TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

"Pilih mana, berlutut atau dipukul?" Kronologi Anak Dibully di Toilet Sekolah

Bacaan 4 menit
"Pilih mana, berlutut atau dipukul?" Kronologi Anak Dibully di Toilet Sekolah

Seperti apa kejadiannya?

Kasus bullying di sekolah tentu menjadi salah satu hal paling dikhawatirkan para orangtua, khususnya yang memiliki anak yang memasuki usia pra remaja.

Sampai saat ini kasus bullying di sekolah masih belum bisa dihilangkan 100%. Bahkan kasus bullying di sekolah sudah seperti fenomena gunung es dan berisiko berujung pada kekerasan dan kematian.

Fakta menyedihkan bukan? Kenyataannya, kasus bullying di sekolah tak hanya terjadi di Indonesia, namun juga serimg ditemukan di berbagai belahan negara. Belum lama ini sebuah video yang memperlihatkan tindakan bullying di sekolah sempat viral.

Kasus bullying di sekolah  terbaru dan menjadi viral di media sosial ini terjadi di Filipina, di mana ada siswa yang mendapat tindakan bullying di toilet sekolah. Dalam video menunjukkan seorang siswa berseragam, menyerang siswa laki-laki lainnya.

Dalam video tersebut, pelaku bullying meminta korban untuk memilih antara mendapatkan pukulan atau menjaga martabatnya.

Sang pelaku melanjutkan dengan memaparkan bagaimana adegan itu akan terjadi jika anak lelaki itu memilih harga dirinya.

Pelaku tindak bullying juga membuatnya mengatakan bahwa dia bodoh dan menambahkan, “Jika dia memilih menjaga martabatnya, aku akan membuatnya berlutut, mencium sepatuku, dan mencium kemaluanku.”

Tak ingin mendapat perlakuan tidak menyenangkan yang bisa merendahkan martabatnya, korban akhirnya memilih untuk dipukuli.

Mengetahui pilihan sang korban, pelaku pun mengatakan, “Karena jika dia memilih untuk mempertahankan martabatnya, saya akan menamparnya, dan dia akan mencium sepatu saya tetapi dia ingin dipukuli.”

Kemudian video tersebut pun akhirnya memperlihatkan pelaku mulai menyerang korban.

Kasus Bullying di Sekolah Membuat Pihak Sekolah Mengeluarkan Pernyataan

kasus bullying di sekolah

Tak lama setelah video viral, pihak sekolah,  SMP Ateneo de Manila University, akhirnya merilis sebuah pernyataan di Twitter menyusul video yang mengatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Dalam sebuah pernyataan, pihak sekolah mengatakan bahwa video yang menggambarkan tindakan kekerasan tersebut tentu saja merupakan salah satu pelanggaran serius, khususnya yang terkait dengan pelanggaran disiplin.

“SMP Ateneo menangani masalah ini dengan serius, dimulai dengan penyelidikan segera untuk mengetahui apa yang terjadi, mulai saat laporan itu sampai kepada kami,” katanya.

Sekolah juga menyatakan keprihatinannya atas pelanganggaran privasi dan tindak bullying yang telah disebarkan di sosial media. Pihak sekolah pun meminta publik untuk tidak membagikan video tersebut.

“Tidak hanya hak privasi anak di bawah umur ini yang dilanggar tetapi juga memprovokasi beberapa reaksi yang sebenarnya tidak banyak membantu sekolah dalam menangani insiden ini dengan tepat,” katanya.

Baca tweet lengkapnya di sini.

University President @FrJett has released a statement on the decision of the AJHS bullying incident. pic.twitter.com/MXKFxN1NUW

— Ateneo de Manila (@ateneodemanilau) December 23, 2018


Presiden Universitas @FrJett telah merilis pernyataan tentang video kekerasan di Ateneo Junior High School.

Jika anak Anda menghadapi nasib yang sama, maka ada beberapa hal yang perlu Parents ajarkan untuk memastikan mereka mampu mengatasi situasi ini.

Beberapa Langkah yang Bisa Parents Lakukan Jika Anak Mengalami Kasus Bullying di Sekolah

kasus bullying di sekolah

1. Selalu tunjukkan dukungan

Penindasan atau tindak kasus bullying di sekolah tentu saja merupakan hal serius. Selain bahaya fisik yang nyata, kondisi bullying tentu saja dapat memengaruhi rasa percaya diri anak bahkan berisiko terjadinya depresi pada anak.

Oleh karena ini, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memberikan perhatian yang lebih. Tunjukan kepedulian, dan jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk berbincang dengannya, membicarakan apa yang terjadi di sekolah dan apa yang anak rasakan.

Anda mungkin bisa mendorong anak untuk mengambil kelas bela diri. Hal lain lain yang tak kalah penting adalah memastikan mereka memiliki teman baik yang  bisa mendukungnya.

2. Ajarkan anak untuk mengalah

Pilih mana, berlutut atau dipukul? Kronologi Anak Dibully di Toilet Sekolah

Anda tahu pepatah, jika Anda tidak bisa mengalahkan mereka, bergabunglah dengan mereka? Yah, kami TIDAK mendukung bullying. Tetapi yang harus Anda lakukan adalah mengajak anak Anda untuk berteman dengan si pengganggu, bukannya takut atau melawannya.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Terkadang, pengganggu datang dari keluarga yang paling rusak. Mereka mungkin hanya mencari teman. Mengalah bukan berarti kalah.

3. Jika semua usaha tak berhasil, coba untuk menghindari

Jika hal-hal tidak menunjukkan tanda-tanda membaik, cukup ikuti pendekatan menghadapi bullying. Salah satu caranya, beri tahu anak-anak untuk menghindari pengganggu.

Anda bisa tergoda untuk memberi tahu anak Anda untuk melawan, tetapi ini hanya mengarah ke eskalasi. Dan kekerasan semakin memburuk.

Bagaimana Parents, punya tips lain untuk menghadapi bullying di sekolah?

 

Disadur dari artikel Sarah Voon, theAsianparent Singapura

Baca juga:

9 Strategi Mengajari Anak Membela Diri saat Menghadapi Bullying (Perundungan)

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • "Pilih mana, berlutut atau dipukul?" Kronologi Anak Dibully di Toilet Sekolah
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti