Stimulasi Tepat untuk Mengembangkan Kreativitas Anak di Usia Toddler dan Prasekolah

Stimulasi Tepat untuk Mengembangkan Kreativitas Anak di Usia Toddler dan Prasekolah

Kenali lima dimensi utama tahap tumbuh kembang Si Buah Hati sesuai periode usianya.

Mengembangkan kreativitas anak sejak dini adalah salah satu kunci agar pertumbuhan Si Buah Hati di masa depan semakin optimal. Untuk dapat mengembangkan kreativitasnya, Bunda perlu memilih dan memberikan stimulasi yang tepat sesuai periode usia Si Buah Hati.

Pada periode usia toddler  dan prasekolah masing-masing anak memiliki lima dimensi tumbuh kembang yang harus distimulasi dengan tepat agar perkembangan tubuhnya optimal. Yuk, kenali lima dimensi utama tahap tumbuh kembang Si Buah Hati sesuai periode usianya berikut ini.

Usia 1-3 tahun (Toddler)

  • Kognitif: Pada periode usia ini, Si Buah Hati mulai mengenali namanya sendiri, bisa mencorat-coret kertas hingga mengenal objek
  • Motorik (Kasar & Halus): Berdiri tanpa pegangan dan berjalan tanpa bantuan serta mulai bisa bertepuk tangan dan lama kelamaan dapat menggelindingkan bola sendiri. Memasukkan benda ke dalam kotak sesuai bentuknya, tepuk tangan, memungut benda kecil
  • Bahasa: Si Buah Hati mulai bisa menunjuk benda yang ditanyakan serta menjawab ya atau tidak menggunakan gestur/gerakan tubuh.
  • Sosialisasi: Selain mulai bisa menatap mata orang lain, di periode ini Si Buah Hati juga mulai bisa menunjukkan emosinya lewat tingkah laku.
  • Kesehatan: Di periode ini, tinggi badan Si Buah Hati akan bertambah 50% dari sejak lahir serta berat badannya akan naik hingga tiga kali dari sejak lahir.

Usia 3-5 tahun (Prasekolah)

  • Kognitif: Jika sebelumnya Si Buah Hati mengenali namanya, di periode usia ini Si Buah Hati sudah dapat mengucapkan nama dan usianya sendiri.
  • Motorik (Kasar & Halus): Bisa menendang dan melempar bola dengan lebih terarah serta mulai bisa mengendarai sepeda roda tiga sendiri. Di periode ini Si Buah Hati juga sudah bisa belajar memegang pensil dan mencorat-coret di atas kertas.
  • Bahasa: Menyebut nama-nama benda dengan jelas dan benar, dapat bercerita dengan kalimat yang lebih terstruktur.
  • Sosialisasi: Sudah bisa berinteraksi dan bermain dengan teman seusianya.
  • Kesehatan: Umumnya tinggi badan Si Buah Hati bertambah kurang lebih 7-8 cm tiap tahunnya dan beratnya bertambah 2kg tiap tahunnya

Setelah memahami lima dimensi tahap tumbuh kembang Si Buah Hati, untuk mengembangkan kreativitas anak, Bunda juga perlu memilih dan memberikan stimulasi yang tepat.

Selain disesuaikan dengan lima dimensi tadi, stimulasi yang diberikan kepada si Buah Hati juga harus sesuai dengan periode usianya. Berikut beberapa contoh stimulasi sederhana yang bisa Bunda berikan kepada Si Buah Hati di rumah.

1. Usia 1-3 tahun (Toddler)

Stimulasi pada anak yang tepat untuk anak di usia ini antara lain:

  • Kesehatan: Ajari anak untuk belajar mencuci tangan dan juga jelaskan pentingnya mandi setiap hari agar tubuhnya bersih.
  • Motorik (kasar & halus):  Ajak Si Buah Hati memindahkan mainannya dari satu tempat ke tempat lain untuk melatih koordinasi tangan dan kakinya.
  • Kognitif: Sediakan dua kotak susu dengan ukuran berbeda dan ajak Si Buah Hati memilih mana yang lebih besar dan mana yang lebih kecil untuk memperkenalkan konsep ukuran benda.
  • Sosialiasi: Ajarkan Si Buah Hati memberi salam ketika bertemu dan berpisah dengan orang yang dikenalnya, ini akan membantu Si Buah Hati memahami pentingnya sopan santun.
  • Bahasa: Untuk mengajari Si Buah Hati berbicara, Bunda bisa memintanya barang yang sedang dipegang Si Buah Hati. Bila ia memberikannya, ucapkan “terima kasih”, lalu minta anak untuk meniru ucapan Bunda saat ia meminta sesuatu dan mendapatkannya.

2. Usia 3-5 tahun (Prasekolah)

  • Kesehatan: Pada periode usia ini, Si Buah Hati sebaiknya diajarkan buang air sendiri dan mencuci tangan setelahnya sehingga tak hanya belajar menjaga kebersihan diri, Si Buah Hati pun akan belajar mandiri
  • Motorik (kasar & halus): Untuk melatih koordinasi mata dan tangan Si Buah Hati, serta melatih motorik halusnya, Bunda dapat mengajaknya menggunting bentuk yang sudah digambar di atas kertas.
  • Kognitif: Latih imajinasi dan kreativitas Si Buah Hati dengan memintanya menceritakan kembali dongeng favoritnya. Biarkan saja ia berkreasi sesuka hati saat bercerita ya, Bunda.
  • Sosialiasi: Saat Bunda berbelanjan, ajaklah Si Buah Hati. Sebelum pergi, beritahukan apa saja yang akan dibeli dan sesampainya di tempat belanja, mintalah ia mencari barang tersebut.
  • Bahasa: Ajak Si Buah Hati menceritakan apa saja yang ia alami dan kegiatan apa yang ia lakukan di hari tersebut. Dengan begitu, Si Buah Hati belajar mengomunikasikan ide dan pemikirannya.

Dancow lindungi si buah hati, mengembangkan kreativitas anak

Lewat pilihan stimulasi yang tepat sesuai usianya, Bunda membantu mengembangkan kreativitas anak sejak dini sehingga mendukung tumbuh kembang Si Buah Hati jadi lebih optimal. Lindungi juga kesehatannya agar ia bebas bereksplorasi dengan berbagai stimulasi yang diberikan tiap hari. Bunda juga bisa memberikan DANCOW 1+ dengan Nutritods, susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun #ToddlerExpert. Mengandung 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa dan 3X Vitamin D dibandingkan formula sebelumnya serta Lactobacillus rhamnosus. DANCOW 1+ dengan Nutritods siap membantu Bunda melindungi dan mendukung eksplorasi Si Buah Hati di masa toddler.

Bunda juga bisa memantau perkembangan Si Buah Hati lewat Nutritods 101 Monitor. Tak hanya mengecek tahapan tumbuh kembang Si Buah Hati, di Nutritods 101 Monitor Bunda akan mendapatkan beragam ide aktivitas seru untuk mengoptimalkan perkembangan Si Buah Hati di masa Toddler & Prasekolahnya.​

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

cahya

app info
get app banner