Seberapa Amankah Penggunaan Laptop pada Ibu Hamil? Ini Penjelasan Ahli

Seberapa Amankah Penggunaan Laptop pada Ibu Hamil? Ini Penjelasan Ahli

Menggunakan laptop atau komputer bagi ibu hamil tidak berbahaya, asalkan tetap memerhatikan beberapa faktor ini.

Menggunakan laptop saat hamil masih menjadi kekhawatiran tersendiri bagi beberapa Bunda. Sebab, banyak yang bertanya apakah laptop benar-benar aman bagi ibu hamil? Adakah bahayanya bagi ibu dan janin jika sering menggunakan laptop?

Situasi tersebut akhirnya membuat sejumlah ibu hamil memilih untuk berhenti sementara dari pekerjaannya, hal ini demi menjaga kesehatan ia dan janin. Namun, tak sedikit pula yang memutuskan untuk terus bekerja selama hamil.

Di antara pekerjaan itu, sebagian besarnya menuntut ibu hamil untuk bekerja sepanjang hari menggunakan laptop. Hal ini sering membuat mereka merasa cemas. Lantas, bagaimana yang sebenarnya?

Artikel Terkait: 10 Pantangan Ibu Hamil yang Berbahaya

Seberapa Amankah Penggunaan Laptop pada Ibu Hamil? Ini Penjelasan Ahli

Gambar: Freepik

Amankah Menggunakan Laptop saat Hamil?

Ibu hamil yang bekerja menggunakan laptop atau komputer ternyata tidak perlu merasa terlalu khawatir. Penelitian yang telah dilakukan bertahun-tahun tidak menemukan bukti adanya pengaruh bahaya dari komputer atau laptop terhadap ibu hamil maupun janin.

Meskipun layar laptop aatu komputer menghasilkan radiasi, tetapi radiasi itu adalah radiasi non-pengion yang berbeda dari radiasi pengion (dihasilkan oleh sinar-X). Radiasi non-pengion yang dihasilkan laptop sangat rendah sehingga tidak berbahaya bagi perkembangan janin atau kesehatan ibu selama masa kehamilan.

Melansir dari laman Baby Center, Lori Wolfe, M.S., seorang CGC director of the Texas Teratogen Information Service sekaligus penasihat genetik menjelaskan bahwa cukup aman bagi ibu hamil untuk bekerja di depan komputer atau laptop sepanjang hari.

Seberapa Amankah Penggunaan Laptop pada Ibu Hamil? Ini Penjelasan Ahli

“Komputer atau laptop (seperti telepon seluler dan gelombang mikro) menghasilkan radiasi non-pengion yang berbeda dari radiasi pengion yang dihasilkan oleh sinar-X. Jumlah radiasi non-pengion yang dikeluarkan oleh komputer atau laptop terlalu rendah untuk membahayakan bayi yang sedang berkembang,” jelasnya.

Robert Brent, MD, PhD melalui laman Health Physics Society Specialist in Radiation Protection, juga membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa ibu hamil tidak perlu khawatir jika menggunakan laptop, asalkan dirinya bekerja dengan nyaman dan tidak mengalami atau merasakan masalah fisik.

“Jangan khawatir jika Anda masih muda, sehat dan tidak memiliki atau mempunyai riwayat keluarga dengan masalah reproduksi,” ungkapnya.

Artikel Terkait: Pantangan Ibu Hamil: Bedakan Mitos dan Fakta!

Tips Menggunakan Laptop saat Hamil

1. Jangan Memangku Laptop

menggunakan laptop saat hamil

Meskipun pengguanaan laptop bagi ibu hamil tidak berbahaya, tetapi harus memerhatikan penempatan laptop saat menggunakannya. Wolfe menyarankan agar ibu hamil tidak memangku atau meletakkan laptop di atas perut.

Hal ini karena mesin laptop bisa menghasilkan panas. Sebaiknya, letakkan laptop di atas meja saat sedang bekerja.

Selain itu, hindari penggunaan laptop yang jaraknya terlalu dekat dengan mata. Paparan sinar dari layar laptop atau komputer dapat membahayakan kesehatan mata.

Disarankan untuk tidak menatap laptop dalam waktu yang lama. Usahakan mengistirahatkan mata 10 sampai 15 menit setelah menatap laptop selama satu jam agar mata tidak lelah.

2. Sering Beristirahat saat Menggunakan Laptop

Seberapa Amankah Penggunaan Laptop pada Ibu Hamil? Ini Penjelasan Ahli

Mengutip dari situs resmi University of Rochester Medical Center, ibu hamil yang bekerja di depan komputer atau laptop disarankan untuk sering beristirahat. Ini bertujuan agar aliran darah lancar dan mengurangi pembengkakan.

Ketika bekerja menggunakan laptop, Bunda mungkin tidak akan merasa bahwa Bunda telah duduk  di depan laptop atau komputer dalam waktu yang lama. Seperti yang diketahui, terlalu lama duduk dapat menyebabkan peredaran darah menjadi tidak lancar. Jika hal ini terus dilakukan, maka Bunda bisa mengalami nyeri di bagian punggung, leher, serta bahu.

3. Gunakan Bantal Penyangga Punggung

menggunakan laptop saat hamil

Duduk terlalu lama di depan laptop atau komputer memang membuat tubuh, terutama punggung, terasa mudah nyeri dan pegal-pegal. Untuk mengantisipasinya, Bunda bisa menggunakan bantal sebagai penyangga punggung bagian bawah agar duduk terasa lebih nyaman.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Air putih memang sudah menjadi kebutuhan pokok untuk tubuh. Jangan karena kelamaan berada di depan laptop atau komputer, Bunda malah melupakan konsumsi air putih.

Bunda harus tetap mencukupi kebutuhan konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi selama bekerja menggunakan laptop.

Artikel Terkait: Bumil harus cukup minum air putih, ini manfaatnya bagi ibu dan janin

Seberapa Amankah Penggunaan Laptop pada Ibu Hamil? Ini Penjelasan Ahli

Itulah informasi mengenai keamanan menggunakan laptop saat hamil. Meskipun laptop terbilang aman karena tidak menghasilkan radiasi yang  berbahaya, tetapi Bunda juga harus memerhatikan durasi bekerja di depan layar laptop. Konsultasikan pula kepada dokter jika Bunda mengalami keluhan yang tidak wajar saat bekerja menggunakan laptop.

Baca Juga:

Mesin Fotokopi Bahaya Bagi Ibu Hamil?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner