TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Inspirasi Resolusi 2016 untuk Para Bunda

12 Jan, 2016

Apa resolusi 2016 Bunda? Masih bingung? Yuk, simak beberapa inspirasi dari 8 Bunda berikut ini; siapa tahu salah satu atau beberapa di antaranya bisa menginspirasi Bunda.

Menjadi ibu yang lebih baik, itulah resolusi 2016 dari para Bunda ini

Menjadi ibu yang lebih baik, itulah resolusi 2016 dari para Bunda ini

Suasana tahun baru masih bisa kita rasakan. Sudah ada banyak janji dan resolusi 2016 yang biasanya telah dibuat.

Bagi beberapa ibu, tahun baru adalah kesempatan untuk menghapus kenangan akan kesalahan dan membuat sebuah janji baru. Tahun baru adalah kesempatan untuk kontemplasi sekaligus mengumpulkan semangat untuk menghadapi yang baru.

Oya, apa resolusi 2016 Bunda? Atau Bunda malah belum menemukan resolusi terbaik? Bagaimana bila mencoba membaca resolusi 2016 dari beberapa ibu berikut ini? Siapa tahu salah satunya juga akan menginspirasi Bunda untuk membuat resolusi yang sama.

1. Tidak menghiraukan hal-hal sepele

1. Tidak menghiraukan hal-hal sepele

Aku punya dua orang anak. Anak pertama laki-laki berusia 3 tahun dan yang kedua, seorang anak perempuan berusia 2 tahun. Bunda pasti sudah bisa membayangkan, seperti apa keriuhan (jika tidak bisa dibilang masalah) yang mereka buat setiap hari.

Karenanya, kadang-kadang aku sedikit berlebihan dengan berusaha menjauhkan mereka dari semua keriuhan yang mungkin terjadi. Tapi sayang, justru hal seperti itu malah membuatku lebih stres.

Jadi, salah satu resolusi 2016 yang aku buat adalah tidak akan meributkan hal-hal sepele. Tak masalah jika memang anak-anak sesekali tidak menghabiskan makanannya. Bukan juga sebuah bencana bila anak-anak laki-lakiku ingin ke supermarket memakai kostum batmannya. Meskipun ia akan melakukannya setiap hari, it’s okay.

Alyssa, 32 tahun

2. Tidak ada urusan pekerjaan di malam hari

2. Tidak ada urusan pekerjaan di malam hari

Mulai tahun ini aku berjanji pada diriku sendiri untuk berhenti memeriksa email, atau apapun yang berkaitan dengan pekerjaan, begitu jam menunjukkan pukul 6 petang.

Smartphone memang telah menawarkan kemudahan untuk mengendalikan pekerjaan dengan mudah; darimana saja, kapan saja. Akibatnya, kita bisa saja duduk di samping anak-anak, tapi email membuat kita tidak benar-benar di sisi mereka.

Jadi, mulai tahun baru ini, begitu sepulang kerja dan tiba di rumah, putrikulah yang akan menjadi satu-satunya perhatianku; bukan lagi laptop apalagi handphone.

Ping Nee, 37 tahun; satu putri usia 6 tahun

3. Membuat menu makan malam hanya satu macam

3. Membuat menu makan malam hanya satu macam

Tidak akan ada lagi menu khusus untuk anakku yang suka pilih-pilih makanan! Sudah cukup kerepotan di dapur memasak makanan untuk semua keluarga, - plus makanan khusus untuk putri kecilku!

Putriku sekarang berusia 4 tahun, menurutku ia sudah cukup usia untuk makan apa yang anggota keluarga lain makan. Aku berjanji pada diriku untuk membantunya memiliki banyak pilihan makanan dengan mencoba aneka makanan baru, daripada membiarkannya selalu ribut soal makanan.

Jo, 27

4. Lebih sedikit di depan layar kaca

4. Lebih sedikit di depan layar kaca

Seiring dengan besarnya anak-anak, aku merasa mereka semakin banyak menghabiskan waktu di depan layar kaca,- entah itu TV atau handphone,- dibanding waktu yang seharusnya.

Aku tahu itu tidak baik, tapi kadang,-jujur saja-, lebih mudah bagiku untuk membiarkan mereka menonton TV sementara aku menyelesaikan pekerjaan rumah.

Tapi itu tidak akan terjadi mulai tahun ini.

Aku berjanji pada diriku sendiri, bahwa aku akan lebih banyak mengajak semua anggota keluarga untuk beraktivitas di luar rumah. Aku yakin bahwa itu akan membuat kami lebih bersenang-senang dan juga sehat.

Shruti, 40, ibu dari dua anak laki-laki, 10 dan 12 tahun.

5. Lebih sabar

5. Lebih sabar

Ya, aku tahu - ini adalah janji semua ibu pada diri mereka sendiri, “Oke, aku akan lebih sabar menghadapi anak-anakku.” Tapi sungguh, sudah beberapa kali aku lepas kendali setahun kemarin. Untuk itu, aku seringkali dihantui rasa bersalah pada putriku yang kini berusia 12 tahun.

Jadi, begitulah, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk lebih, lebih sabar menghadapi putriku; mulai tahun ini. Bagaimanapun dia akan membutuhkan aku saat memasuki masa remajanya, dan untuk itu, aku butuh level kesabaran yang paling tinggi.

Pearl, 38.

6. Tak ada lagi rasa bersalah

6. Tak ada lagi rasa bersalah

Oke, aku punya pengakuan yang mungkin sebetulnya sudah menjadi rahasia umum, - aku seringkali merasa bersalah saat menggunakan waktu me time-ku.

Suatu hari, untuk pertama kalinya, aku meninggalkan anak laki-lakiku yang berusia 1.5 tahun pada asistenku di rumah. Aku pergi untuk berkumpul dengan kawan (wanita tentu saja). Tapi jujur, aku sungguh tidak bisa menikmati waktu yang aku habiskan bersama teman-temanku.

Parah banget, setiap 10 menit aku telpon ke rumah, sekedar tahu bagaimana keadaan Jason. Dan begitu aku dengar ia menangis, aku cepat-cepat pamit; pulang dengan segunung rasa bersalah.

Karena itu, aku ingin menghilangkan perasaan itu sekarang. Menurutku, jika aku ingin menjadi ibu yang paling baik, aku butuh untuk merawat diriku sendiri dan juga menghabiskan sedikit waktu untukku.

Yasmin, 27.

7. Mengajari anak untuk memberi

7. Mengajari anak untuk memberi

Kita tahu bahwa anak-anak jaman sekarang sangatlah mudah untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Dan suatu hari, saat membersihkan ruang bermain mereka, aku kaget, betapa banyaknya mainan mereka, bahkan beberapa belum pernah mereka mainkan.

Ku pikir, sebagai orangtua, sudah saatnya bagi kita untuk tidak lagi terjebak pada sikap konsumtif, dan tentu saja mengajarkan hal yang sama pada anak-anaknya.

Jadi resolusi 2016 ku adalah lebih banyak melibatkan anak-anakku pada kegiatan-kegiatan amal untuk membantu mereka yang kurang beruntung.

Langkah pertama adalah mengajak mereka memilih mainan dan pakaian layak untuk di donasikan. Bagiku, mengajarkan mereka empati dan juga kemurahan hati adalah hal yang tidak bisa dibeli oleh uang.

Sandra, 35, Ibu dari dua putri kembar berumur 9 tahun.

8. Tidak tergantung pada asisten rumah tangga

8. Tidak tergantung pada asisten rumah tangga

Sungguh aku beruntung memiliki seorang asisten rumah tangga yang hebat, tapi aku juga sadar bahwa aku sudah sangat bergantung padanya, dalam hal apa saja, -membereskan rumah, bermain dengan anak-anak,- melebihi kapasitas yang seharusnya.

Aku ingin berada di tempatku lagi sekarang. Jadi, mulai tahun ini, di antara janji-janjiku yang lain, aku juga berjanji bahwa akan membawa anak-anaku sendiri ke taman, alih-alih membiarkan asistenku yang mengajak mereka.

Aku juga akan memasak makan malam untuk keluargaku beberapa kali seminggu. Dengan cara ini, asistenku akan memiliki waktu untuk istirahat dan aku pun bisa memiliki lagi kendali atas rumahku sendiri.

Rina, 30, ibu dari seorang putri berumur 3 tahun.

Ref: ”sg.theasianparent.com”

Selanjutnya
img

Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Inspirasi Resolusi 2016 untuk Para Bunda
Bagikan:
  • Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

    Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

  • Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

    Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

    Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

  • Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

    Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti