TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah ABG Frustasi Curi Motor: "Ibu Saya Dipenjara, Ayah Mati Narkoba"

Bacaan 4 menit
Kisah ABG Frustasi Curi Motor: "Ibu Saya Dipenjara, Ayah Mati Narkoba"

Ayah Zidan mati ditembak oleh anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) sementara ibu dan kakak kandungnya dipenjara karena menyimpan sabu.

Penangkapan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Banyu Urip Kidul, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (12/8/2020) ternyata membuka kisah pilu sang pelaku. Seorang ABG frustasi.

Adalah Zidan Hadi Putra, pemuda berusia 19 tahun ini ditangkap bersama empat orang kawannya. Saat memberikan keterangan, ia mengungkapkan cerita sedih yang membawanya pada jurang kehancuran.

Kepada petugas kepolisian, dirinya menceritakan awal mula terjerumus ke lembah hitam. Bagaimana kisahnya?

Kisah ABG Frustasi Curi Motor: Keluarga Hancur karena Narkoba

ABG frustasi 7

Sumber: Shutterstock

Zidan tak pernah tahu nasib bisa sedemikian buruk menimpa dirinya dan keluarga. Pemuda yang hidup bersama neneknya itu ditinggal mati oleh sang ayah karena terjerat kasus narkoba.

Bahkan, ayah Zidan ditembak mati oleh anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) karena melawan saat hendak ditangkap. Sang ayah diduga membawa narkoba untuk dijual. Andai ayahnya tidak melawan, nasibnya kini mungkin akan seperti istrinya.

Ya, ibu kandung Zidan juga ditangkap anggota kepolisian karena terbukti menyimpan beberapa kilogram sabu. Saat ini ibunya pun masih berada di balik jeruji besi bersama kakak Zidan.

Kanit Polsek Sawahan Iptu Ristitanto mengatakan, Zidan mencuri sepeda motor karena frustasi keluarganya hancur. Ia merasa putus asa karena ayah ditembak mati oleh BNN. Ia pun harus terpisah dari sang ibu dan kakaknya yang belum dibebaskan dan masih harus di penjara.

“Dari pengakuan tersangka, keluarganya hancur. Ia frustasi karena sang ayah ditembak BNN atas kasus narkoba. Begitu juga ibu dan kakaknya juga terlibat kasus narkoba dan belum keluar penjara,” kata Iptu Ristianto, Senin (24/8/2020).

Baca juga: Ajarkan anak sopan santun dengan 3 cara terbaik berikut ini!

Kisah ABG Frustasi, Tinggal Bersama Nenek dan Terjerumus Pergaulan Bebas

ABG frustasi 4

Sumber: Shutterstock

Sejak ibu dan kakaknya di penjara, Zidan diasuh oleh neneknya. Mereka hidup serba kekurangan, tinggal di sepetak rumah di sudut Kota Surabaya. Nahas, meski sang nenek kerap menasehati Zidan agar menjauhi lingkungan yang buruk, ia justru semakin dekat dengan pergaulan bebas.

Zidan mentato hampir sekujur tubuhnya, ia juga hobi menenggak minuman keras (miras) bersama kawan-kawannya.

Akhirnya, ia pun terlibat dalam aksi curanmor yang dimotori oleh dirinya dan teman-temannya. Terhitung, dari lima orang yang ditangkap polisi, hanya tiga orang yang dijebloskan ke dalam penjara, termasuk Zidan.

Satu Keluarga Mendekam di Penjara

ABG frustasi 5

Sumber: Shutterstock

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Zidan kini terpaksa mendekam di penjara. Sontak, ia dan keluarganya pun harus merasakan dinginnya sel penjara guna menebus perbuatan mereka.

“Ya mungkin karena pelaku hidup di lingkungan yang tak terdidik. Sehingga psikologis pelaku akhirnya ikut rekannya bertindak kriminal. Padahal sang nenek juga sudah membina cucu satu-satunya yang hidup bersamanya. Akhirnya komplet sudah satu keluarga masuk penjara,” kata Iptu Ristianto.

Cara Mencegah Anak Terjerumus Pergaulan Bebas

ABG frustasi 6

Sumber: Shutterstock

Kisah yang dialami oleh Zidan menjadi cerminan bahwa mendidik seorang anak memang tidak pernah mudah. Namun, selalu ada cara untuk mencegah anak terjerumus dari hal-hal negatif seperti yang dialami Zidan.

Para pakar psikolog mengatakan, setidaknya ada tiga kunci utama yang bisa dilakukan oleh para orangtua agar anak-anaknya tidak terjerumus ke lembah hitam. Apa saja?

Baca juga: Mengapa Remaja Suka Memberontak?

1. Menjelaskan Konsekuensi, Bukan Melarang

Tindakan melarang hanya akan membuat anak semakin merasa penasaran. Alih-alih menjauh, ia justru akan mendekati hal-hal yang dilarang. Cara yang paling bijaksana adalah dengan menjelaskan konsekuensi dari setiap tindakan yang akan ia lakukan, misalnya teekait dengan risiko jika melakukan seks sebelum menikah.

Seks yang dilakukan tanpa pengaman bisa mengakibatkan kehamilan dan Penyakit Menular Seksual (PMS). Begitu juga dengan narkoba, rokok, minum-minuman keras, atau perbuatan mencuri. Katakan konsekuensi yang harus diterima sang anak apabila melakukan hal-hal tersebut dan berikan penjelasan sebaik-baiknya.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

2. Membuka Ruang Diskusi

Tak dapat dipungkiri, terkadang berbicara dengan anak remaja jauh terasa lebih sulit dibanding berbicara dengan rekan kerja yang menyebalkan sekalipun. Tapi, bukan berarti komunikasi tidak bisa dilakukan. Caranya, lakukan diskusi yang mendorong anak bersikap lebih terbuka kepada orang tua atau pengasuh.

Dengan demikian, apabila ia mulai penasaran dengan hal-hal seperti rokok, minuman keras, dan ingin pulang sampai larut malam, orangtua juga harus pro aktif bertanya mengapa ia ingin melakukannya.

3. Menanamkan Nilai Moral Sejak Dini

Setiap keluarga dengan latar belakang yang berbeda pasti meyakini nilai moral yang berbeda. Apapun bentuknya, pastikan Anda sebagai orangtua bisa menanamkan nilai moral kepada anak sejak dini. Dengan demikian, ia bisa mencerna mana yang baik dan mana yang buruk.

Tentu saja, dalam hal ini, perilaku orang tua sehari-hari juga menjadi contoh bagaimana menanamkan nilai moral kepada anak. Oleh sebab itu, pastikan untuk memberikan contoh yang baik bagi anak-anak.

Apa yang dilakukan Zidan setidaknya bisa memperliatkan betapa besar pengaruh lingkungan terdekat, dalam hal ini keluarga dalam perkembangan dan perilaku anak. Bagaimanapun, keluarga memang berperan besar menentukan anak akan tumbuh menjadi orang yang seperti apa. Yuk, jaga anak-anak kita jangan sampai terjerumus pergaulan bebas!

Sumber: Beritajatim.com, KlikDokter.com

Baca juga:

Perlukah Pendidikan Seks Pada Anak?

 

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kisah ABG Frustasi Curi Motor: "Ibu Saya Dipenjara, Ayah Mati Narkoba"
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti