Hati-Hati, Furniture Juga Bisa Menewaskan Balita

Hati-Hati, Furniture Juga Bisa Menewaskan Balita

Satu anak meninggal setiap 2 pekan akibat tertimpa lemari, meja TV, dan furniture lainnya. Luangkan waktu untuk membaca artikel ini demi kebaikan anak kita.

Bahaya furniture di rumah tanpa pengikat di dinding

Bahaya furniture tanpa pengikat di dinding. Photo credit: mothersbookbag.org

IKEA menarik 27 juta produk lemari dari pasaran

Di USA, IKEA menarik 27 juta produk lemari berlacinya yaitu tipe MALM 3 laci dan 6 laci dari pasaran. Penarikan produk furniture ini dipicu oleh adanya kasus kematian 2 balita di USA setelah memanjat lemari berbentuk laci tersebut di tahun 2014 yang lalu.

Kami pun menghubungi IKEA Indonesia untuk menanyakan apakah mereka juga akan melakukan penarikan kedua produk furniture ini di Indonesia.

Customer Service Representative IKEA Indonesia menjelaskan bahwa mereka memang menjual lemari MALM 3 laci dan 6 laci ini, namun saat ini belum memperoleh instruksi dari kantor pusat untuk melakukan penarikan ulang terhadap kedua tipe lemari tersebut.

Mereka juga menjelaskan konsumen dapat sering mengecek informasi terbaru tentang penarikan produk di situs resmi IKEA di http://www.ikea.com/id/in/

Bila sudah ada pemberitahuan bahwa produk tersebut ditarik dari peredaran di Indonesia, konsumen dapat mengembalikannya ke Ikea.

Lemari laci MALM 3 dan 6 yang ditarik dari peredaran di Amerika (sumber gambar: IKEA)

Lemari laci MALM 3 dan 6 yang ditarik dari peredaran di Amerika (sumber gambar: IKEA)

Mengapa furniture bisa membahayakan balita?

Ketika mulai berumah tangga dan memiliki anak, sebagai orangtua kita memang harus sangat berhati-hati saat memilih furniture rumah tangga.

Tidak hanya cukup dengan memilih ujung yang tumpul, namun ketinggian dan kekokohan furniture pun harus diperhatikan.

Mengingat kegemaran balita memanjat saat mereka bereksplorasi, serta juga kebiasaan mereka untuk mencoba kegiatan orang dewasa seperti menarik dan memasukkan kembali laci lemari; ketinggian dan kekokohan furniture rumah tangga harus sangat diperhatikan juga.

US Consumer Product Safety Commission melaporkan bahwa kejadian anak tertimpa furniture rumah tangga, seperti tertimpa rak laci, TV adalah 1 orang meninggal setiap 2 minggu.

Kejadian ini bisa diperparah ketika ada benda berat seperti televisi misalnya diletakkan di atas lemari laci atau rak buku. Cara peletakan semacam ini akan membuat pusat gravitasi bergeser dan membuat furniture rumah tangga tidak stabil.

Lalu bagaimana agar furniture di rumah  menjadi lebih aman?

Bagaimana membuat furniture rumah tangga lebih aman?

Meskipun Parents tidak berniat meletakkan aneka benda berat di atas laci atau rak buku, tindakan preventif lain seperti mengikat furniture rumah tangga atau peralatan elektronik lainnya ke dinding juga dapat dilakukan.

Lebih detilnya, lihatlah video rekomendasi US Consumer Product Safety Commission tentang pengamanan peralatan dan furniture rumah tangga di bawah ini.

Luangkan waktu beberapa menit untuk mencegah, daripada menyesal di kemudian hari.

Parents, mari share informasi ini untuk menyelamatkan jutaan balita lainnya.

Referensi: womanista.com

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner