TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

"Buat Saya Hari Kartini Itu Bikin Miris..."

Bacaan 4 menit
"Buat Saya Hari Kartini Itu Bikin Miris..."

Ternyata banyak ibu mengeluh menjelang Hari Kartini. Untuk yang penghasilannya pas-pasan, ternyata perayaan Hari Kartini di sekolah anaknya bikin miris...

“Kalo sudah bulan April begini, kami ibu-ibu dan wali murid harus siap-siap keluar uang lebih. Tanggal 21 April itu Hari Kartini. Anak-anak TK, SD, juga PAUD harus pakai baju daerah ke sekolah. Dan itu memberatkan buat kami.

“Beli baju daerah khusus anak-anak mahal banget, jadi kita harus sewa. Tapi ongkos sewa baju daerah juga nggak murah loh. Bisa sampai 100-200 ribu. Ada harga ada rupa. Jangan harap dapat baju adat yang masih kinclong kalo harga sewanya murah.”

“Aku ngga ngerti. Jaman semakin maju, kurikulum sering gonta-ganti, banyak orang pintar. Mengapa perayaan Hari Kartini ngga berubah dari zaman kami masih SD?”

hari kartini

Ibu lainnya yang kami temui saat ia sedang berjualan di pasar berkata, “Buat saya hari Kartini itu bikin miris. Baju itu ngga bisa dipakai seharian penuh, paling cuma beberapa jam saja. Habislah uang tabungan beberapa hari hanya untuk acara Kartinian di sekolah si Dewi.”

Kalau Dewi sudah besar sih bisa pakai kebaya saya, tapi kalau masih kecil begitu, untuk apa saya beli baju khusus untuk Hari Kartini, toh dia cepat besar dan tidak bisa pakai baju itu lagi di tahun-tahun mendatang. Lebih baik uangnya untuk beli susu atau ayam.”

Begitulah curahan hati salah satu pembaca theAsianParent.com pada redaksi. Apa Anda juga merasakan hal yang sama, Bun?

Artikel terkait : Mengharukan! 15 Potret perjuangan seorang ibu demi anaknya, bukti kasih ibu sepanjang masa

Bagaimana seharusnya kita memeringati hari kartini? Haruskah selalu memakai baju adat?

hari kartini

Memang anak-anak terlihat lucu dan menggemaskan kalau didandani ala Ning Surabaya atau None Betawi. Itu hanya terjadi sekali dalam setahun, tepat saat perayaan Hari Kartini.

Saya setuju dengan curahan hati di atas. Mengapa anak harus dan wajib pakai baju adat setiap perayaan Hari Kartini?

Setahu saya sih, RA Kartini itu figur pejuang. Beliau berjuang bukan dengan perang, tapi berjuang agar para wanita saat itu bisa belajar dan punya pengetahuan.

Harapannya, pengetahuan bisa membantu para wanita untuk berusaha meraih hidup yang layak.

Kalau Kartini tidak berjuang, saya mungkin hanya bisa hidup dari belas kasihan kerabat. Tanpa Kartini, para wanita mungkin tidak bisa membaca, tidak bisa bekerja dan saya juga tidak akan jadi penulis theAsianParent. com.

Mengapa perjuangan RA Kartini yang begitu mulia hanya kita peringati dengan baju adat? Apakah RA Kartini itu juga seorang pencetus upaya pelestarian baju adat?

Di sisi lain, baju adat memang semakin tergeser oleh baju modern. Siapa di antara Anda yang masih pakai kebaya atau baju adat saat menghadiri acara pernikahan? Jangankan tamu, pasangan pengantin pun sudah jarang yang pakai baju adat saat upacara pernikahan.

Mewajibkan anak pakai baju adat saat Hari Kartini memang ada sisi positifnya. Anak bisa tahu macam-macam pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia. Kita bisa tanamkan pengertian baju adat itu tak kalah keren dengan jeans dan t-shirt.

Artikel terkait : Wow, menyambut Hari Kartini 7 restoran ini adakan promosi, ajak Si Kecil, yuk!

hari kartini

Akan lebih baik lagi jika ada lomba busana adat untuk anak, agar usaha dan uang orangtua pun tak terbuang sia-sia. Supaya tidak merepotkan, tidak semua anak diwajibkan pakai baju adat. Hanya peserta lomba baju adat saja yang memakainya.

Lebih baik lagi jika lomba perayaan Hari Kartini lebih bervariasi, tidak jauh dari apa yang pernah diperjuangkan sosok ini di masa lalu. Misalnya, lomba membuat esai tentang Kartini untuk anak kelas 5-6 SD. Bisa juga lomba menggambar Kartini, atau lomba lancar membaca untuk murid TK.

Pihak sekolah dan orangtua murid sebaiknya juga berdiskusi sebelum mengadakan kegiatan non akademis seperti Hari Kartini.

Pihak sekolah seharusnya lebih terbuka terhadap masukan. Sedangkan para orangtua murid sebaiknya tidak menggerutu di belakang kalau tidak setuju dengan keputusan pihak sekolah.

Mari kita hargai upaya RA Kartini mendidik kaum wanita Indonesia dengan mengadakan kegiatan yang lebih bermakna, ya, Bun.

Sumber gambar : idQuote

Baca juga: 

id.theasianparent.com/promosi-hari-kartini

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • "Buat Saya Hari Kartini Itu Bikin Miris..."
Bagikan:
  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti