TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hari Kebangkitan Nasional 2020, Jokowi: "Wujudkan Solidaritas untuk Mengatasi Pandemi"

Bacaan 4 menit
Hari Kebangkitan Nasional 2020, Jokowi: "Wujudkan Solidaritas untuk Mengatasi Pandemi"

Inilah harapan Jokowi ketika menyambut momen hari Kebangkitan Nasional tahun ini yang jatuh di masa pandemi.

Hari Kebangkitan Nasional tahun 2020 mengusung semangat kebangkitan Indonesia untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Presiden Joko Widodo mengajak segenap bangsa Indonesia untuk mewujudkan solidaritas sosial dan persaudaraan sejati mengatasi pandemi.

“Lebih seabad lalu, rakyat berjuang mewujudkan suatu bangsa yang besar, kuat, dan bersatu, yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo. Hari ini, 112 tahun kemudian, kita kembali ditantang untuk mewujudkan solidaritas sosial dan persaudaraan sejati mengatasi pandemi COVID-19,” ungkap Jokowi di akun Twitter resminya @jokowi.

Hari kebangkitan nasional

Sekilas Sejarah Hari Kebangkitan Nasional

dr. Wahidin Soedirohoesodo, ialah seorang dokter yang giat usahanya dalam memajukan pendidikan pada masa itu. Pada tahun 1908, Wahidin berkeliling Jawa mencari dukungan moril dan materil dari para petinggi pemerintah untuk membantu pelajar yang pandai tapi kurang mampu.

Masa itu, kesempatan belajar baca dan berhitung tidak dapat dimiliki semua orang. Dalam perjalanannya, Wahidin bertemu dengan 3 orang mahasiswa sekolah kedokteran Stovia.

Mereka adalah Sutomo, Gunawan Mangunkusumo, dan Suraji. Diskusi mereka menerbitkan semangat supaya semua anak Indonesia mendapatkan pendidikan untuk kehidupan yang lebih baik. Mereka lalu mendirikan organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 di Yogyakarta.

Kejadian ini yang melatarbelakangi peringatan hari Kebangkitan Nasional. Tidak lepas juga dari momen kebangkitan Indonesia untuk maju dan bangkit menjadi bangsa yang merdeka dengan jalan pendidikan.

Artikel Terkait : Anak tidak semangat belajar? Pacu motivasi belajarnya dengan 9 tips ini

Kondisi Dunia Pendidikan di Tengah Pandemi COVID-19

Kini, 112 tahun berlalu. Cita-cita pendahulu Budi Utomo terwujud sudah. Kesempatan mengenyam pendidikan sudah dapat dirasakan oleh hampir seluruh anak Indonesia. Namun, kali ini situasi berubah karena pandemi COVID-19.

Pandemi COVID-19 mengubah kegiatan belajar mengajar (KBM) yang biasanya dilakukan di kelas, beralih ke platform digital. Beragam permasalahan pun muncul dari perubahan ini.

Menurut Amanda Witdarmono, Chief di Zenius Education, teknologi memang jadi isu dalam pembelajaran jarak jauh. Belajar jarak jauh tidak sesederhana memindahkan kegiatan belajar mengajar di kelas, lalu dialihkan ke berbagai platform digital.

“Pada kegiatan belajar mengajar biasa, guru menjelaskan, memberi tugas untuk mengafirmasi pemahaman anak. Dan ketika pandemi terjadi, proses KBM di kelas  dicopy paste, dialihkan ke paltform digital,” jelasnya.

hari kebangkitan nasional

Hasilnya, anak-anak yang tidak terbiasa dengan kondisi belajar yang ‘tidak normal’ seperti saat ini cenderung jenuh dan jadi beban bagi mereka. Sedangkan orangtua, mereka kebingungan, karena perlu banyak penyesuaian.

Di satu sisi, Amanda tidak memungkiri bahwa teknologi tidak dapat menggantikan fungsi guru. Dalam belajar jarak jauh, guru tetap berperan memfasilitasi pembelajaran, tidak sekedar memberikan tugas saja.

Amanda menngungkapkan bahwa dalam proses belajar secara offline maupun online, rasa bosan wajar terjadi. Namun menurutnya, di kondisi ini belajar harus mengaitkan apa yang dipelajari dengan minat anak dan pengalaman sehari-hari, supaya mereka tidak bosan.

“Pembelajaran yang menarik adalah ketika kita ilmu yang dipelajari dialami sendiri, diutak atik sendiri, ada kepuasan dari proses pembelajaran supaya nggak bosan,” pungkasnya.

Tetapkan Tujuan yang Lebih Fokus di Hari Kebangkitan Nasional 2020

Hari kebangkitan nasional

Amanda memberikan contoh negara Vietnam yang ranking kemampuan siswanya menurut standar PISA selalu menaik tahun ke tahun. Sebab, mereka menetapkan tujuan di bidang pendidikan yang fokus setelah masa-masa perang.

“Mereka bangun ekonomi karena situasi rakyat yang merana setelah perang, sambil mereka menyiapkan untuk 10 hingga 20 tahun ke depan dari sisi pendidikan,” ujarnya.

Vietnam menekankan fokus pendidikannya ke litreasi, numerasi, pendidikan karakter, dan hal-hal yang penting yang harus dikuasai dalam kehidupan seorang manusia.

Artikel terkait : Belajar di Rumah, Mengenalkan Alam pada Anak Sejak Dini

Di Indonesia sendiri, pendidikan nasional memiliki banyak tujuan. Misalnya, ada tujuan ekonomi, supaya seseorang bisa keluar sekolah dengan ijazah dipakai untuk mencari kerja, dan memiliki penghasilan.

“Pendidikan juga tak luput dari tujuan ideologi, bagaimana supaya nilai-nilai kebangsaan ada ke dalam sistem pendidikan,” ujar Amanda.

Ia berpendapat bahwa di momen kebangkitan nasional ini, mesti ditetapkan tujuan pendidikan nasional yang lebih fokus, yang relevan dengan kondisi daerah setempat.

“Perlu tujuan yang clear dalam sistem pendidikan, tujuan yang secara skil relevan dengan siswa. Contohnya, saat belajar sumber karbohidrat, beda konsep karbohidrat di Jawa dengan di Papua,” jelasnya.

Harus Mengutamakan Kearifan Lokal

Oleh karena itu, pembelajaran yang berisi muatan lokal harus dimasukkan dalam sistem pendidikan. Pendidikan yang ada seharusnya menyesuaikan dengan isu dan konteks yang ada di setiap daerah.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Ia memberi contoh, siswa di Bali belajar bahasa Inggrisnya lebih diarahkan untuk turisme, karena sesuai dengan kondisi daerah mereka.

“Pandemi jadi wake up call untuk dunia pendidikan. Kita sit back and reflect untuk sama-sama memikirkan tujuan, ingin berubah ke arah mana di bidang pendidikan,” jelasnya.

Demikian informasi tentang hari Kebangkitan Nasional. Semoga Indonesia segera bangkit dan maju dalam segala bidang.

Baca juga :

4 Tips agar kegiatan belajar anak di rumah lebih efektif, wajib tahu!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Hari Kebangkitan Nasional 2020, Jokowi: "Wujudkan Solidaritas untuk Mengatasi Pandemi"
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti