Tak kuat menahan sakit kontraksi, ibu ini terpaksa melahirkan di pinggir jalan

Tak kuat menahan sakit kontraksi, ibu ini terpaksa melahirkan di pinggir jalan

Melahirkan di jalan rusak, ibu satu ini berjuang dengan dibantu oleh warga sekitar. Rupanya begini kronologis dan alasannya!

Bun, pernah terpikir kah bila suatu hari melahirkan di tempat yang tak terduga? Melahirkan di jalan rusak misalnya, pasti terbayang betapa repotnya bila sampai terjadi.

Namun belum lama ini ada seorang ibu yang mengalami proses kelahiran di tempat tak terduga tersebut. Melahirkan di jalan rusak mungkin tak pernah terpikirkan oleh sosok ibu satu ini.

Ia adalah Yati (28) yang melahirkan di jalan desa Gunung Singkup, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran pada Jumat pagi (4/10/2019).

Wah, mengapa bisa sampai seperti itu ya Parents?

Artikel terkait: Viral! Video detik-detik dokter hewan bantu ibu melahirkan di pinggir jalan

Kronologis ibu melahirkan di jalan rusak

Pada Jumat subuh, rupanya Yati sudah merasakan mulas yang tak biasa. Ia sadar waktu melahirkan sang bayi sudah semakin dekat, begitu pun dengan sanak keluarga yang sudah mulai berkumpul di rumahnya.

Melihat kondisi Yati, dukun beranak dan keluarga yang berada di rumahnya meminta suami Yati untuk membawanya ke Pos Kesehatan Desa. Mengendarai sepeda motor, Yati pun diantar sang suami ke Poskesdes yang tak jauh dari kediamannya.

Baru berjalan sekitar 1,5 km, Yati merasakan ada yang tak beres dengan kandungannya. Mulas karena kontraksi yang dirasakannya sudah semakin hebat.

Sang suami merasa bingung melihat kondisi istrinya yang sudah sangat kesakitan itu. Ia pun merasa tak tega untuk melanjutkan perjalanan.

Saat itu, Yati hanya bisa berteriak-teriak ingin segera melahirkan. Melihat Yati, sang suami yang kebingungan lalu berinisiatif untuk merebahkannya di rerumputan, di jalanan desa yang rusak.

melahirkan di jalan rusak

Artikel Terkait : Seorang ibu melahirkan di jalan saat sedang berbelanja

Warga turut membantu Yati melahirkan di jalan rusak

Dukun beranak yang berada di rumah Yati tidak mengikutinya untuk pergi ke Poskesdes karena tengah menyiapkan perlengkapan ketika bayi sudah terlahir. Untungnya, saat itu ada warga lain yang tengah melintas.

Seorang ibu yang sebenarnya tak dikenal Yati rupanya turut membantu kelahirannya saat itu. Ibu tersebut menenangkan dan membantu proses melahirkan di jalan rusak.

Karena berada di tempat terbuka, banyak warga lain yang tengah lewat bisa menyaksikan. Mereka turut membantu persalinan Yati. Ada yang membantu secara langsung prosesnya, ada juga yang mencoba menutup lokasi sekitar Yati yang sedang melahirkan dengan kain seadanya.

Warga juga turut mengabari dukun beranak dan bidan desa sehingga keduanya segera bergegas ke lokasi kejadian.

Namun rupanya saat dukun beranak dan bidan datang, bayi Yati sudah terlahir dengan selamat dan sehat. Bidan yang datang akhirnya hanya tinggal memotong tali pusar bayi.

Punya riwayat mudah bersalin

Sang bayi ternyata berjenis kelamin perempuan dengan bobot 3,8 kg. Saat kelahirannya tersebut banyak warga yang turut bersuka cita menyambut bayi mungil itu.

Setelah ditelusuri, rupanya Yati memang memiliki riwayat mudah bersalin, seperti kehamilan pertamanya. Inilah yang membuat persalinannya terlihat begitu singkat.

Beruntung, Yati dan bayinya bisa selamat. Semua berkat warga yang sigap membantu Yati melahirkan di jalan rusak. Ternyata masih banyak orang baik.

Selamat Bunda Yati atas kelahiran bayinya, semoga selalu sehat.

***

Tak kuat menahan sakit kontraksi, ibu ini terpaksa melahirkan di pinggir jalan

Sumber referensi: Kompas

Baca Juga :

Wow! Wanita ini mendadak melahirkan di lorong rumah sakit, simak foto-fotonya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

nisya

app info
get app banner