Melahirkan Usia Muda di 18 Tahun

Melahirkan Usia Muda di 18 Tahun

Kisah remaja yang melahirkan usia muda. Saat teman-temannya masih manja dan bermain-main dia sudah harus menjadi Ibu merawat bayi dan membesarkannya

melahirkan usia muda

Melahirkan usia muda

Pada umur 17, saya menemui laki-laki impian saya. Sesudah mendapat berkat dari orang-tua saya, kami memutuskan menikah di usia dini.

Setelah pacaran singkat dan menikah, saya mengira hidup saya akan stabil. Tapi saya salah. Tiga bulan sesudah perkawinan saya, saya mengetahui bahwa saya hamil. Saya teramat bahagia tetapi juga merasa takut. Saya takut kehilangan kebebasan saya, bagaimanapun juga saya sudah dihibur dengan cerita seperti itu oleh beberapa teman saya.

Hidup saya berubah drastis setelah kelahiran putra saya yang saya beri nama Shaheer, buah hati yang sangat berharga bagi saya. Saya memang telah banyak kehilangan kebebasan namun sekaligus bahagia dengan kehadirannya. Saya tidak ingin sedetik pun jauh dari bayi saya

Kenyataan tidaklah seperti yang bisa kita bayangkan. Mempunyai seorang anak apalagi melahirkan usia muda bukanlah seperti lelucon. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkannya. Kehidupan yang benar-benar baru dan tidak pernah disangka akibat melahirkan usia muda. Kita harus bangun dan begadang tiap malam, untuk menyusui, menggantikan popok, mendiamkan bayi saat mereka rewel. Bahkan saya sama sekali tidak bisa membayangkan bagaimana bisa orang-orang di luar sana memiliki banyak anak hingga lima dan bahkan lebih.

Banyak teman saya yang bertanya jika saya menyesali keputusan saya untuk melahirkan usia muda. Saya tidak pernah menyesalinya, meskipun banyak teman yang tidak mempercayainya.

Kehadiran Shaheer dalam hidup saya sudah mengajar saya bahwa hidup untuk memberi dan saling berbagi cinta dengan orang lain. Saya belajar menjadi dewasa dan bertanggung jawab dalam perjalanan kehidupan yang akan datang dan masa depan Shaheer. Saya percaya bahwa ini adalah amanah buat saya untuk dapat membentuk anak-anak menjadi anak yang berguna.

Seorang teman saya baru-baru ini bertanya tentang apa nasihat saya untuk menjadi seorang ibu apalagi melahirkan usia muda. Jawaban saya? Bahwa menjadi Ibu itu tidaklah mudah, kita harus menggadaikan hidup untuk mengabdikan diri merawat anak sepenuhnya. Kita sudah tidak akan lagi merasakan kebebasan seperti umumnya remaja lainnya.

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner