TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

3 Latihan untuk Memperkuat Otot Leher Bayi

Bacaan 4 menit
3 Latihan untuk Memperkuat Otot Leher Bayi

Melatih otot leher bayi diperlukan agar si kecil mampu mencapai keseimbangan saat mengangkat kepalanya.

Pernahkah Bunda melihat Si Kecil berusaha mengangkat kepalanya saat ia dibaringkan tengkurap?  Di tahap ini, kepala Si Kecil akan bertahan tegak selama beberapa detik sebelum kembali terjatuh. Ketika Si Kecil sudah mulai menunjukkan kemampuan mengangkat kepala, itu artinya ia sudah mendapatkan keseimbangan di kepalanya. Karena hal ini sangat berkaitan dengan perkembangan otot leher, maka sudah seharusnya Bunda mulai melakukan latihan untuk memperkuat otot leher bayi Anda.

Fungsi otot dan motorik bayi berkembang secara bertahap. Dari perspektif koordinasi, otot tungkai atas, seperti otot leher dan bahu, berkembang sebelum otot tungkai bawah.

Saat bayi dalam posisi tengkurap, kepala, leher, dan tungkai atasnya dalam status antigravitasi. Dengan peningkatan kemampuan antigravitasi tungkai atas, titik tumpu posisi tengkurap bergerak mundur, mengurangi beban pada otot tungkai atas, sehingga kepala bayi dapat bergerak bebas, dan akhirnya Si Kecil pun mampu mengangkat kepala atau bahkan memutarnya.

Oleh sebab itu, kekuatan otot leher sangatlah penting untuk perkembangan motorik kasar Si Kecil di masa depan. Tak hanya membantunya mencapai keseimbangan saat mengangkat kepala, kekuatan otot leher juga sangat membantu ketika bayi belajar berguling, duduk, dan lainnya.

3 Latihan yang Membantu Memperkuat Otot Leher Bayi 

Sering-sering meletakkan bayi dalam posisi tengkurap bisa jadi cara untuk melatih otot leher dan menjadi kunci untuk mendapatkan kendali dan keseimbangan di kepala. Tapi untuk lebih memperkuat kelompok otot di sekitar leher dan mendapatkan kontrol serta keseimbangan di kepala bayi, Bunda bisa melakukan 3 latihan berikut ini.

  1. Baringkan Si Kecil di atas tubuh Bunda untuk memperkuat otot leher bayi

Dilihat dari proporsinya, ukuran kepala bayi usia 3 bulan masih sedikit lebih besar dibandingka dengan tubuhnya yang mungil. Untuk melatih otot punggung mereka, Bunda bisa menyandarkan atau membaringkan Si Kecil pada tubuh Bunda, kemudian minta seseorang untuk membunyikan mainan di atas kepala Si Kecil untuk merangsang Si Kecil mengangkat tubuh bagian atasnya dari tubuh Bunda.

Ketika Si Kecil menahan tubuhnya, mereka membutuhkan lebih banyak kekuatan untuk menggunakan kelompok otot lehernya. Menjaga mereka dalam posisi tengkurap untuk waktu yang singkat merupakan latihan yang mudah, dan dapat meningkatkan kekuatan otot leher.

Bunda juga bisa menggunakan Fisher Price Kick & Play Piano Gym untuk membaringkan Si Kecil, kemudian guncangkan mainan yang ada di atas matras untuk menarik perhatian Si Kecil, menarik mereka untuk mengangkat kepala dan melatih tubuh bagian atasnya. Lakukan dengan sabar, ya, dan pastikan latihan ini dilakukan secara bertahap.

3 Latihan untuk Memperkuat Otot Leher Bayi

  1. Rangsang Si Kecil tengkurap sendiri tanpa bantuan

Meskipun berbaring telentang adalah yang paling aman, penting untuk sesekali membiarkan Si Kecil berguling dan tengkurap. Ini dapat membantu memperkuat otot mereka saat mengangkat kepala.

Begitu Si Kecil menemukan mainan yang mengeluarkan suara saat ditepuk, ia akan mencari sumber suara tersebut. Teruslah berusaha menarik perhatiannya, sampai ia berusaha berguling untuk meraihnya. Bantu Si Kecil begitu ia menunjukkan gerakan berguling dan akan tengkurap sendiri.

Bunda bisa meletakkan Kick & Play Piano Gym di permukaan yang datar sehingga Si Kecil dapat dengan mudah menjangkau dan menyentuh mainan selama tengkurap. Si Kecil akan tertarik dengan suara kerincingan begitu ia mulai menepuknya. Semakin lama mereka bermain, semakin kuat pula otot tubuh bagian atas mereka dalam menopang tubuh kecil mereka.

  1. Mengusap punggung Si Kecil

Setelah latihan memperkuat otot leher, Si Kecil butuh peregangan. Biarkan otot-ototnya beristirahat, Bun. Eluslah punggung Si Kecil! Selain menenangkan, ini juga dapat membantu memperkuat otot punggung, memperlancar peredaran darah, dan baik untuk pertumbuhan tulang.

Caranya, jaga agar Si Kecil tetap dalam posisi tengkurap, dan kedua tangan Bunda berada di punggungnya. Usapkan telapak tangan Bunda dari leher ke bokongnya sepanjang otot dekat tulang belakang, dan terakhir usap bolak-balik dari leher ke pinggul seolah-olah menggambar bulan sabit. Lakukanlah secara perlahan!

Sentuhan yang lembut sudah cukup untuk merangsang saraf pada punggung Si Kecil yang dapat membantu perkembangan ototnya. Melatih otot punggung juga akan meningkatkan keseimbangan tubuh Si Kecil, membuatnya akan segera bisa merangkak dan duduk sendiri!

Selamat mencoba, Bun!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

atikha

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • 3 Latihan untuk Memperkuat Otot Leher Bayi
Bagikan:
  • 30 Cerita Dongeng untuk Bayi Usia 0-6 Bulan Penuh Makna

    30 Cerita Dongeng untuk Bayi Usia 0-6 Bulan Penuh Makna

  • Arti Nama Syifa untuk Anak Perempuan dan Inspirasi Rangkaiannya

    Arti Nama Syifa untuk Anak Perempuan dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

  • 30 Cerita Dongeng untuk Bayi Usia 0-6 Bulan Penuh Makna

    30 Cerita Dongeng untuk Bayi Usia 0-6 Bulan Penuh Makna

  • Arti Nama Syifa untuk Anak Perempuan dan Inspirasi Rangkaiannya

    Arti Nama Syifa untuk Anak Perempuan dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti