Apakah air tajin baik untuk bayi dan anak? Ini 5 fakta yang Parents perlu tahu

lead image

Sebelum memberikan air tajin untuk bayi, Bunda harus tahu manfaat air beras bagi kesehatan bayi dan nutrisi apa saja yang terkandung di dalam air tajin.

Banyak orang meremehkan manfaat air tajin untuk bayi. Meski bukan diperuntukkan sebagai pengganti ASI, namun air tajin bisa diberikan pada bayi yang mulai MPASI.

Beras selalu dianggap sebagai makanan rendah alergen (penyebab alergi) dan seringkali menjadi menu pertama yang diperkenalkan Bunda pada bayi ketika masuk fase MPASI. Namun, sebelum memperkenalkan beras dan makanan olahan dari beras, Bunda bisa mencoba memberikan air beras atau tajin.

Apa itu air tajin?

cara membuat air tajin untuk bayi

Air tajin adalah air yang digunakan untuk memasak beras. Air mendidih sesaat sebelum nasi matang inilah yang sering disebut sebagai air tajin.

Sebenarnya air tajin mengandung pati yang terbentuk sebelum nasi matang dan bermanfaat bagi kesehatan bayi. Apalagi air tajin juga dianggap ekonomis karena tidak memerlukan biaya mahal untuk membuatnya.

Setiap kali Bunda memasak nasi untuk keluarga, Anda bisa mengambil air rebusan beras dan menyaringnya. Air tajin yang baik adalah berasal dari beras yang belum terlepas kulit arinya.

Menurut Profesor Djoko Said Damardjati, pakar bayi sekaligus peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, air tajin dari beras yang belum terlepas kulit arinya mengandung mineral, enzim, antiioksidan, vitamin B, dan vitamin E.

Lebih bagus lagi jika menggunakan beras merah ketimbang beras putih karena beras putih yang dijual di pasaran sudah dibersihkan dari kulit ari.

Artikel terkait: 8 Manfaat Air Tajin Beras Merah

Manfaat air tajin untuk bayi

Sebelum memberikan air tajin, Bunda perlu tahu lebih dulu alasan mengapa air tajin baik untuk kesehatan bayi. Ada banyak manfaat air tajin untuk bayi dan kami merangkumnya menjadi 5 hal berikut ini.

1. Meredakan diare

air tajin untuk bayi diare

Air tajin untuk bayi diare? Ya, ternyata air tajin efektif menyembuhkan diare dan masalah perut lainnya, mulai dari level ringan hingga sedang. Sebuah makalah penelitian oleh sekelompok ilmuwan Inggris menyimpulkan bahwa minum air tajin dapat mengurangi intensitas buang air besar pada bayi.

Ambil secangkir beras, cuci bersih, kemudian rebus dalam 3 cangkir air selama 15 menit. Berikan air tajin pada bayi Anda sebanyak kurang lebih 120 ml setiap empat jam sekali hingga gejala diare mereda.

Bila bayi menderita diare hingga kehilangan berat badannya, segera konsultasikan ke dokter agar dapat segera ditangani.

2. Menyembuhkan eksim

air tajin untuk bayi eksim

Keajaiban air tajin untuk bayi lainnya adalah dapat menyembuhkan eksim, penyakit kulit yang paling umum terjadi. Bayi-bayi sering mengalami eksim dan merasa tidak nyaman dengan kondisi ini.

Ambil dua cangkir air tajin dan campurkan dalam air mandi bayi Anda. Minyak yang dihasilkan oleh air tajin akan melembabkan kulit bayi dan menyejukkan area kulit kering karena eksim.

3. Menurunkan demam

air tajin untuk bayi demam

Air tajin bisa digunakan untuk menurunkan demam pada bayi. Caranya adalah dengan merebus beras dengan 2 – 3 cangkir air hingga beras matang. Saring air dan berikan pada bayi dalam porsi kecil.

4. Sumber energi

air tajin untuk bayi agar berenergi

Rasanya menyenangkan melihat bayi Anda bersemangat ketimbang lesu dan tampak bosan. Air tajin bisa bermanfaat sebagai penambah energi agar anak selalu riang sepanjang hari.

Air tajin mengandung karbohidrat yang akan membantu memenuhi kebutuhan energi bayi Anda setelah seharian bermain. Apalagi air tajin lebih mudah diserap tubuh.

5. Kaya akan nutrisi

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, air tajin kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Selain itu, protein dalam air tajin juga membantu menguatkan tulang bayi.

Peringatan untuk Parents

Bila bayi Anda belum pernah minum air tajin sebelumnya, sebaiknya konsultasikan hal ini terlebih dulu pada dokter anak. Parents perlu berhati-hati jika bayi memiliki kecenderungan alergi terhadap barley dan oat.

Paling penting diingat adalah air tajin hanya berfungsi sebagai makanan tambahan, bukan sebagai pengganti ASI. Meski beras mengandung banyak vitamin dan mineral, namun kandungan nutrisinya lebih sedikit dibanding ASI.

Berikan air tajin ketika bayi sudah memasuki usia 6 bulan atau sudah mulai makan MPASI. Perkenalkan air tajin secara bertahap dengan memasukkannya dalam menu MPASI anak atau sebagai campuran jika anak minum susu formula.

Setelah mengetahui manfaat air tajin untuk bayi, kira-kira apakah Bunda akan mencoba memberikannya pada anak? Share pengalaman Bunda setelah memberikan air tajin di kolom komentar ya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Referensi: theAsianparent Thailand, Being The Parent, Momjunction, Orami

Baca juga:

Manfaat Air Cucian Beras Untuk Kecantikan Anda

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.