TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

3 Tips bijak menghadapi orang asing yang memarahi anak Anda di depan umum

Bacaan 4 menit
3 Tips bijak menghadapi orang asing yang memarahi anak Anda di depan umum

Ketika ada orang asing yang menegur perilaku anak Anda di depan umum, apa yang harus Anda lakukan? Anda harus bersikap bijaksana, begini caranya.

Menjadi orangtua saja sudah bukan hal yang mudah. Ini tiba-tiba ada orang asing yang mengkritik anak atau memarahi anak Anda, Apakah Anda harus marah?

Anda memilih merespon dengan memegang tubuh orang asing tadi sambil berteriak. “Haloo! Siapa kamu? Tidak kenal kok berani-beraninya kritik anak saya!” Atau Anda memilih diam saja, dan biarkan orang asing itu berlalu.

Wajar saja sebenarnya jika Anda kaget lalu sedikit marah jika orang tersayang dikritik oleh orang lain. Apalagi yang melakukan orang asing dan di depan umum, tanpa sebab yang jelas.

Tapi jika kita membalas dengan marah di depan si kecil saat ada orang lain yang memarahi anak Anda, tentu hal ini pun bisa dicontoh oleh si kecil. Tidak baik bukan?

Jika dilakukan di tempat umum, bisa-bisa banyak orang melihat, dan keluarga Anda bisa dibuat malu.

1. Tanyakan pada diri sendiri

memarahi anak

Begini saran dari Dr. Deborah Roth Ledley, penulis buku Becoming a Calm Mom: How to Manage Stress and Enjoy the First Year of Motherhood. Evaluasi, tanyakan pada diri Anda sendiri atau anak Anda yang dikritik.

Apakah benar kritikan yang dilontarkan orang asing itu. Bisa saja orang asing itu mengatakan hal yang benar. Niatnya hanya untuk memberi tahu Anda agar si kecil bisa menjadi anak yang lebih baik.

Jika hal ini benar, Anda musti ucapkan terima kasih pada orang asing tersebut. Ia sudah ikut berperan pada tumbuh kembang atau keamanan si kecil.

2. Memarahi anak; berani ucapkan maaf

memarahi anak

Ketika kritikan yang diberikan benar, jangan ragu untuk ucapkan maaf. Anda bisa katakan, “Maaf kalau anak saya sudah mengganggu Anda.” Anda juga bisa katakan terima kasih atas perhatian orang tersebut pada anak Anda. Kalau orang itu tidak peduli, ia akan cuek saja dengan perilaku si kecil yang tidak benar.

Anda tak perlu memaksa anak ikut meminta maaf, terlebih jika ia tidak merasa bersalah. Pasalnya Anda justru membuat ia berbohong pada perilakunya. Bahkan bisa membuat anak malu karena Anda paksa di depan umum.

Selengkapnya: Memaksa anak meminta maaf tak baik bagi perkembangan mentalnya

3. Ucapkan syukur dan ajak anak bicara

memarahi anak

Bersyukur karena masih ada yang peduli pada anak Anda. Setelah orang asing itu pergi, ajak anak Anda bicara. Katakan padanya, perilakunya tidak tepat, jelaskan juga alasannya.

Anda juga bisa katakan pada si kecil bahwa apa yang dikatakan orang asing tadi benar. Orang asing tadi berniat baik memberi tahu dia. Penjelasan Anda akan membuat anak tidak mudah menilai orang asing sebagai orang yang jahat.

Anak juga bisa belajar bahwa ia harus bersikap baik pada orang lain. Sebab ada orang lain yang akan sakit hati dengan perilakunya.  Anak Anda akan belajar bagaimana cara bersosialisasi yang benar dari kasus ini.

3 Tips bijak menghadapi orang asing yang memarahi anak Anda di depan umum

Banyak bicara saat orang lain memberikan kritik pada si kecil, tidak akan memberikan pelajaran apapun pada kita, Parents. Dengarkan saja dulu sampai selesai apa kritikannya.

Dibalik kritikan orang asing itu, Anda sebagai orangtua juga belajar beberapa hal, yaitu:

  • Mendengarkan pendapat orang lain

Tak mudah, lho, memiliki kemampuan mendengarkan ini. Dari kemampuan ini juga, Anda bisa terasah menjadi pasangan dan orangtua yang hebat. Orangtua yang mau mendengarkan apa yang dikatakan dan dirasakan oleh pasangan dan anak.

Lewat mendengarkan juga, Anda mengetahui apa kekurangan-kekurangan Anda atau anggota keluarga Anda.

  • Memoles kemampuan problem solving

Anda yang cepat merespon marah saat dikritik, umumnya tidak memiliki kemampuan problem solving yang baik. Menyelesaikan kritikan tajam dari orang asing bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah menanggapi kritikan dengan positif, lalu evaluasi.

  • Mengendalikan emosi

Terkadang ada orang asing yang mengkritik dengan cara yang kurang pantas. Anggap saja mereka tidak memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

So, Anda jangan ikut-ikutan orang tersebut. Hadapi dengan cool justru membuat orang tersebut bisa belajar bagaimana menghadapi situasi yang kurang menyenangkan. Lagi-lagi Anda bisa jadi orangtua panutan.

Parents, responlah kritikan dengan bijak. Kemudian segera cari solusi untuk mengantisipasi kritikan tersebut.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

 

Referensi: Chicago Tribune

Baca juga:

7 Kesalahan Parenting yang membuat anak tidak sukses di masa depan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Natalia Dian

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • 3 Tips bijak menghadapi orang asing yang memarahi anak Anda di depan umum
Bagikan:
  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

  • 20 Arti Mimpi Hamil tapi Belum Menikah, Tanda Ada Kabar Baik!

    20 Arti Mimpi Hamil tapi Belum Menikah, Tanda Ada Kabar Baik!

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

  • 20 Arti Mimpi Hamil tapi Belum Menikah, Tanda Ada Kabar Baik!

    20 Arti Mimpi Hamil tapi Belum Menikah, Tanda Ada Kabar Baik!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti