TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Miris, 3 Siswa SD di Riau Gelayuti 'Keranjang Terbang' Demi Berangkat Sekolah

Bacaan 4 menit
Miris, 3 Siswa SD di Riau Gelayuti 'Keranjang Terbang' Demi Berangkat Sekolah

Viral, sekumpulan siswa SD harus rela menyeberang dengan keranjang demi mengenyam pendidikan.

Jelang 76 tahun Indonesia merdeka tak berarti keadilan sudah merata dirasakan masyarakatnya. Baru-baru ini, kisah pelajar menyeberangi sungai demi sekolah viral di jagat maya. Ini kisah lengkapnya.

Kisah Pelajar Menyeberangi Sungai Demi Sekolah

Sebuah video viral di media sosial baru-baru ini. Video tersebut menunjukkan tiga orang siswa Sekolah Dasar menyeberangi sungai. Berlokasi di Pekanbaru, Riau, peristiwa ini mungkin terdengar biasa. Mirisnya, sungai diseberangi ketiga pelajar ini dengan keranjang bambu!

Kisah Pelajar Menyeberangi Sungai Demi Sekolah

dok. foto: Suara.com

Ya, keranjang tersebut diikatkan pada tali penyeberangan yang melintang dari satu sisi ke sisi lain sungai. Setelahnya, ketiga murid berpegangan demi mengatur posisi untuk menyeberang. Kemudian ketiganya mengayunkan keranjang itu meluncur bak wahana permainan flying fox. 

Setelah dicaritahu, sungai itu bernama Sungai Siantan, Kuntu, di Kampar Kiri, Riau. Merujuk laman Detik, seorang warga, Andri membenarkan lokasi video viral ada di Kuntu, Kampar Kiri. Aksi tiga pelajar disebut sudah rutin dilakukan setiap hari.

“Iya benar, itu di Kuntu, Kampar Kiri. Ketiga pelajar itu biasanya mau pergi ke sekolah,” ujar Andri. Aksi ini tak hanya berlaku untuk pelajar sekolah saja, namun juga warga setempat. Keranjang itu menjadi akses masyarakat untuk menyeberang sungai.

“Bukan hanya anak sekolah, warga juga sering pakai itu. Itu nyeberang di atas Sungai Siantan,” sambung Andri.

Artikel terkait: Viral Dua Bocah Nekat Nge-Vlog Sambil Naik Motor Saat Dikejar Polisi, Pelajaran Bagi Orangtua

Desanya Viral, Pemerintah Daerah Bersuara

Menjawab viralnya peristiwa tersebut, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Eddy Yatim, kaget melihat video viral tiga murid SD menggunakan ‘keranjang terbang’ demi mengenyam pendidikan yang terjadi di desanya. Eddy menilai tindakan itu sangatlah berbahaya.

“Terus terang saya tidak menyangka, masih ada masyarakat kita yang seperti itu. Meski terkesan bermain-main, tapi itu kan penuh dengan ancaman bahaya. Kita harus segera merespon. Apa pun yang menjadi alasan mereka memilih melewati sungai dengan tali itu,”ujar Eddy mengutip laman Detik.

Eddy prihatin sudah lebih dari 70 tahun Indonesia merdeka, namun masih ditemukan kasus anak yang harus bertaruh nyawa demi bersekolah. Padahal, menurut Eddy, Provinsi Riau adalah penyumbang devisa terbesar.

Eddy pun mendesak pemerintah setempat agar segera mencarikan solusi terbaik. Ia menegaskan pemerintah setempat harus hadir kala masyarakat membutuhkan.

Setali tiga uang, hal serupa disampaikan Anggota Komisi V Bidang Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial, Ade Hartati. Ade menilai pendidikan tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya fasilitas mumpuni.

“Pendidikan tentu tidak bisa saling berdiri sendiri, dalam arti kata pendidikan dasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten kota juga harus berkesinambungan dengan jenjang pendidikan menengah. Dengan kata lain , dibutuhkan keterlibatan Pemerintah Provinsi untuk memastikan keberlangsungan pendidikan,” ujar Ade.

Artikel terkait: Kabar Duka, Istri Menkumham Yasonna Laoly Meninggal Dunia

Salah satu yang terpenting, kata Ade, yakni soal akses dan sarana pendukung untuk bisa menempuh pendidikan. Sehingga tak ada anak putus sekolah.

Di sisi lain, Kepala Desa Kuntu, Asril menyampaikan fakta lain. Ternyata, keranjang rotan yang viral tersebut memiliki fungsi lain yakni untuk memindahkan buah sawit.  “Itu di area perkebunan, itu adalah tempat langsiran sawit,” pungkas Asril.

Asril mengatakan selama ini tak ada warga desanya yang tinggal di daerah tersebut. Adapun anak-anak yang menyeberang sungai dengan ‘keranjang terbang’ itu adalah anak para karyawan perkebunan yang berasal dari desa lain.

“Itu anak-anak karyawan, pekerja di kebun itu. Kalau jumlahnya saya kurang jelas ya, soalnya pekerja di sana bukan warga kita,” lanjut Asril.

Lebih lanjut, sebenarnya ada akses lain yang bisa digunakan anak-anak itu untuk berangkat sekolah. Namun, akses itu cukup jauh sehingga bocah-bocah itu memilih menyeberang dengan ‘keranjang terbang’ demi efisiensi waktu.

“Kalau dari jalan dia ada Jalan KUD, tapi jauh juga selisihnya. Dari kebun dia, dia nyeberang naik Honda (motor) langsung sampai ke sekolah. Mereka tinggal tidak jauh dari sungai itu,” tegas Asril.

Semoga kisah pelajar menyeberangi sungai demi sekolah ini bisa membuka mata kita semua untuk senantiasa bersyukur ya, Parents.

Baca juga:

Bocah SD Curi Motor karena Ingin Terlihat Keren, Ini Pentingnya Mengawasi Pergaulan Anak

Melahirkan 10 Bayi Kembar, Ibu Ini Pecahkan Rekor Baru!

Pemerintah Akan Kenakan Pajak untuk Sembako, Intip Daftarnya

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Miris, 3 Siswa SD di Riau Gelayuti 'Keranjang Terbang' Demi Berangkat Sekolah
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti