TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hidup sehat ala keluarga kecil Widyatmaja

Bacaan 2 menit
Hidup sehat ala keluarga kecil Widyatmaja

Kami menikah dan memiliki anak di masa-masa covid muncul. Bahkan proses pernikahan kami sempat tertunda karena suami saya, saat itu masih calon????, sempat terpapar covid dengan kondisi parah yang mengharuskan dirawat selama sebulan di rumah sakit dan dilanjutkan isolasi mandiri di rumah selama 2 bulan. Keadaan ini membuat banyak hal menjadi rumit, tentang proses menuju pernikahan yang terkendala biaya, setahun menikah kebanyakan di rumah saja karena menjaga kehamilan, hingga proses melahirkan pun hanya dilakukan berdua saja karena pembatasan orang di rumah sakit.

Meski begitu, kami percaya bahwa di kehidupan ini selalu ada dua sisi. Ketika mengalami kesulitan-kesulitan tersebut, terutama setelah suami pernah terpapar virus covid, kami belajar bagaimana menjalani kehidupan ini dengan lebih sehat. Bagaimana sih kami sekeluarga menjalani hidup yang lebih sehat? Berikut hidup sehat ala keluarga kecil Widyatmaja yang kami terapkan hingga saat ini dari awal bangun hingga tidur:

Bangun tidur langsung minum air putih biasa (tidak dingin dan tidak hangat).

Dilanjut dengan minum 2 sendok makan madu murni.

Ibadah sholat subuh.

Jalan santai pagi melihat bunga-bunga dan pepohonan sekitar rumah.

Setelah masuk jam 7, kami berjemur dengan punggung yang terkena sinar matahari pagi selama 10-15 menit.

Setelah rehat dan pendinginan sebentar (sekitar 10 menitan), kami mandi bergantian.

Masuk jam 8, kami mulai sarapan bersama sebelum melanjutkan pekerjaan masing-masing di hari itu (suami usaha mencari nafkah di luar rumah dan saya bersama anak kami yang masih bayi menghabiskan waktu bersama di rumah).

Setelah semua kegiatan seharian selesai dan sudah mandi sore serta sholat isya, kami makan malam bersama sambil bercerita tentang kejadian yang terjadi seharian tadi.

Kami pun tidur tidak lebih dari jam 10 dengan lampu yang redup.

Begitulah keseharian keluarga kecil kami. Bagi kami, hidup sehat bukan hanya tentang fisik tapi juga tentang sehat rohani, mental, finansial, komunikasi yang kesemuanya membawa sehat pernikahan dan keluarga. Karena utuh atau runtuhnya sebuah keluarga bukan termasuk takdir mutlak yang tidak bisa diusahakan, maka dari itu perlu hidup sehat agar tercapai keluarga yang sehat dari segala aspek. Semoga tulisan ini menginspirasi dan bermanfaat bagi para pembaca.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

anggun vf

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Seputar Gaya Hidup
  • /
  • Hidup sehat ala keluarga kecil Widyatmaja
Bagikan:
  • "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

    "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

  • Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

    Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

  • "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

    "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

  • "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

    "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

  • Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

    Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

  • "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

    "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti