TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Dua anak balita jadi korban penusukan saat tidur, apa modusnya?

Bacaan 3 menit
Dua anak balita jadi korban penusukan saat tidur, apa modusnya?

Peristiwa ini sungguh menyayat hati!

Baru-baru ini kasus pembunuhan anak kembali terjadi. Peristiwa pembunuhan brutal ini terjadi di Malaysia. Seorang pria telah membunuh dua anak yang sedang tertidur pulas, dan menyebabkan kedua anak itu tewas di tempat kejadian.

Kasus pembunuhan anak ini terjadi di Kampung Tengah, Jalan Kuala Sungai Yan, Kedah.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 11:45 malam ketika sang ibu Noorhasyelawati Yusoff, 37, mendengar pelaku memanggil suaminya yang kebetulan tidak berada di rumah pada waktu itu.

Tidak lama kemudian, kakak iparnya yang berada di rumah, Sobri Saad, 52 tahun pun membukakan pintu. Siapa sangka, ketika pintu dibuka, tersangka langsung melibaskan parang yang mengenai pipi kiki Sobri.

Beruntung Sobri berhasil menyelamatkan diri. Namun sayangnya, tanpa bisa dicegah tersangka langsung masuk ke dalam rumah dan mencoba menikam Noorhasyelawati.

“Dia mencoba menikam perut saya, tetapi nasib baik masih saya dapatkan karena mengenai tirai,” ujar Noorhasyelawati.

Seakan merasa tak puas, pelaku langsung masuk ke dalam kamar di mana anak-anak Noorhasyelawati masih tidur terlelap.

“Saya langsung lari pergi ke rumah kakak saya untuk minta pertolongan,” kata Noorhasyelawati.

Saat itu, pelaku langsung menghabiskan nyawa anak Noorhasyelawati. Bahkan, pelaku sempat mengatakan bahwa anak-anak sudah meninggal dan sudah bermandikan darah.

Adalah Nurul Hanim Idris, 5 tahun, dan adiknya Mohammad Hafiz, yang masih berusia  satu tahun, dua anak yang menjadi korban kebuasan tersangka.

Begitu Noorhasyelawati kembali ke rumah, ia telah melihat kedua anaknya telah terbujur kaku berlumuran darah.

“Aku berlari untuk melihat kondisi anak-anak, nyatanya mereka sudah kaku. Anak laki-laki saya dibunuh dengan cara ditusuk di bagian lehernya.”

“Saya tidak bisa mengangkatnya karena terlalu banyak darah di kasur,”

Perlakuan tersangka sangat kejam! Kedua korban ditemukan dalam kondisi yang sangat parah, dan keduanya memiliki luka yang sama di bagian kepala.

kasus pembunuhan anak

Kepala Departemen Investigasi Kriminal Kedah, Asisten Komisaris Senior, Mior Faridalthrash Wahid, mengatakan hasil tes urin yang dilakukan terhadap tersangka 49 tahun menemukan bahwa dia positif menggunakan ganja.

Penyelidikan lebih lanjut masih terus berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti mengapa ia melakukan kasus pembunuhan anak ini. Saat ini tersangka sudah ditahan di kepolisian untuk dilakukan penyelidikan selama 7 hari berdasarkan Undang-Undang 302 KUHP.

Apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah kasus pembunuhan anak terjadi di dalam rumah?

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko serangan dari orang asing:

  • Kunci pintu rumah sepanjang waktu, bahkan pada siang hari
  • Simpan barang-barang berharga di tempat tersembunyi
  • Pastikan untuk membawa ponsel ketika bertemu tamu dan letakkan nomor telepon darurat di speed dial atau ‘panggilan cepat’
  • Pastikan tidak membuka kunci pintu jika Anda tidak mengenali siapa tamu yang datang.
  • Saat berbicara dengan orang asing, beri jarak antara tubuh Anda dan pintu untuk menghindari risiko diserang.
  • Tidak perlu menerima tamu saat sudah larut malam, karena risikonya lebih tinggi karena sulit bagi Anda untuk mendapatkan bantuan dari tetangga
  • Pastikan semua anggota keluarga tahu jalan keluar selain pintu utama, jika ada kejadian yang tidak diinginkan
  • Pastikan Anda tahu di mana posisi benda apa pun dapat digunakan sebagai senjata. Ingat, hanya Anda sebagai tuan rumah yang tahu di mana barang-barang rumah Anda berada.

Semoga kasus pembunuhan anak yang begitu tragis seperti ini bisa dicegah.

 

Disadur dari Beto Rahman artikel theAsianparent Malaysia

Baca juga:

"Aku sangat lelah. Maafkan aku…" ungkapan ayah yang membunuh keluarganya

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dua anak balita jadi korban penusukan saat tidur, apa modusnya?
Bagikan:
  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti