TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Pengakuan Seorang Istri yang Memiliki Mertua Suka Mengatur, "Saya Juga Ingin Dihargai”

Bacaan 2 menit
Pengakuan Seorang Istri yang Memiliki Mertua Suka Mengatur, "Saya Juga Ingin Dihargai”

Pandangan dan informasi yang diceritakan di dalam artikel ini merupakan pendapat penulis dan belum tentu didukung oleh theAsianparent atau afiliasinya. TheAsianparent dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas konten di dalam artikel atau tidak bisa diminta pertanggungjawaban untuk kerusakan langsung atau tidak langsung yang mungkin diakibatkan oleh konten ini.

Punya mertua yang sayang dan peduli banget memang langka. Siapa yang tidak mau? Tapi, yang pedulinya udah mengarah ke “ngatur” sih lumayan menganggu ya. Ini yang saya alami selama 5 tahun menikah dengan suami. Bukan hanya risih, tapi sudah mengganggu ketenangan batin saya karena jadi merasa gagal menjadi istri yang baik bagi suami saya. Kalau saya menyebutnya, mertua rasa polisi. 

Perhatian, tapi…

Pengakuan Seorang Istri yang Memiliki Mertua Suka Mengatur, Saya Juga Ingin Dihargai

Sebenarnya, mertua saya perhatian banget, bahkan dia suka ngirimin makanan. Namun, alasan ia mengirim makanan entah kenapa membuat saya agak tertohok. Katanya, karena mau anaknya makan yang enak. Mendengar hal itu, kesannya tersirat  masakan saya ngga enak nih kayaknya. Karena itu, makanan yang saya masak sering terbuang karena demi menjaga perasaan mertua, kita habisin dulu makanan yang dikirim mertua. 

Bukan hanya itu, saking perhatiannya, dua hari sekali mampir ke rumah untuk ngecek apakah saya ngepel dan nyapunya sudah bersih, karena takut suami saya kambuh alerginya.

Minder? Banget dong. Kadang saking sudah terbiasa, jadi cuek juga sih. Tapi, bisa jadi baper kalau udah keluar kata-kata, “Kayaknya Mama udah ajarin deh, kemarin”.

Merasa Tidak Dihargai

Pernah suatu ketika, saya sedang membersihkan rumah di siang hari, kemudian ibu mertua datang dan mengecek pekerjaan rumah yang saya lakukan. Saya merasa apa yang saya lakukan sudah maksimal, namun beliau berkata bahwa pekerjaan saya belum rapi. Selanjutnya, beliau membersihkan ulang semua yang sudah saya bersihkan. 

Bukannya tidak suka dengan kehadiran Ibu mertua yang datang membantu, namun saya juga ingin dihargain atas apa yang sudah saya lakukan untuk keluarga saya. 

Satu hal yang paling menganggu saya adalah ketika mertua mengomentari kekurangan saya di depan suami. Rasa malu dan marah berkecamuk. Suami saya memang tipikal open minded dan memahami saya, namun tetap saja saya merasa direndahkan di depan orang yang saya cintai dan kagumi.

Kadang, terbesit keinginan pindah rumah sekalian di luar pulau biar ngga kejangkau sama mertua. Tapi, kadang butuh juga buat jaga anak-anak di saat saya sedang mengurus catering. Serba salah ya rasanya.

Memang sepertinya, jika kita merasa risih ketika orang lain mengusik kehidupan kita, kita harus belajar mandiri dan tidak bergantung dengan siapa pun, walau misal dengan orang tua sendiri. Bagaimana pendapat Parents yang lain? Atau ada yang pernah mengalaminya juga? 

Bagaimana pun sosok mertua kita, mereka tetap orang yang melahirkan pendamping hidup yang kita cintai. Mereka memang tetap perlu kita hargai. Semoga mereka juga terus diberi kesehatan. 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianparent

  • Halaman Depan
  • /
  • VIP Real Stories
  • /
  • Pengakuan Seorang Istri yang Memiliki Mertua Suka Mengatur, "Saya Juga Ingin Dihargai”
Bagikan:
  • "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

    "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Resep Favorit Keluarga

    Resep Favorit Keluarga

  • "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

    "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Resep Favorit Keluarga

    Resep Favorit Keluarga

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti