TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

"Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

Bacaan 2 menit
"Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

Pandangan dan informasi yang diceritakan di dalam artikel ini merupakan pendapat penulis dan belum tentu didukung oleh theAsianparent atau afiliasinya. TheAsianparent dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas konten di dalam artikel atau tidak bisa diminta pertanggungjawaban untuk kerusakan langsung atau tidak langsung yang mungkin diakibatkan oleh konten ini.

Jika ditanya apakah aku mengharapkan keluarga yang hidup dengan rukun dan bahagia? tentu saja jawabanya YA. Tetapi perjalanan menuju keluarga bahagiaku tidaklah semudah yang kuharapkan seperti di benakku. Lika liku perjalanan ini pernah membuatku hampir menyerah dan ingin mengakhiri hubunganku bahkan sampai ingin mengakhiri hidup.

Cerita ini dimulai sejak aku sedang hamil. Ditemani suami yang kesehariannya tergila gila dengan dunia game. Berangkat pagi pulang sore, makan setelah itu main game, itulah keseharian nya.

Sampai saatnya bayi kami lahir, harapanku dia bisa menjadi ayah yang baik hanyalah harapan saja. Dia tetaplah suamiku yang hobby bermain game dan hanya menganggap tanggung jawabnya adalah mencari nafkah saja.

Sempat alami baby blues akrena mengurus rumah dan anak sendirian

Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak

Sejak aku melahirkan aku jadi sibuk mengurus anak, mengurus, dan waktu untuk kami berdua mengobrol atau menjaga keharmonisan semakin kurang. Sempat alami ‘baby blues’ karna aku merasa hanya sendirian mengurus anak dan rumah.

Terlebih lagi saat anakku menginjak usia 4 bulan harus ditampar oleh kenyataan bahwa suamiku ada ‘MAIN’ dengan wanita lain sejak aku masih mengandung usia 4 bulan kandungan benar membuat hubungan kami makin hancur. Baby blues sekaligus sakit hati yang kualami tidaklah mudah dilalui.

Ada Keinginan Bunuh Diri

Terbesit dalam fikiran ingin mengakhiri hidup, tapi entah kenapa tiba-tiba teringat saat anakku menatapku seolah berkata hidupku adalah dunia nya. Setiap harinya aku harus dikuatkan dengan selalu berdoa kepada Tuhan dan menguatkan diri karna anakku masih berharap ada titik terang untuk keluargaku kedepannya.

Butuh waktu satu tahun untuk aku dan suami untuk menjalin hubungan yang baik kembali. Meskipun perlahan tapi pada akhirnya keluargaku bisa merasa bahagia seperti apa yang diharapkan.

Dan kunci keharmonisan kami saat ini adalah tidak ada lagi kesibukan sendiri sendiri, saling membantu dalam mengurus rumah, saling mempercayai satu sama lain. Berharap hubungan ini akan seterusnya terjaga sampai kami dipisahkan oleh maut.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

wina fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Seputar Gaya Hidup
  • /
  • "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"
Bagikan:
  • "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

    "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

  • Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

    Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

  • "Jangan Boros! Ini Tips Membedakan Keinginan dan Kebutuhan saat Belanja!"

    "Jangan Boros! Ini Tips Membedakan Keinginan dan Kebutuhan saat Belanja!"

  • "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

    "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

  • Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

    Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

  • "Jangan Boros! Ini Tips Membedakan Keinginan dan Kebutuhan saat Belanja!"

    "Jangan Boros! Ini Tips Membedakan Keinginan dan Kebutuhan saat Belanja!"

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti