Kompor gas meledak, bocah laki-laki 2 tahun ini menderita luka bakar

lead image

Sang ibu memperingatkan bahaya dari penggunaan kompor gas yang dilapisi kaca tempered.

Dapur adalah tempat yang membahayakan bagi anak-anak. Parents, berhati-hatilah dan pastikan untuk meletakkan segala sesuatu di dapur berada jauh di atas jangkauan anak, terutama pisau. Namun, terlepas dari semua tindakan pencegahan yang telah kita lakukan, terkadang kecelakaan masih bisa terjadi, misalnya kompor gas kaca  yang meledak.

Kompor gas kaca meledak, bocah ini alami luka bakar tingkat dua

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/40198864 10216835166302262 6835508681434464256 n e1541602182441.jpg Kompor gas meledak, bocah laki laki 2 tahun ini menderita luka bakar

Dalam sebuah postingan Facebook yang disertai gambar, seorang ibu menceritakan sebuah insiden yang terjadi di rumahnya. Pada tanggal 18 Agustus 2018, kompor gas kaca di dapur Stella Chong meledak.

Putranya yang berusia dua tahun berada di dapur bersamanya saat kaca kompor tanam pecah. 

Berdasarkan postingannya, ia sedang memasak teh di atas kompor gas yang dilapisi kaca tempered

“Saya sedang mencuci piring dan memotong buah, ketika saya mendengar suara kaca kompor tanam pecah,” tulisnya dalam bahasa Mandarin.

Air panas telah tumpah ke seluruh lantai dan ada gelas di mana-mana. 

“Saya ingin segera mengeluarkan anak saya dari sana, tetapi sudah terlambat.” Putranya sudah tergelincir dan jatuh ke dalam air panas, menyebabkan luka bakar tingkat dua. 

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/40159443 10216835166622270 4791580349958193152 n.jpg Kompor gas meledak, bocah laki laki 2 tahun ini menderita luka bakar

Stella sendiri hanya mengalami luka kecil di kakinya, yang segera ia obati dengan essential oils. Namun, rasa trauma melebih rasa sakit terbakar di kakinya.

“Setiap kali saya memejamkan mata, insiden itu terputar lagi dan lagi,” tulisnya.

Putranya dirawat selama seminggu di rumah sakit. Lukanya perlahan mulai sembuh.

Stella mengakhiri postingannya dengan peringatan serius kepada semua orangtua untuk tidak menggunakan kompor gas kaca tempered di dapur. 

Silakan cek postingannya di sini:

 

Apakah kompor gas dengan kaca tempered cukup aman?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/www.maxpixel.net Gas Gas Stove Inside Orange Dishwasher Kitchen 1776648.jpg Kompor gas meledak, bocah laki laki 2 tahun ini menderita luka bakar

Peringatan dari Stella mungkin akan membuat sebagian orangtua menjadi waswas. Apakah Parents harus khawatir dan mengganti kompor kaca yang selama ini telah dipakai?

Kaca tempered atau kaca yang dikeraskan, menggantikan kaca borosilikat yang dulu banyak dipakai pada peralatan dapur. Banyak produsen beralih ke kaca tempered ini karena lebih tahan lama dan lebih tahan panas.

Namun bukan berarti kaca tempered tidak bisa pecah sama sekali. Kaca tempered dapat rusak jika tidak terpasang dengan benar atau jika ada kerusakan di permukaan kaca. 

Kaca juga dapat pecah jika ada terlalu banyak beban pada kaca atau jika ada perubahan ekstrem di area sekitar kaca. 

Jadi, kasus Stella memang salah satu insiden yang mengerikan dan tidak biasa terjadi pada kompor gas kaca tempered. 

Dari postingan yang ditulis Stella, memang tidak ada luka yang disebabkan kaca kompor tanam pecah. Sebaliknya, luka itu berasal dari air panas yang tumpah dari atas kompor.

Bagaimana mencegah kaca kompor tanam pecah?

Karena cukup banyak yang menggunakan kompor kaca tempered di rumah, Parents mungkin bertanya-tanya bagaimana cara mencegah kaca kompor tanam pecah.

Berikut ini cara menjaga agar kompor gas kaca di rumah Anda tetap aman dan tidak meledak:

1. Jangan tutupi permukaan kaca

Beberapa orang mungkin tak suka jika ada cipratan minyak mengenai permukaan kaca saat memasak. Namun, itulah seni dari memasak!

Permukaan kaca sebenarnya sangat mudah dibersihkan dan biasanya bisa dilakukan hanya dengan lap basah. Menutupi bagian permukaan kaca tempered berisiko menyebabkan panas terperangkap dan meningkatkan kemungkinan kaca kompor tanam pecah.

2. Jangan gunakan panci dan wajan yang terlalu besar

Pastikan untuk selalu menggunakan panci dan wajan dengan ukuran tepat, serta peralatan dapur yang terbuat dari bahan yang sesuai. Bahan tertentu seperti besi atau stainless steel dapat memerangkap panas antara bagian bawah panci dengan permukaan kaca.

Selain merusak tungku, penggunaan peralatan masak yang tidak tepat juga berisiko membuat tungku kompor pecah.

3. Jangan menaruh panci atau wajan panas langsung di permukaan kaca

Meletakkan panci atau wajan yang tidak panas berisiko membuat permukaan kaca pecah karena beratnya. Apalagi jika panas, hal itu menimbulkan risiko lebih besar yang menyebabkan kaca kompor tanam pecah.

 

*Artikel disadur dari tulisan Sarah Voon di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Wajib Tonton! Video Cara Mengatasi Kebakaran yang Terjadi Pada Kompor Gas