Kekurangan sinar matahari bisa menyebabkan 7 penyakit ini

Kekurangan sinar matahari bisa menyebabkan 7 penyakit ini

Tinggal di Indonesia tetapi masih kekurangan sinar matahari? Wah, siap-siap terkena penyakit berikut ini...

Tinggal di negara beriklim tropis rasanya hampir tak mungkin kita mengalami kurang sinar matahari. Meski di musim hujan sekalipun, sinar matahari masih bisa kita dapatkan dengan cuma-cuma, walau tak seterik saat kemarau.

Tapi anehnya, masih ada saja orang yang didiagnosis kekurangan vitamin D akibat kurang sinar matahari meski ia tinggal di Indonesia. Tak percaya? Saat ini tiga orang tim theAsianparent Indonesia mengalaminya.

Dokter mengatakan mereka harus berjemur di bawah sinar matahari pagi agar tidak kekurangan vitamin D. Supaya semangat, setiap pagi sebelum berangkat kantor, mereka bertiga saling mengingatkan untuk berjemur melalui postingan di Instastory.

Memang, apa efeknya jika seseorang mengalami kurang sinar matahari?

7 Penyakit akibat kurang sinar matahari

1. Risiko penyakit jantung

via GIPHY

Bila kita tidak terkena terpaan sinar matahari maka vitamin D sulit diproduksi oleh tubuh. Vitamin D ini memainkan peranan penting dalam melindungi manusia dari penyakit jantung.

Sinar ultra violet juga membantu pengaturan sirkulasi darah. Jadi, tanpa matahari, kita lebih rentan terkena penyakit kardiovaskular.

2. Berkurangnya kesempatan untuk hamil

via GIPHY

Kurang sinar matahari akan menambah kadar melatonin dalam tubuh wanita. Hormon ini akan menekan kesuburan sehingga mengurangi peluang untuk hamil.

Selain itu, wanita yang lebih sedikit terkena sinar matahari akan lebih cepat mengalami menopause dibanding mereka yang sering terpapar cahaya matahari.

Pada pria, kekurangan sinar matahari memengaruhi tingkat testoteron secara langsung.

3. Gangguan saraf

Anak-anak yang tidak mendapatkan sinar mentari yang cukup berisiko mengalami multiple sclerosis, sebuah penyakit pada sistem saraf pusat saat mereka beranjak dewasa.

4. Nyeri otot dan sendi

via GIPHY

Tanpa cahaya matahari, bersiaplah mengalami nyeri di sekujur tubuh. Cahaya matahari membantu menghangatkan otot-otot tubuh dan mengurangi nyeri yang diakibatkan oleh radang sendi seperti arthritis.

5. Rentan stres karena tidak bahagia

via GIPHY

Kekurangan sinar matahari akan membuat Anda kekurangan serotonin – hormon yang membuat bahagia – dalam tubuh. Dan meski ada banyak cara untuk membuat diri kita bahagia, sering terpapar sinar matahari adalah cara paling mudah dan paling alami, apalagi jika dikombinasikan dengan olahraga.

6. Daya tahan tubuh berkurang

via GIPHY

Jika kita hanya terpapar sedikit sinar matahari, berarti sel darah putih dalam tubuh juga berkurang jumlahnya. Dan semakin sedikit jumlah sel darah putih dalam tubuh, semakin sulit kita melawan infeksi.

7. Gigi berlubang

via GIPHY

Bahkan gigi kita ikut menderita jika kita kurang mendapat terpaan cahaya matahari. Orang-orang yang hanya mendapatkan sedikit sinar matahari biasanya memiliki banyak permasalahan kesehatan gigi, salah satunya gigi berlubang.

Meski sinar matahari baik untuk kesehatan tubuh, namun ingat bahwa jika terlalu banyak terpapar sinar matahari juga bukanlah sesuatu yang baik. Sinar UV dapat menyebabkan kulit terbakar dan juga peenyakit kulit yang berbahaya seperti kanker.

Bila ingin berjemur, lakukan di pagi hari hingga pukul 10. Sinar matahari lebih dari pukul 10 pagi justru berbahaya.

 

Referensi: Brightside

Baca juga: 

Hati-hati pakai losion tabir surya, merk ini bisa bikin kulit anak melepuh

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner