TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Main Video Games Kurang Dari 1 Jam Sehari Ternyata Bermanfaat untuk Anak

Bacaan 3 menit
Main Video Games Kurang Dari 1 Jam Sehari Ternyata Bermanfaat untuk Anak

Di saat banyak pihak menuding video games telah merusak moral generasi muda, seorang peneliti Australia mengungkapkan manfaat game bagi pembentukan karakter anak.

Inilah beberapa manfaat games yang tak terduga oleh kita semua.

Inilah beberapa manfaat video games yang tak terduga oleh kita semua.

Apa benar video game tidak bermanfaat sama sekali?

Beberapa waktu lalu motivator Mario Teguh menulis twit yang berbunyi, “Bagaimana Anda bisa berpikir smart dan inovatif pada umur 25, kalau sampai umur 18 pikirannya hanya games dan pacaran?”

Twit yang cukup ‘menohok’ itu mungkin mewakili kegalauan para orangtua terhadap perilaku para anak muda pecandu video games yang semakin anti sosial dan menghalalkan segala cara agar bisa nge-game online di warnet (termasuk mencuri dan membohongi orangtuanya).

Namun, hasil riset Queensland University of Technology justru menyatakan sebaliknya. Menurut riset itu aktivitas gaming (bermain game konsol maupun game online) dapat mencerahkan suasana hati anak, meningkatkan vitalitas, membentuk keinginan berkompetisi dan meningkatkan rasa harga diri anak dan daya tahan tubuhnya.

Selain itu, video games juga baik untuk meningkatkan kemampuan anak dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan teman-teman sebayanya.

Dr Daniel Johnson, direktur Games Research and Interaction Design Lab di universitas tersebut mengatakan, penelitian didanai oleh sebuah lembaga internasional dan dilakukan untuk memperkenalkan manfaat video games kepada masyarakat.

Penelitian tentang manfaat video games itu diharapkan dapat  menghapus stigma negatif yang selama ini menempel pada jenis permainan tersebut.

Manfaat video games bagi anak dan orangtua

“Nge-game bersama teman dapat meningkatkan aktivitas otak, memperbaiki kualitas hubungan dengan orang-orang di sekitar,” jelas Johnson.

Manfaat game untuk orang dewasa adalah untuk melepas stress dan mempererat pertalian antara anak dan orangtua.

Manfaat video games untuk orang dewasa adalah untuk melepas stres dan mempererat pertalian antara anak dan orangtua.

So, jangan biarkan anak video games sendirian, Parents. Duduk dan bermain game konsol (PS, Xbox, dll.) bersama anak adalah sebuah aktivitas yang mengasyikkan baik bagi anak maupun Anda.

Anak jelas akan gembira mengetahui orangtuanya menyukai hal yang sama dengannya. Nge-game juga baik buat Anda untuk melepaskan stres setelah bekerja seharian.

Di sela-sela permainan Anda bisa mengajak anak mengobrol santai tentang sekolah atau teman-temannya. Selain itu, nge-game bersama anak juga perlu Anda lakukan untuk mengontrol jenis-jenis video games yang boleh dimainkan anak.

Durasi nge-game yang ideal

Apapun yang dilakukan secara berlebihan akan kurang baik hasilnya, demikian juga gaming. Manfaat video games baru bisa tampak pada diri seorang anak hanya ketika ia tidak bermain secara overtime.

Menurut tim Dr Johnson durasi nge-game normal antara satu anak dengan lainnya berbeda. Akan tetapi tim dari Oxford University menyatakan waktu ideal bagi seorang anak melakukan aktivitas gaming adalah sampai dengan satu jam per hari.

Tim Dr Johnson juga menemukan bahwa anak yang bermain video games antara 1 hingga 3 jam per hari tidak menampakkan dampak negatif maupun positif pada perilaku mereka.

Kesimpulan ini diambil setelah hasil studi menunjukkan bahwa anak-anak dengan jam nge-game yang lebih sedikit cenderung lebih bahagia daripada anak yang tidak pernah nge-game.

Mereka juga lebih peka terhadap perasaan orang lain dan lebih terbiasa untuk peduli terhadap lingkungan sosial.

Parents, apakah video games favorit putra-putri Anda? Silakan share pada kolom komentar di bawah ini.

Cerita mitra kami
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
8 Rahasia Agar Anak Cerdas
8 Rahasia Agar Anak Cerdas
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
10 Kiat Mendidik Anak Berbakat di Sekolah, Wawasan Orang Tua Penting
10 Kiat Mendidik Anak Berbakat di Sekolah, Wawasan Orang Tua Penting
Referensi: mums.bodyandsoul.com.au

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Prasekolah
  • /
  • Main Video Games Kurang Dari 1 Jam Sehari Ternyata Bermanfaat untuk Anak
Bagikan:
  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

    10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

    10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti