5 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan Pada Ibu Baru Melahirkan

Ibu baru melahirkan cenderung sensitif karena perubahan hormon dalam tubuhnya. Karena itu, memikirkan perasaan mereka ketika berbicara amatlah penting

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Ibu baru melahirkan mengalami perubahan emosi yang cukup signifikan. Selain karena dipengaruhi oleh hormon, faktor lain seperti lelah, kurang tidur, serta masih beradaptasi dengan bayi barunya sangatlah mempengaruhi mood nya.

Karena itu, untuk menjaga perasaannya. Ada baiknya kita tidak mengatakan beberapa hal ini pada ibu baru melahirkan:

1.  Kok nggak mirip kamu?
Ibu mengandung bayi selama 9 bulan dan melahirkannya dengan penuh perjuangan. Bayangkan perasaannya jika Ada yang mengatakan hal tersebut.Jauh lebih baik Anda memuji betapa cantik atau tampannya bayi yang baru lahir tersebut dibanding mencari bayi itu lebih mirip dengan siapa.

2. Kalau anak aku sih dulu……

Setiap anak berbeda, membandingkan anak Anda dengan anak dari ibu yang baru melahirkan tersebut tidak akan ada gunanya. Hal-hal seperti membandingkan berat badan, frekuensi menyusu dan lain sebagainya berpotensi menimbulkan kegelisahan pada ibu tersebut.

3 hal selanjutnya juga tidak baik diucapkan pada ibu baru melahirkan. Simak di halaman selanjutnya!3. ASI kamu sudah keluar / ASI kamu banyak nggak?

Pada beberapa ibu, ASI tidak langsung keluar sejak si bayi lahir. Ada yang membutuhkan waktu 2-3 hari barulah ASInya bisa keluar. Bertanya mengenai hal ini akan membuat ibu yang memang ASInya belum keluar menjadi semakin panik. Ingatlah, bahwa produksi ASI amat berpengaruh pada apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh sang ibu. Jangan sampai apa yang Anda katakan justru menambah bebannya.

4. Kebobolan ya?

Jika Anda menjenguk ibu dengan jarak kehamilan yang cukup dekat, kalimat ini amat terlarang untuk Anda katakan. Semua anak adalah titipan Tuhan dan bagaimana seseorang mengatur jarak kehamilannya adalah urusan rumah tangga mereka. Berkata hal seperti ini, selain terkesan ingin tahu juga cenderung tidak sopan.

5. Ehh anaknya jangan digituin!

Tidak ada ibu yang sempurna. Ibu baru juga pastinya masih belajar bagaimana menangani bayi dengan baik. Langsung melarangnya ketika sang ibu melakukan suatu hal pada si bayi akan membuatnya merasa tidak cukup baik sebagai seorang ibu. Jika memang si ibu melakukan suatu kesalahan dan Anda ingin memberi tahunya, jauh lebih baik gunakan kalimat lain. Misalkan daripada berkata, “Anaknya jangan dibedong terlalu ketat!” Lebih baik katakan “Membedong bayi tidak terlalu ketat banyak manfaatnya lho…”

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

 

Baca juga:

5 Aturan Menjenguk Ibu Baru Melahirkan

Wanita yang sedang mengandung mengalami lonjakan hormone, sehingga emosinya kerap tidak stabil. Begitu pun yang dialami oleh ibu yang baru saja melahirkan, sering kali emosinya memuncak atau tiba tiba sedih. Hal tersebut tidak hanya disebabkan oleh hormone, tetapi juga lelah akibat dari tidurnya yang kurang atau masih dalam proses adaptasi dengan bayinya. Hal tersebut harus dipahami, sehingga hindarilah mengatakan 5 hal ini pada ibu baru melahirkan. Yuk simak daftarnya.

5 Hal yang Harus Dihindari Diucapkan Kepada Ibu yang Baru Saja Melahirkan

1. Kok gak mirip kamu?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Seorang ibu telah mengandung selama 9 bulan dan mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan buah hatinya. Akan sangat menyakiti hatinya yang sedang tidak stabil, jika orang orang yang melihat bayinya mengatakan bahwa tidak mirip dengannya. Sebaiknya Anda memuji atas cantic atau tampannya bayinya. Hal ini lebih melegakan bagi sang ibu yang memiliki emosi tidak stabil.

2. Kalau anak aku dulu sih…

Harus disadari bahwa setiap anak berbeda beda dan memiliki kondisi yang tidak sama. Sebagai orang yang sudah memiliki anak, sebaiknya tidak membandingkan anak Anda dengan bayi yang ditengok di depan ibunya. Hal hal seperti berat badan, frekuensi menyusu, kondisi tubuh dan lain lain tidak perlu disampaikan. Tindakan itu hanya akan menimbulkan kecemasan bagi sang ibu.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

3. ASI kamu sudah keluar? / ASInya banyak atau tidak?

Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu. Oleh karena itu, hindari pertanyaan tersebut agar sang ibu tidak panik. Perlu diketahui bahwa ASI tidak selalu keluar pada saat sang bayi lahir, terkadang membutuhkan waktu 2 sampai 3 hari baru ASI keluar. Anda tidak perlu mengucapkan hal hal yang membuat kondisi psikologis ibu menjadi stress atau tertekan.

4. Kebobolan ya?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Setiap orang memiliki waktu ideal untuk mengatur jarak kehamilan antara anak satu dan lainnya. Hal ini merupakan hak dan urusan pribadi setiap rumah tangga, sehingga Anda tidak perlu mengomentarinya. Mengatakan hal tersebut hanya akan menjadikan anda pribadi yang tidak sopan di hadapan ibu yang baru saja melahirkan.

5. Eh anaknya jangan digituin.

Ucapan terlarang pada ibu baru melahirkan selanjutnya adalah melarang sang ibu melakukan sesuatu hal pada anaknya. Setiap ibu tidak ada yang sempurna, tetapi ia akan belajar mengasuh anaknya dengan sangat baik. Tidak ada ibu yang akan memperlakukan bayinya dengan buruk. Oleh karena itu, kalimat ini sangat tidak dianjurkan untuk diucapkan kepada ibu yang baru saja melahirkan, terutama itu putra pertamanya.

Itulah 5 kalimat yang sebaiknya tidak diucapkan di hadapan ibu yang baru saja melahirkan. Hal tersebut untuk menghindari emosi sang ibu yang memuncak. Kondisi emosi wanita yang baru melahirkan memang kerap tidak stabil karena hormone dalam tubuhnya yang tidak stabil. Selain itu, dapat dikarenakan baby blues yang kerap dirasakan oleh wanita yang baru saja memiliki buah hati. Sudahkah Anda menerapkan larangan ini?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Penulis

Febby