3 Tips memilih buku anak yang terbaik untuk si buah hati

Buku membuka pintu imajinasi bagi semua orang. Lalu, bagaimana memilih buku anak yang baik untuk balita?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Si kecil yang dulu hanya bisa menangis dan menjerit kini telah tumbuh menjadi balita. Ini adalah masa emas untuk seorang anak, yaitu waktu paling tepat untuk mengajarkan berbagai hal, termasuk diantaranya membaca buku untuk menumbuhkan kebiasaan membaca pada anak. Namun, bagaimana memilih buku  anak yang tepat untuknya?

Artikel terkait: Kapan usia ideal anak belajar membaca? Ini pendapat ahli dan lakukan 5 stimulasi ini

Tips ampuh dalam memilihkan buku sebagai bacaan anak

Memilih buku anak yang baik sebenarnya tidak sulit. Anak-anak ibarat spons, sangat mudah menyerap apapun, termasuk pengetahuan. Mereka selalu ingin belajar tentang banyak hal.

Berdasarkan pengalaman pribadi, mungkin Anda akan kewalahan jika mereka telah mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan, berharap mereka berhenti bertanya dan segera membaca buku anak-anak saja!

Kami mempunyai beberapa tips yang dapat Anda terapkan saat hendak memilih buku yang terbaik untuknya.

#1 Minat

Tak ada yang lebih tahu tentang anak Anda selain Anda sendiri. Buku anak jenis apakah yang mereka sukai? Apakah mereka suka komik atau buku referensi bergambar tentang pesawat, kapal laut atau macam-macam flora?

Kalau mereka suka komik, karakter apakah yang mereka sukai? Hal-hal semacam ini akan memberikan gambaran tentang buku anak terbaik untuk buah hati Anda.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

#2 Usia

Ketika memilih buku anak, usia mereka sebaiknya menjadi hal pertama yang Anda pertimbangkan. Pastikan buku mengandung tema yang sesuai untuk anak dan tidak mengandung kata-kata yang sulit dipahami. Jangan berikan buku tentang cerita horor, kekerasan, politik, percintaan, atau buku tentang masalah orang dewasa lainnya.

Yang dibutuhkan balita dari buku adalah gambaran tentang sesuatu yang tidak ia temukan dalam kehidupan sehari-hari dan memicu ‘sel-sel otak kelabu’-nya untuk bekerja.

Anak berbeda dengan orang dewasa yang kadang merasa lelah dan meninggalkan waktu untuk berpikir. Bagi anak berpikir adalah sesuatu kegiatan mengasyikkan karena mereka selalu berhasil menemukan kesimpulan yang akan diujicobanya  sendiri dalam kehidupan nyata.

#3 Membuat sendiri

Pernahkah Anda mendengar tentang jargon D.I.Y (Do It Yourself/ Lakukan Sendiri)? Kadang buku terbaik bukan buku yang dikarang oleh orang lain, bisa saja itu adalah buku yang Anda buat sendiri untuk buah hati tersayang. Anda tak perlu jadi penulis atau komikus handal untuk membuatnya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Pertama-tama, Anda harus mengetahui apa tema yang disukainya. Lalu kumpulkan beberapa kertas warna warni dan jilidlah agar tampak rapi. Isilah buku itu dengan kolase (potongan gambar-gambar  dari koran/ majalah), lalu tempelkan dalam halaman-halaman buku semenarik mungkin. Tambahkan kata-kata lucu atau pesan-pesan yang bisa menyentuh hatinya.

Anda dan si kecil bisa juga membuat buku semacam ini bersama, dan biarkan ia menbambil alih posisi ilustrator dengan coretan-coretan khasnya. Balita suka membuat sesuatu, dan Anda tak akan tahu betapa menakjubkannya si kecil jika ia berhasil mempertahankan kegemaran untuk membuat/melakukan sendiri di kala dewasa!

Manfaat membaca buku untuk anak

Ada beberapa manfaat membaca buku untuk anak menurut penelitian, yaitu:

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

1. Kaya akan kosakata

Anak yang sering membaca buku cenderung memilih lebih banyak kosakata. Ini dapat membantunya meningkatkan kemampuan keterampilan berkomunikasi.

Semakin sering anak membaca, maka semakin baik pula kemampuan berkomunikasinya di masa depan.

2. Memahami konsep

Membaca buku tidak hanya membuat anak mengenal kosakata baru tetapi juga memahami konsep. Ia bisa memahami konsep yang berada di sekitarnya seperti huruf, angka, warna, bentuk, atau benda.

3. Mengaktifkan sel-sel otak anak

Membaca dapat memicu imajinasi anak. Ini dapat mengaktifkan sel-sel yang berada di dalam otaknya sehingga menjadi semakin kreatif dan pintar.

Selain itu, membaca juga bisa membangun kemampuan kognitif anak yang berkaitan dengan atensi atau perhatian, ingatan, kemampuan menggunakan kata-kata dalam komunikasi, kemampuan memecahkan masalah, dan kemampuan bernalarnya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

4. Meningkatkan konsentrasi

Anak-anak harus duduk dan diam ketika membaca buku, sehingga mereka dapat fokus pada cerita ketika mereka membaca. Jika sering membaca, mereka akan mengembangkan keterampilan ini dan dapat melakukannya lebih lama.

5. Membaantu anak-anak mengembangkan empati

Empati sangat penting untuk anak-anak menjalankan perannya di masa depan. Perasaan ini dapat tumbuh ketika mereka rajin membaca saat kecil.

Ketika mereka membaca, tanpa disadari mereka mulai membayangkan bagaimana perasaan mereka dalam situasi itu.

***

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Referensi: ekidstation, Alo Dokter

Baca juga:

Tips Menjadikan Anak Suka Membaca

Penulis

jpqosinbo