TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Baru beberapa jam menikah, pengantin baru tewas dalam kecelakaan helikopter

Bacaan 4 menit
Baru beberapa jam menikah, pengantin baru tewas dalam kecelakaan helikopter

Pasangan pengantin baru itu mengalami hari terbaik dalam hidup mereka sebelum kecelakaan helikopter yang tragis merenggut nyawa mereka.

Momen paling manis dapat berubah menjadi tragedi yang buruk. Seperti kasus kecelakaan helikopter yang menewaskan pasangan pengantin baru.

Will Byler dan Bailee Ackerman Byler adalah sepasang kekasih yang telah menjalin hubungan sejak di bangku kuliah. Mereka begitu saling mencintai dan ditakdirkan untuk bersama selamanya sehingga mereka memutuskan untuk menikah.

kecelakaan helikopter - pasangan pengantin baru tewas

Suasana saat pesta pernikahan sebelum tragedi maut terjadi.

Pernikahan yang indah tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu, 3 November 2018. Tak seorang pun mengharapkan terjadi tragedi pada pasangan pengantin baru ini.

Saat perayaan berakhir, mereka mengucapkan salam perpisahan kepada para tamu kemudian pergi dengan helikopter.

Teman, keluarga, dan warganet berduka atas kecelakaan helikopter

Madi Wagner, fotografer sekaligus teman dari pasangan pengantin baru itu mengunggah berita kematian tersebut di Facebook. Ia menuliskan, “Mereka berdua menghabiskan hari terakhir mereka di bumi ini untuk merayakan dengan orang-orang terkasih yang paling mereka sayangi. Saya percaya itu adalah hari terbaik dalam hidup mereka.”

Banyak orang mengomentari postingan Madi, mengucapkan belasungkawa.

Kakek Will, William Byler, memverifikasi ke stasiun berita lokal bahwa pasangan pengantin baru itu telah jatuh di peternakan keluarga mereka di Texas.

Selanjutnya, County Sheriff setempat mengungkapkan bahwa mereka diberitahu oleh pusat pemantauan penerbangan mengenai terjadinya kecelakaan helikopter pada Sabtu tengah malam.

Salah satu tamu yang hadir dalam acara pernikahan tersebut akhirnya membagikan cuplikan saat pasangan pengantin baru tersebut memasuki pesawat dan terbang – yang merupakan foto terakhir sebelum tragedi itu terjadi.

kecelakaan helikopter - pasangan pengantin baru tewas

Kami masih belum mengetahui mengapa helikopter tersebut jatuh. Namun, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika menuliskan cuitan di Twitter pada hari Minggu (4/11) bahwa penyelidikan sedang dilakukan. Selain itu, banyak layanan publik lokal, termasuk agen Patroli Perbatasan, telah membantu mencari helikopter.

Kami di theAsianparent menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga pasangan muda ini. Pasangan pengantin baru ini telah membuktikan bahwa cinta yang menyatukan mereka hingga maut memisahkan.

mitos ibu hamil kuburan

Move On Setelah Pasangan Meninggal

Apa yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kesedihan karena pasangan meninggal? Asian Parent sangat memahami betapa sulit hal itu untuk dilakukan. Kematian pasangan bisa sangat traumatis. Focus on the Family menyebutkan, untuk bisa move on, Anda harus bersabar dengan diri sendiri dan prosesnya.

Secara umum disepakati bahwa kesedihan tidak pernah “sepenuhnya selesai” ada beberapa aspek penting untuk tumbuh dan bangkit kembali setelah kehilangan. Anda harus perlahan-lahan mengatur diri sendiri. Ini adalah waktu untuk berada dekat dengan orang-orang yang mendukung Anda.

  1. Terima kenyataan kehilangan itu

Dalam tahap ini, Anda harus melawan penolakan dan menyadari bahwa orang yang Anda cintai secara fisik sudah tiada. Kegiatan seperti melihat jenazah pasangan Anda, menghadiri upacara pemakaman dan penguburan, dan mengunjungi tempat peristirahatan pasangan Anda dapat membantu dalam proses ini.

  1. Biarkan diri Anda bersedih

Ketika orang yang dicintai meninggal, banyak orang mencoba untuk menolak perasaan sedih mereka. Sayangnya, satu-satunya cara untuk mengatasi kesedihan adalah dengan dan melewatinya setiap hari ketika perasaan itu datang dan hilang. Orang yang menghindari kesedihan bisa menderita beberapa bentuk depresi atau masalah fisik.

  1. Beradaptasi dengan kepergian pasangan

Anda bisa mulai untuk beradaptasi dengan kepergian pasangan dengan menggantikan tugas-tugas yang biasa ia lakukan. Jika Anda takut pulang ke rumah, Anda mungkin bisa mempertimbangkan memlihara hewan, berkebun, atau rutinitas baru yang memberi Anda kenyamanan.

 

  1. Terbuka untuk hubungan baru

Terburu-buru untuk memulai hubungan romantis baru setelah pasangan meninggal, tidak disarankan. Anda sebaiknya memulai hubungan baru ketika Anda sudah siap. Banyak orang merasa tidak loyal atau tidak setia jika mereka menjalin hubungan baru dengan orang lain. Ingatlah bahwa tujuannya bukan untuk melupakan orang yang Anda cintai; itu adalah untuk mencapai titik di mana Anda dapat mengingat dan menghormati hidup Anda sendiri.

Yang penting adalah Anda memberi diri waktu dan ruang untuk berduka dan tumbuh. Anda dapat mempertimbangkan mencari program pemulihan yang ditawarkan oleh tempat ibadah atau menggunakan beberapa jam seminggu untuk berdoa, membuat jurnal, atau merenungkan kesedihan Anda secara pribadi.

*Artikel disadur dari tulisan Kevin Wijaya Oey di theAsianparent Singapura.

Baca juga:

Anak Perempuan Ini Kenakan Gaun Pengantin Ibunya untuk Alasan yang Sangat Mengharukan

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Baru beberapa jam menikah, pengantin baru tewas dalam kecelakaan helikopter
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti