Minum Susu Hamil Berapa Kali Sehari? Ini Penjelasannya!

undefined

Minum susu hamil berapa kali sehari, ya? Yuk, baca penjelasan lengkap dan waktu terbaiknya di artikel ini, Bunda!

Advertisement

Buat Bunda yang baru pertama kali punya momongan mungkin bertanya-tanya: Minum susu hamil berapa kali sehari, ya?

Yuk, baca jawaban lengkapnya di artikel ini!

Artikel Terkait: 10 Rekomendasi Susu Hamil yang Bagus untuk Calon Ibu dan Janin

Minum Susu Hamil Berapa Kali Sehari?

Minum susu hamil boleh 1–2 kali sehari, disesuaikan dengan kebutuhan kalsium harian, pola makan, dan saran dokter kandungan yang menangani kehamilan Anda.

Secara umum, ibu hamil membutuhkan sekitar 1.000–1.300 mg kalsium per hari untuk membantu pembentukan tulang dan gigi janin, sekaligus menjaga kesehatan tulang ibu.

Sumber kalsium tidak hanya dari susu hamil, tetapi juga dari susu biasa, yogurt, keju, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta makanan yang difortifikasi kalsium.

Karena itu, frekuensi minum susu hamil sebaiknya disesuaikan dengan seberapa banyak kalsium yang sudah Anda dapat dari makanan lain dalam sehari.

Bila pola makan sehari-hari sudah cukup kaya kalsium (misalnya rutin konsumsi susu atau produk olahan susu, sayuran hijau, dan makanan berfortifikasi), minum susu hamil 1 kali sehari umumnya sudah membantu melengkapi kebutuhan.

Namun, jika asupan kalsium dari makanan masih kurang, dokter kadang menyarankan susu atau sumber kalsium tambahan, bisa saja hingga 2 porsi susu dalam sehari, selama tidak melebihi batas atas asupan kalsium (sekitar 2.500–3.000 mg per hari tergantung usia).

Selalu baca label nutrisi pada susu hamil dan diskusikan dengan dokter bila Anda juga mengonsumsi suplemen kalsium agar total asupan tetap aman.

Apakah Boleh Minum Susu Hamil 2 Kali Sehari?

Minum susu hamil 2 kali sehari pada dasarnya boleh selama tidak membuat total asupan kalsium dan kalori Anda berlebihan.

Pedoman nutrisi kehamilan menekankan pentingnya keseimbangan: ibu hamil butuh cukup kalsium, vitamin D, protein, dan nutrisi lain, tetapi juga perlu menghindari konsumsi berlebihan yang bisa menambah berat badan terlalu cepat atau mengganggu penyerapan mineral lain, seperti zat besi.

Jika setiap sajian susu hamil mengandung sekitar 200–300 mg kalsium, dua gelas masih berada dalam kisaran wajar asal pola makan lain tidak sangat tinggi kalsium atau suplemen kalsium dosis besar.

Beberapa panduan menyebutkan bahwa kalsium dari makanan dan suplemen sebaiknya tidak melampaui batas atas (upper limit) per hari karena dapat meningkatkan risiko efek samping seperti batu ginjal pada sebagian orang.

Untuk ibu hamil usia 19–50 tahun, batas atas kalsium umumnya sekitar 2.500 mg per hari. Karena itu, jika Anda sudah minum susu hamil 2 kali sehari dan juga mengonsumsi suplemen kalsium atau multivitamin kehamilan, sebaiknya konsultasikan ke dokter atau ahli gizi untuk menghitung total asupan sehingga tetap aman dan sesuai kebutuhan tubuh Anda.

Artikel Terkait: Bolehkah Minum Susu Hamil Sebelum Makan? Apa Efeknya bagi Bumil?

Kapan Waktu yang Bagus untuk Minum Susu Hamil?

Waktu terbaik minum susu hamil sebenarnya fleksibel dan bisa disesuaikan dengan rutinitas serta kondisi pencernaan Bunda.

Banyak ibu hamil merasa lebih nyaman minum susu pada pagi hari sebagai bagian dari sarapan atau di malam hari sebagai camilan sebelum tidur karena membantu merasa lebih kenyang dan menambah asupan nutrisi harian. Yang terpenting, susu hamil masuk dalam pola makan seimbang bersama sumber karbohidrat, protein, lemak sehat, buah, dan sayur.

Artikel Terkait: Perbedaan Susu Hamil dan Susu Sapi Biasa, Mana yang Bumil Pilih?

Apakah Penderita Kista Boleh Minum Susu Hamil?

Keberadaan kista ovarium (kista di indung telur) cukup sering ditemukan pada perempuan, termasuk saat hamil, dan sebagian besar bersifat jinak serta tidak memengaruhi jalannya kehamilan. Literatur medis tentang kista ovarium dalam kehamilan lebih banyak membahas pemantauan ukuran kista, risiko torsi, atau ruptur, dan tidak secara khusus melarang konsumsi susu atau produk susu.

Secara umum, rekomendasi nutrisi kehamilan tetap sama: ibu hamil dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, termasuk sumber kalsium seperti susu, kecuali ada kondisi medis khusus lain yang membuat dokter membatasi.

Bila Anda memiliki kista ovarium dan sedang hamil, penting untuk berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan mengenai pola makan, termasuk konsumsi susu hamil maupun suplemen kalsium dan vitamin lainnya.

Dokter akan menilai kondisi keseluruhan (misalnya fungsi ginjal, riwayat batu ginjal, atau penyakit lain) sebelum memberi saran spesifik terkait jumlah dan frekuensi minum susu yang paling aman untuk Anda.

***

American Pregnancy Association. (2015, March 25). Calcium in pregnancyhttps://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/calcium-in-pregnancy/

Aspect Health. (n.d.). Ovarian cyst during pregnancy: Causes, management, and riskshttps://www.aspect-health.com/blog/ovarian-cyst-during-pregnancy-causes-management-and-risks

Government of Canada. (2025, August 26). Your guide to a healthy pregnancyhttps://www.canada.ca/en/public-health/services/health-promotion/healthy-pregnancy/healthy-pregnancy-guide.html

Mayo Clinic Press. (2023, November 12). Nutrition and prenatal health: Supporting your baby’s growth and developmenthttps://uat-mcpress.mayoclinic.org/dairy-health/nutrition-and-prenatal-health-supporting-your-babys-growth-and-development/

National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2026, March 3). Dietary supplements and life stages: Pregnancyhttps://ods.od.nih.gov/factsheets/Pregnancy-HealthProfessional/

The Royal Women’s Hospital. (n.d.). Food & nutrition in pregnancyhttps://www.thewomens.org.au/health-information/pregnancy-and-birth/a-healthy-pregnancy/food-nutrition-in-pregnancy

The Woman’s Clinic. (2025, June 16). Ovarian cyst during pregnancyhttps://www.arobgyn.com/understanding-ovarian-cyst-during-pregnancy/

Yakasai, A. I., & Bappa, L. A. (2022). Review management of ovarian cysts during pregnancy. Best Practice & Research Clinical Obstetrics & Gynaecologyhttps://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1751721422001105

Baca Juga:

Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

Rekomendasi 7 Jus yang Baik, Bagus, dan Terbaik untuk Ibu Hamil

5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.