TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak ingin kursus matematika? Ini 4 metode yang bisa jadi pilihan

Bacaan 4 menit
Anak ingin kursus matematika? Ini 4 metode yang bisa jadi pilihan

Sedang mencari tempat kursus matematika untuk anak? theAsianparent Indonesia memberikan gambaran metode kursus matematika yang bisa dipilih.

Mau mencari tempat kursus matematika untuk anak? Masih bingung metode yang akan dipilih? theAsianparent Indonesia memberikan gambaran metode kursus matematika yang bisa dipilih.

Membahas pelajaran matematika, bagi sebagian anak pelajaran satu ini mungkin menjadi salah satu bidang yang tidak disukai. Tak mengherankan kalau masih banyak anak yang mengeluhkan sulit menghapal rumus matematika.

Padahal, adanya pelajaran matematika bukan untuk menyusahkan, kok! Banyak hal yang bisa anak dapatkan jika ia menyukai pelajaran menghitung ini.

Untuk mengatasinya, Parents tentu perlu mendampingi dan membantu anak memahami pelajaran matematika sehingga terasa lebih menyenangkan. Beruntung saat ini banyak sekali tempat kursus matematika yang bisa dipilih.

Berikut beberapa pilihan tempat kursus matematika dengan metode yang berbeda:

kursus matematika

  • Tempat kursus matematika Math Monkey

Dunia anak identik dengan dunia bermain bukan? Nah, dalam memelajari metematika, Math Monkey menerapkan kurikulum berbasis games. Di mana tempat kursus matematika ini sudah bisa diikuti oleh anak-anak berusia 3 tahun sampai 12 tahun.

Salah satu metode yang diterapkan tempat kursus yang berasal dari Amerika Serikat ini adalah Vedic Math yang diklaim sebagai salah satu metode tercepat di dunia.

Ada beberapa kelebihan metode vedic math. Di antaranya adalah anak bisa memilih cara berhitung paling sesuai dengan kemampuan mereka, meningkatkan kemampuan konsentrasi, kreativitas, meningkatkan daya ingat anak, bahkan mengembangkan kemampuan otak anak.

Dengan menerapkan metode berbasis games dan vedic math, diharapkan dapat membantu anak belajar matematika lebih cepat dan menyenangkan.

Untuk info lebih lanjut Parents bisa klik di sini. 

  • MPM (Multi Process Model)

MPM merupakan sistem matematika yang dirancang menggunakan konsep Multi-Process dan Multi-Concept mathematics. MPM ini telah ada sejak tahun 1989 dan memiliki lebih dari 100.000 siswa di seluruh dunia, salah satunya di Indonesia.

Program matematika MPM ini diperuntukan anak usia 4 hingga 12 tahun. Motodenya tidak berbeda jauh dari Kumon, sistem yang dipersonalisasi untuk setiap siswa yang fokus untuk melatih anak belajar mandiri dengan minimal intervensi dari instruktur.

MPM ini juga mengklaim kalau sistem yang diterapkannya akan membantu anak mengembangkan keterampilan mereka dalam pemecahan masalah dan berpikir logis mandiri melalui Personalised System of Learning (PSL).

Yaitu, anak dilatih untuk memecahkan masalah dalam Aljabar, Geometri, Koordinat Pesawat, dan berbagai bidang matematika. Semuanya dikemas dengan sistem belajar yang menyenangkan sehingga anak bisa memahami konsep-konsep matematika tanpa tekanan.

  • Kursus matematika di Kumon

Metode Kumon didirikan oleh Toru Kumon di Osaka, Jepang pada 1954. Toru mengembangkan metode ini saat menjadi guru matematika SMA.

Dikutip dari laman Kumon Global, metode kumon merupakan metode belajar perseorangan. Artinya, untuk masuk di awal, akan ditentukan secara perseorangan. Sehingga level yang diikuti tidak tergantung pada usia ataupun pada sekolah anak.

Lembar kerjanya telah didesain sedemikian rupa sehingga siswa dapat memahami sendiri bagaimana menyelesaikan soalnya. Jika siswa terus belajar dengan kemampuannya sendiri, ia akan mengejar bahan pelajaran yang setara dengan tingkatan kelasnya dan bahkan maju melampauinya.

Tujuan utama belajar matematika di Kumon untuk membentuk dasar matematika yang kuat pada anak. Oleh karena itulah belajar matematika di Kumon tidak bisa dilakukan secara instan.

Dapatkan info lebih lengkap di sini.

  • Sakamoto

Metode Sakamoto ini pertama kali diperkenalkan di Jepang oleh Dr Hideo Sakamoto yaitu sejak 1980, dan telah berkembang di beberapa negara, salah satunya adalah Indonesia.

Dikutip dari laman Tribun News, pengelola Sakamoto Master Japanese Mathematics Centre, Serlyani Khosama menjelaskan, motode ini memiliki tiga langkah utama dalam sistem pengajaran.

Ciri utama metode sakamoto adalah berfokus pada soal cerita yang memiliki bobot nilai tinggi dalam pelajaran matematika di sekolah dan telah disesuaikan dengan kurikulum. Metode Sakamoto ini menekankan menggunakan pemikiran yang logis dan analitis.

Serlyani Khosama juga mengklaim kalau bahwa metode Sakamoto efektif membantu anak sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar dalam menguasai metematika dengan cepat dan mudah. Karena dengan metode ini, siswa diajarkan tentang problem solving, logical thinking, dan creative thinking melalui pelajaran matematika.

Tertarik daftarkan anak kursus di Sakamoto? Klik di sini!

 

Baca juga:

5 Aplikasi bantu anak belajar berhitung dengan mudah

Cerita mitra kami
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Usia Sekolah
  • /
  • Anak ingin kursus matematika? Ini 4 metode yang bisa jadi pilihan
Bagikan:
  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti