kuat antara tingkat stres dan suasana hati ayah dengan perkembangan anak, baik mental maupun perilaku.

Para peneliti pun menemukan jika kondisi stres dan depresi yang signifikan pada ayah bisa berdampak buruk pada perkembangan bahasa anak balita. Maka dari itu, hal ini jangan sampai disepelekan oleh Parents semua.

Artikel terkait: Hari Ayah Nasional, lakukan 6 hal sederhana ini untuk membuat ayah tersenyum bahagia

Faktanya, mood ayah bisa berpengaruh terhadap perkembangan anak, khususnya ketika ia masih balita.

Secara khusus, mood ayah yang jelek secara terus-menerus dapat berdampak buruk pada kemampuan bahasa anak usia di bawah tiga tahun, terutama untuk anak laki-laki. Sebab, anak akan menganggap ayah merupakan sosok panutan dalam bersikap dan mengambil sebuah keputusan.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Selain itu, anak laki-laki pun cenderung menganggap sang ayah adalah contoh bagaimana ia harus bersikap, dan ini pun dapat berpengaruh hingga dewasa. Oleh karenanya, ayah jangan sampai menunjukkan mood yang buruk dan mengarah ke hal negatif di hadapan anak. 

Di sisi lain, kesehatan mental ayah dan ibu secara umum memang memiliki efek signifikan yang sama terhadap perilaku anak. Namun, mood ayah selama anak masa balita menunjukkan pengaruh yang lebih besar dalam kemampuan bersosialisasi mereka di kemudian hari.

Bahkan, ada pula yang menganggap jika mood ayah lebih berpengaruh terhadap perkembangan anak dibanding mood ibu. Kira-kira benarkah anggap tersebut?

Artikel terkait: 6 Pertanyaan Ayah Setelah Punya Anak, Salah Satunya: Boleh Nggak Nyicip ASI?

Benarkah mood ayah dinilai lebih berpengaruh dari mood ibu? Ini faktanya

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Ketika mood ayah buruk, misalnya karena stres, maka membuat ayah menjadi tidak fokus dengan sesuatu yang terjadi kepada anaknya.

Melansir dari laman Psychology Todaymeskipun ibu tetap memberikan pengaruh positif kepada si kecil, tetapi ternyata mood ayah dianggap tetap lebih penting. Anak yang ayahnya sering merasakan stres, cenderung mendapatkan skor yang lebih rendah dalam tes kognisi. Parents tidak percaya?

Buktinya, sebuah penelitian menjelaskan jika ayah yang mengalami stres kemungkinan besar tidak fokus pada apa yang terjadi dengan anak-anak mereka. Wajar saja, karena ia pasti lebih fokus memikirkan masalah penyebab stres yang sedang dihadapinya. Nah, hal itu mengakibatkan keterlambatan kognisi atau pemahaman terhadap pengetahuan dan masalah perilaku pada anaknya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Hikmah dari penelitian ini untuk para ayah adalah, “Ayah memilki peran penting untuk anak-anak, jadi para ayah harus bisa menjaga diri mereka sendiri,” kata Tamesha Harewood, Ph.D., ketua peneliti dalam penelitian ini.

“Saat ada masalah, jangan pernah merasa ‘kurang jantan’ jika membutuhkan bantuan,” tambah Harewood menjelaskan.

Artikel terkait: 12 Cara Ampuh Membangun Kedekatan Ayah dan Bayi yang Perlu Diketahui

Perubahan Suasana Hati Ayah akan Berdampak kepada Perkembangan Anak

 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Dari penelitian yang telah dilakukan tersebut dapat ditarik kesimpulan jika ayah sangat memiliki peran yang penting untuk buah hatinya. Dengan demikian, seorang ayah harus bisa menjaga perasaan dan dirinya sendiri.

Nah, setelah membaca pengetahuan tentang perubahan mood yang sangat berpengaruh, diharapkan Ayah dan Bunda harus bisa mempertahankan mood di depan anak. Jangan sampai rasa stres karena urusan lain di luar rumah yang bisa menjadi pemicu utama Anda tidak mood dengan anak.

Hal itu tentu saja karena sangat berpengaruh untuk perkembangan anak dan kesehatan mental di kemudian hari. Selalu upayakan untuk menampilkan mood Ayah dan Bunda yang ceria agar anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Baca juga:

7 Tips Mempererat Hubungan Ayah dan Anak Balita

7 Alasan Mengapa Ayah Harus Dekat Dengan Anak

 

Penulis

Putri Fitria