Haru! Seorang ibu bertemu anaknya yang sudah meninggal lewat teknologi VR

Haru! Seorang ibu bertemu anaknya yang sudah meninggal lewat teknologi VR

Bagaimana jadinya jika seorang ibu bisa berkesempatan bertemu lagi dengan anaknya yang sudah meninggal melalui teknologi?

Tak ada kata yang mampu mendeskripsikan kesedihan seorang ibu saat buah hatinya meninggal dunia. Yang terasa, mugkin ibarat luka dan lubang di hati yang sangat dalam. Perlahan tapi pasti, kerinduan pun akan muncul. Bahkan bukan tidak mungkin jika kemudian timbul keinginan ibu bertemu anak kembali. Menyentuh dan mendekapnya erat.

Hal inilah yang dirasakan oleh Jang Ji Sung. Tahun 2016 silam, perempuan asal Korea Selatan itu ditinggal pergi oleh anak perempuannya yang bernama Nayeon akibat sebuah penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Siapa sangka, setelah tiga taun telah berlalu, tahun 2019, dirinya diberikan kesempatan untuk bertemu dengan mendiang putrinya lewat kemajuan teknologi yang semakin canggih.

Meskipun hanya sesaat, Ji Sung pun memiliki waktu untuk melepas kerinduan dengan putrinya yang berusia 7 tahun tersebut lewat teknologi Virtual Reality (VR) atau realitas virtual. Teknologi ini membuat para penggunanya dapat berinteraksi dengan lingkungan buatan komputer, tetapi begitu terasa nyata seperti realita.

Haru! Seorang ibu bertemu anaknya yang sudah meninggal lewat teknologi VR

Artikel terkait: Kisah Mengharukan Seorang Suami "Aku Kehilangan Istri karena Kanker"

Ibu bertemu anak: Melepas kerinduan dengan putri tercinta melalui teknologi

Pengalaman tersebut bisa Ji Sung rasakan melalui sebuah variety show di saluran televisi Korea Selatan yang berjudul "I Met You". Di sana, Ji Sung berdiri di depan layar green screen sambil mengenakan kacamata VR dan juga perlengkapan lainnya untuk bertemu sang putri.

Bagi orang lain, mungkin mereka hanya melihat ia sedang berada di dalam studio dengan layar hijau. Namun, berbeda dengan Ji Sung.

Dalam penglihatannya, ia bisa merasakan sedang berada di sebuah taman yang pernah dikunjungi bersama putrinya. Di sana, ia pun bisa melihat sosok simulasi visual dari putrinya yang bernama Nayeon.

Visual dan suara Nayeon dalam dunia virtual itu cukup terlihat nyata. Tak mengherankan jika momen pertemuan ibu dan sosok mendiang anaknya ini begitu mengharukan.

Dilansir dari laman Aju Business Daily, tim produksi menghabiskan waktu delapan bulan untuk menciptakan realitas virtual tersebut. Mereka mendesain taman virtual yang pernah dikunjungi Ji Sung bersama Nayeon ketika anaknya tersebut masih hidup.

Haru! Seorang ibu bertemu anaknya yang sudah meninggal lewat teknologi VR

Gerakan sosok virtual Nayeon juga dibuat menggunakan teknologi motion capture. Caranya, tim produksi menyewa seorang aktor cilik untuk merekam gerakannya untuk menciptakan sosok virtual Nayeon.

"Mungkin orang lihatnya aku seperti orang gila. Melambai-lambai ke udara, berusaha menyentuh sosok putriku di dunia virtual," ungkap Ji Sung seperti yang dilansir dari laman Aju Business Daily.

Ji Sung pun melanjutkan, "Tapi ini pengalaman yang luar biasa. Seperti surga dunia. Aku bisa bertemu Nayeon, yang memanggil aku dengan senyuman. Singkat, tetapi menyenangkan. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan."

Selain dirinya, dalam acara juga hadir suami Ji Sung dan ketiga anaknya yang lain. Mereka menyaksikan pertemuan Ji Sung dan Nayeon, serta ikut terhanyut dengan pertemuan ibu dan anak yang sudah lama berpisah.

Merayakan ulang tahun bersama

Haru! Seorang ibu bertemu anaknya yang sudah meninggal lewat teknologi VR

Selama simulasi, Ji Sung dan Nayeon diberikan kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama. Termasuk merayakan kembali ulang tahun Nayeon yang ketujuh. Ibu dan anak itu duduk berhadapan, ditemani dengan kue dan juga sup rumput laut khas Korea Selatan yang selalu dihidangkan saat perayaan ulang tahun.

Saat merayakan hari lahirnya tersebut, Nayeon juga mengungkapkan harapan yang berhasil membuat Ji Sung dan orang-orang yang ada di sana menitikan air mata.

"Saat ulang tahun, aku harus membuat harapan, kan? Harapan pertamaku sederhana, semoga ayah nggak ngerokok lagi," ungkap Nayeon yang berhasil membuat ayahnya tersenyum malu.

Tidak hanya untuk ayah, perempuan cilik tersebut juga mengungkap harapannya untuk para kakak dan tentunya untuk ibu tercinta.

"Semoga oppa (kakak laki-laki) dan para unnie (kakak perempuan) juga nggak berantem. Aku ingin mereka tetap diberikan kesehatan. Dan yang terpenting, semoga ibu nggak akan sedih dan nangis gara-gara aku lagi."

Harapan untuk melanjutkan hidup

Haru! Seorang ibu bertemu anaknya yang sudah meninggal lewat teknologi VR

Tidak hanya bertemu dan mengingat momen yang telah berlalu, pertemuan ini juga diharapkan bisa membuat Ji Sung bisa melanjutkan hidupnya meski tanpa Nayeon.

Pasalnya, simulasi momen seorang ibu yang bertemu dengan anak tersebut menunjukkan sisi Nayeon yang ceria. Menjadikan Ji Sung yakin bahwa kini anaknya sudah berada di tempat terbaik sehingga ia tidak perlu merasa khawatir.

Simulasi juga dibuat dengan menghadirkan pesan menyentuh dari Nayeon yang ditujukan untuk sang ibu. Sambil berbaring di sebuah tempat tidur, Nayeon pun mengungkapkan pesannya pada ibunya, Ji Sung.

"Aku tulis surat buat ibu, loh. Mau aku bacain nggak? 

Ibu, nanti kita akan kembali bertemu dan terus bersama-sama lagi, kan?

Di kehidupan kita selanjutnya, jika kita bertemu lagi, ayo kita main bersama. Aku juga akan tetap mengingat momen indah yang pernah kita alami. 

Ibu juga sudah lihat kan, sekarang aku udah nggak sakit lagi. Jadi, ibu juga jangan nangis dan sedih karena aku, ya."

Ibu bertemu anak Sosok virtual Nayeon sedang membacakan pesan untuk ibunya.

Artikel terkait: Penuhi permintaan terakhir istri, Ayah ini donorkan organ tubuh bayinya yang meninggal

Pesan yang menyentuh tersebut juga disambut oleh kata-kata hangat Ji Sung sebagai seorang ibu. Sambil mengelus dan menatap sosok virtual Nayeon, Ji Sung pun berucap:

"Di mana pun Nayeon berada sekarang, ibu akan selalu ingat dan sayang sama kamu, kok. Masih banyak sekali hal yang ingin ibu sampaikan. Masih banyak sekali hal yang ingin ibu lakukan bareng kamu. Jadi, kalau memang nanti waktunya sudah tiba, nanti ibu akan segera mencari dan menghampiri Nayeon.

Sampai saat itu tiba, saat kita bertemu kembali, mari kita jaga diri masing-masing, ya. Ibu sayang banget sama Nayeon. Selamat tinggal, Nak."

Simulasi mengharukan itu pun lalu berakhir dengan Nayeon yang kembali terlelap. Secara perlahan, dunia virtual pun memudar, termasuk Nayeon yang berubah wujud menjadi kupu-kupu cantik yang pergi meninggalkan Ji Sung seorang diri.

Untuk melihat momen pertemuan Ji Sung dan Nayeon selengkapnya, Parents bisa menyaksikannya dalam video ini:

Artikel terkait: Surat untuk para orangtua yang telah kehilangan anak untuk selamanya

Tidak ada yang tahu kapan nyawa seseorang akan berakhir kecuali Tuhan. Maka, terkadang, biasanya ada banyak hal yang belum sempat tersampaikan kepada orang yang meninggalkan kita secara tiba-tiba.

Dengan simulasi ibu bertemu dengan anak secara virtual yang dialami, Ji Sung memang tidak benar-benar bertemu dengan Nayeon secara langsung. Melainkan hanya dengan sosok virtual komputer yang dibuat mirip dengan putrinya.

Namun, setidaknya, reuni tersebut bisa memberikan ia kesempatan untuk menyampaikan sesuatu yang belum sempat terucap kepada Nayeon. Sehingga ke depannya, Ji Sung pun bisa melanjutkan kehidupan tanpa dihantui oleh perasaan bersalah atau pun menyesal.

Meski demikian, simulasi realitas virtual ini juga masih dalam tahap perkembangan dan jauh dari kata sempurna. Maka, pengaruh pada kehidupan nyata pun masih sulit diprediksi. Apakah ke depannya simulasi ini akan memberikan efek yang lebih positif, atau pun malah sebaliknya.

Bagaimana menurut Parents, apakah pertemuan lewat teknologi VR ini bisa mengobati kerinduan seorang ibu pada buah hatinya yang telah meninggal?

***

Referensi: Futurism

Baca juga:

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner