TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Bayinya kena infeksi saluran nafas, sang ibu:"Jangan cium bayi sembarangan!"

Bacaan 3 menit
Bayinya kena infeksi saluran nafas, sang ibu:"Jangan cium bayi sembarangan!"

Seorang bayi didiagnosis mengalami infeksi Respiratory Syncytial Virus (RSV) akibat dicium saat bayi baru lahir.

Bayi baru lahir memang sangat lucu dan menggemaskan. Namun sebaiknya, jangan biarkan orang pernah mencium bayi baru lahir ya Parents. Anda juga sebaiknya berhati-hati bila ingin mencium bayi.

Karena tanpa kita sadari hal itu bisa membahayakan kesehatan tubuhnya yang masih sangat sensitif.

Hindari mencium bayi baru lahir, dampaknya bisa fatal!

mencium bayi baru lahir 1

Peringatan untuk jangan pernah mencium bayi baru lahir itu disampaikan oleh Ariana DiGrigorio, berdasarkan pengalaman buruk yang menimpa anak keempatnya.

Dilansir dari Daily Mail, Ariana bercerita bahwa anak keempatnya, Antonio, didiagnosis mengalami infeksi saluran pernafasan serius akibat Respiratory Syncytial Virus (RSV).

Antonio mengalami gejala flu sejak Desember tahun lalu. Namun selama dua bulan berikutnya, gejala flu yang dialami Antonio tidak kunjung membaik.

Akibatnya Antonio pun harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit dekat rumah mereka di Keansburg, New Jersey.

Ariana membagikan foto Antonio yang menyayat hati, ketika tubuh mungilnya harus dipasangi berbagai tabung dan kabel yang tersambung ke sebuah monitor.

Artikel terkait: Viral bayi kena eksim parah karena disentuh sembarangan, ini tanggapan dokter

mencium bayi baru lahir 5

Akibat virus tersebut, Antonio tidak bisa bernafas sendiri. Sekalinya ia bernafas sendiri, ia harus langsung mendapatkan perawatan pernafasan.

Ariana menjelaskan bahwa Antonio terinfeksi virus RSV setelah mendapatkan ciuman dari orang lain ketika kekebalan tubuhnya melemah.

Kini Antonio telah berusia setahun dan sembuh. Meskipun Antonio telah berhasil melewatinya, tetapi ini adalah pengalaman yang menakutkan untuk keluarga Ariana.

Untuk itu, Ariana berpesan pada orang-orang agar tidak mencium bayi baru lahir terlebih bila sedang mengalami gejala flu atau merasa tidak enak badan.

“Jangan sampai, bayi dirawat di rumah sakit (atau mati) karena orang menciumnya dengan alasan ‘Sangat imut aku harus menciumnya!,” tulis Ariana menulis dalam akun Facebook-nya, pada 23 Agustus lalu yang kini telah dibagikan lebih dari 2.500 kali.

Menurut Ariana kesadaran ini harus dimiliki sendiri oleh orang-orang. Sebab sangat aneh bagi orangtua bayi untuk mengatakan pada orang lain terutama keluarga agar tidak mencium bayinya ketika lahir. Karena seringkali orangtua segan untuk bilang, apalagi bila yang mencium bayi adalah kerabat sendiri.

“Terlebih untuk menghentikan seseorang mencium anakmu setelah mereka melakukannya,” tegasnya.

Selain itu, Ariana juga berpesan pada orang-orang agar mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh bayi baru lahir. Meskipun orang dewasa tidak merasa sakit, tetapi virus tersebut tetap dapat menetap di tubuh mereka selama 24 jam sebelum gejelanya muncul.

Informasi sekilas tentang Respiratory Syncytial Virus (RSV)

Bayinya kena infeksi saluran nafas, sang ibu:Jangan cium bayi sembarangan!

Respiratory Syncytial Virus atau RSV sebenarnya bukanlah sebuah virus yang dapat mengancam jiwa bila kekebalan tubuh seseorang telah terbentuk dengan baik. Namun virus ini bisa menjadi salah satu penyebab kejadian pneumonia dan bronkitis pada bayi.

Dilansir dari Mayo Clinic, tanda dan gejala RSV umumnya muncul sekitar empat hingga enam hari setelah terpapar virus.

Pada orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua, RSV biasanya menyebabkan tanda dan gejala seperti pilek ringan. Ini termasuk:

  • Hidung tersumbat atau berair
  • Batuk kering
  • Demam ringan
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala ringan

Virus ini sangat mudah menyebar melalui air liur, ingus, dan ludah. Oleh karena itu, tidak mencium dan memegang bayi baru lahir secara sembarangan ialah menjadi salah satu pencegahan terbaik untuk melindungi bayi.

Segera konsultasikan pada dokter bila bayi Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala RSV. Dengan begitu, dokter dapat memberikan diagnosis dan penanganan yang tepat.

***

TAP ID APP BANNER NEW (6)

Referensi: Daily Mail, Mayo Clinic

Baca juga:

"Gara-gara orang asing menciumnya, putriku kena herpes seumur hidup…" Curahan hati ibu

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bayinya kena infeksi saluran nafas, sang ibu:"Jangan cium bayi sembarangan!"
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti