Hubungan Intim Bikin Anda Frustasi? Ini Solusinya

Hubungan Intim Bikin Anda Frustasi? Ini Solusinya

Hubungan pasutri Anda dan si dia yang tak lagi membara bikin Anda frustasi? Selesaikan segera sebelum terlambat!

Meski Anda sedang frustasi, janganlah menyerangnya secara frontal.

Meski Anda sedang frustasi, janganlah menyerangnya secara frontal.

Mencari penyelesaian frustasi Anda

Semua teman atau tetangga merasa iri pada keluarga kecil Anda yang tampak bahagia. Anak-anak yang lucu, suami yang tak pernah pulang kantor terlambat dan istri yang setia, siapa sih yang nggak mau? Namun di balik semua kebahagiaan itu, Anda tengah memendam frustasi akibat kehidupan seks yang berjalan terlalu ‘biasa’, kurang greget dan membosankan.

Memang benar, kita hidup di tengah sebuah bangsa yang masih malu-malu membicarakan permasalahan hubungan seks antara suami istri karena berbagai sebab.

Ada yang bilang hubungan seks antar pasutri adalah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan dengan orang lain, karena sama saja dengan membuka aib rumah tangga sendiri. Padahal, permasalahan dalam rumah tangga sekecil apapun wajib hukumnya untuk segera diselesaikan, daripada menjadi bumerang di kemudian hari.

Bagi dua orang yang telah lama bersama dan sama-sama dewasa, seharusnya tak ada lagi halangan untuk membicarakan segala permasalahan secara terbuka. Faktanya, ada lho pasangan yang malah menghindari hal ini dan frustasi pun makin jadi berkepanjangan.

Pastikan rasa frustasi telah usai pada 'pertemuan' di ranjang berikutnya!

Pastikan rasa frustasi telah usai pada ‘pertemuan’ di ranjang berikutnya!

1. Pilih saat yang tepat

Jangan membicarakan masalah seks yang kurang greget dan membuat Anda frustasi ini beberapa saat sebelum, setelah atau pada saat Anda sedang melakukannya bersama pasangan. Mengatakan bahwa Anda kurang menyukai posisi yang ia pilih bisa membuatnya tersinggung dan ilfil. Bisa-bisa rencana bermesraan gagal total!

Waktu terbaik untuk membicarakan masalah ini adalah di waktu senggang, ketika Anda dan si dia sama-sama sedang santai dan tak ada kesibukan penting seperti bekerja atau mengurus rumah tangga, misalnya di akhir pekan, atau saat anak-anak sedang bermain di rumah teman atau di rumah nenek mereka.

2. Woles (selow/slow/santai) saja

Tanamkanlah pemahaman dalam pikiran Anda bahwa pembicaraan ini dilakukan demi kebaikan Anda berdua, yaitu demi mencari penyelesaian atas rasa frustasi Anda dan juga pasangan Anda. Karena bisa saja Anda bukanlah satu-satunya orang yang sedang merasa frustasi gara-gara masalah ranjang.

Meski demikian, fokuslah pada satu permasalahan saja dan hindarilah mengungkit-ungkit permasalahan di masa lalu yang telah Anda berdua nyatakan selesai. Penting untuk menghindari emosi dalam menyampaikan apa yang Anda rasakan agar pasangan tidak merasa sedang dihakimi atau diserang secara frontal dengan mengatakan bahwa posisi pilihannya bikin Anda frustasi.

Ngobrol di sore hari sambil ngopi adalah saat yang tepat untuk membicarakan frustasi Anda.

Ngobrol di sore hari sambil ngopi adalah saat yang tepat untuk membicarakan frustasi Anda.

3.  Mengambil hatinya

Meski Anda merasa frustasi akan gaya bercintanya, namun akuilah bahwa ia juga hebat di ranjang untuk beberapa hal. Trik ini sebaiknya Anda lakukan karena hubungan seks adalah (untuk beberapa orang) suatu hal dimana seorang pria/ wanita mendapatkan pengakuan atas ‘kemampuan’ mereka.

Seseorang yang bekerja di bawah perintah orang lain mungkin akan merasakan kekesalan dan ketidakpuasan di jam-jam kerjanya. Namun setelah bercinta dengan pasangannya, semua ketidakpuasan itu akan berakhir dan ia pun berhasil mendapatkan harga dirinya kembali.

Misalnya, katakanlah bahwa ‘Aku suka kau menciumi telingaku sebelum kita mulai, tapi lain kali jenggotmu itu dicukur dulu ya, Sayang. karena telingaku terasa gatal setiap kali kita habis begituan.’

4.  ‘Kamu sukanya diapain?’

Tips berikut merupakan kelanjutan dari tips no.3. Bersikap egois memang tidak baik untuk langgengnya sebuah pernikahan. Anda pun harus menghindari sikap ini meski sedang frustasi kepadanya. Tanyakanlah dahulu hal-hal berbau urusan ranjang yang ia sukai, sebelum Anda mengatakan kepadanya tentang hal yang Anda inginkan darinya.

Misalnya, jika ia menjawab bahwa ia suka bercinta di pagi hari, lanjutkan pembicaraan dengan mengatakan, “Aku juga suka kok ML pagi-pagi. Tapi kalau foreplaynya lebih lama pasti lebih asyik.”

 

Memang sih, hubungan seks bukanlah jaminan bahwa rumah tangga Anda akan langgeng selamanya. Tapi pasangan suami istri normal pasti suka melakukannya.

Baca juga : 12 Tips Agar Pernikahan Langgeng dan Bahagia

Anggaplah Anda dan dirinya sudah bekerja keras sebagai sebuah tim untuk mencapai tujuan agar hidup menjadi lebih bermakna, dan sebuah hubungan intim yang asoy adalah hadiah untuk Anda berdua.

 

Parents, semoga ulasan di atas bermanfaat.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner